... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

JeM: AS Jadi Serigala di Afghanistan, Tapi Sekarang Ekornya Putus

Foto: Masood Azhar petinggi JeM

KIBLAT.NET, New Delhi – Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari perjanjian AS-Taliban, petinggi kelompok Jaish-e-Mohammad yang berbasis di Pakistan mengucapkan selamat kepada Taliban dan para pejuangnya di masa lalu dan saat ini.

Maulana Masood Azhar, orang paling dicari di India ini, mengeluarkan pernyataannya di channel Telegram dengan judul “Selamat kepada para martir. Selamat kepada para Mujahidin dan Ghazi, Hazrat Sheikh Haqqani. Selamat kepada Haqqani putra Penguasa”.

Kesepakatan antara Taliban dan pemerintah Amerika Serikat ditandatangani di Doha pada hari Sabtu. Masood Azhar, yang dimasukkan sebagai teroris oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan tahun lalu, mengomentari kebijakan AS tentang Afghanistan.

Dia mengatakan, “Ada suatu hari ketika Amerika berjalan seperti serigala yang mengembara di Afghanistan, hari ini adalah hari itu di Qatar, Doha di mana keimanan tinggi, Jihad yang tinggi, harapan dengan tersenyum, ekor serigala telah terpotong dan giginya hancur.”

Secara historis, Masood Azhar telah menikmati hubungan pribadi yang mendalam dengan kepemimpinan Taliban yang berperan penting dalam pembebasannya setelah pembajakan pesawat Indian Airlines pada tahun 1999.

Azhar telah berulang kali membual tentang persamaan pribadinya dengan Mullah Akhtar Mohammad Mansur yang merupakan menteri penerbangan sipil Taliban rezim di Afghanistan ketika pesawat India yang dibajak dan dibawa ke Kandhar.

Masood Azhar tinggal di Afghanistan selama berbulan-bulan sebelum dia kembali ke Pakistan, setelah pembebasannya dari tahanan India. Selama periode ini ia difasilitasi oleh pembentukan Taliban untuk membentuk kelompok barunya Jaish-e-Mohammad.

BACA JUGA  Ashraf Ghani dan Lawan Politiknya Sepakat Bagi Kekuasaan

Sumber: India Today
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Teror Safron India

Istilah Teror Safron pertama kali digunakan pada 2002 oleh majalah Frontline yang dimiliki kelompok Hindu yang berbasis di Chennai, India. Namun istilah ini semakin dikenal publik setelah ledakan bom 29 September 2008 di kota Malegaon yang berpenduduk mayoritas Muslim di Maharashtra. 

Jum'at, 06/03/2020 09:56 0

Artikel

Modi dan Ideologi Kebencian di India

Penanaman ideologi Hindutva dalam identitas India mutlak dilakukan agar ideologi kebencian tersebut lestari dalam masyarakat India. Dan sejauh ini tampaknya tak ada kelompok di India yang dapat menghalangi Modi berlari di atas ideologi kebenciannya.   

Jum'at, 06/03/2020 08:32 0

Manhaj

Syarh Tsalatsatul Ushul (2): Sifat Kasih Sayang, Perhiasan Orang Beriman

Para ulama mendefinsikan rahmah dengan kehalusan, kelembutan hati, belas kasih yang mendorong seseorang untuk berbuat baik terhadap makhluk yang ada di sekitarnya.

Rabu, 04/03/2020 19:27 0

Manhaj

Syarh Safinatun Naja 02: Delapan Syarat Istinja’ dengan Batu

Jika seseorang buang air besar, karena sesuatu dan lain hal najis yang keluar berpindah tempat ke bagian lain tubuhnya. Dalam kondisi tersebut bolehkah dia membersihkan najis yang berpindah tadi dengan batu? Anda akan bisa temukan jawabannya dalam "Delapan Syarat Istinja' dengan Batu"

Rabu, 04/03/2020 19:12 0

Indonesia

Yusuf Mansur Akan Laporkan Pihak yang Menyebut Dirinya Penipu

Ia juga menyebutkan bahwa tidak ada penipuan dalam proyek Condotel Moya Vidi. Menurutnya, terjadi kegagalan dalam proyek tersebut.

Rabu, 04/03/2020 17:27 0

Indonesia

ACT Bangun Huntara Untuk Korban Bencana Banjir dan Lonsor di Lebak

Aksi Cepat Tanggap (ACT) berusaha untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak bagi warga yang terdampak dengan membangun Hunian Sementara (HUNTARA)

Rabu, 04/03/2020 12:17 0

Video News

MUI Minta Pemerintah Indonesia Putuskan Hubungan Diplomatik India

Majelis Ulama Indonesia mengutuk keras pembantaian terhadap Muslim di India. Wasekjen MUI, Najamuddin Ramly meminta pemerintah Indonesia putuskan hubungan diplomatik dengan pemerintah India.

Rabu, 04/03/2020 11:54 0

Indonesia

Wasekjen MUI Dukung Aksi Bela Muslim India

Majelis Ulama Indonesia mengutuk keras pembantaian terhadap Muslim di India.

Rabu, 04/03/2020 01:19 0

Indonesia

Corona di Indonesia, MUI Imbau Umat Islam Perbanyak Wudhu

Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau Umat Islam untuk membaca Qunut Nazilah agar terhindar dari virus Corona

Rabu, 04/03/2020 01:09 0

Indonesia

Korban UYM Ajukan Gugatan Perdata Karena Tak Percaya Kepolisian

Darso Arief Bakuama, pendamping korban penipuan yang diduga dilakukan Ustadz Yusuf Mansur (YM) menyebut pengajuan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Tangerang lantaran para korban tidak percaya dengan kepolisian.

Rabu, 04/03/2020 00:58 0

Close