... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Editorial: Teror Safron India

Foto: Aktivis Bajrang Dal,kelompok Hindu garis keras di India mengacungkan senjata pada sebuah festival di India.

KIBLAT.NET – Apa yang ada di pikiran Anda jika mendengar istilah Safronisasi? Program penggalakkan minum air rendaman putik bunga safron?? Kalau begitu. Anda keliru.

Saffronisation atau Saffronization adalah upaya kelompok radikalis sayap kanan di India untuk memaksakan penulisan ulang sejarah secara sepihak. Program ini dibuat untuk mengentalkan kelompok agama Hindu demi kepentingan politik dan kuasa.

Visi ini digariskan oleh ideologi Hindutva, yang memiliki basis ormas bernama Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS). RSS kemudian memiliki kendaraan politik bernama BJP (Bhartiya Janata Party).

Ini adalah neologisme politik India yang digunakan oleh para kritikus dan akademisi lainnya untuk merujuk pada kebijakan nasionalis Hindu sayap kanan (Hindutva) yang berusaha mengingat dan memuliakan sejarah budaya Hindu kuno.

Istilah ini diterapkan khususnya pada upaya membawa pengaruh Hindutva ke pendidikan sekolah, melalui perubahan yang dilakukan pada buku teks tentang sejarah. Istilah safron digunakan merujuk pada warna jubah biarawan Hindu sannyasis.

Kebijakan Safronisasi dimulai dari perombakan kurikulum dan buku teks yang diajarkan di bangku sekolah sejak tahun 2000-an. Sayangnya kebijakan ini banyak menuai kritik. Alasannya tak ada sejarawan yang mendukung klaim sepihak sejarah baru yang ditulis BJP.

Kemudian mereka mengumpulkan mahasiswa dan peneliti yang berbasis ideologi Hindutva. Kemudian mereka mendirikan Indian Council of Historical Research (ICHR). Aksi mereka dimulai dari tulisan kemudian turun ke jalanan. Jalan-jalan perkotaan India yang berbau Islam dan lekat dengan nama Dinasti Mughal dicorat-coret. Untuk kemudian diganti total melalu tangan kebijakan penguasa.

BACA JUGA  Kasus Qidam Mandek di Tangan Aparat, Irwan Mowance: Saya Akan Cari Jalan Lain

Pada Agustus 2018, pemerintahan BJP mengubah nama stasiun Mughalsarai Junction Railway Station menjadi nama ideolog Hindutva, yaitu Deen Dayal Upadhyaya. Tentu saja hal ini dilakukan karena ingin menghapus jejak dinasti Muslim Mughal.

Sebelumnya pada tahun 2015, BJP mengubah nama Jalan Aurangzeb yang diambil dari pemimpin dinasti Muhgal menjadi A.P.J. Abdul Kalam, seorang mantan presiden India pro BJP. Begitu pula nama Bandara Agra yang hendak diganti menjadi nama Deen Dayal. RSS juga menuntut banyak nama yang terkait Islam seperti Ahmedabad, Hyderabad dan Aurangabad segera diganti namanya.

Upaya penghapusan sejarah berarti penghapusan identitas. Penghapusan etnis. Penghapusan keragaman. Dan seperti di banyak tempat. Korbannya adalah Muslim. Safronisasi tak butuh waktu lama bermetamorfosa menjadi Saffron Terror.

Istilah Teror Safron pertama kali digunakan pada 2002 oleh majalah Frontline yang dimiliki kelompok Hindu yang berbasis di Chennai, India. Namun istilah ini semakin dikenal publik setelah ledakan bom 29 September 2008 di kota Malegaon yang berpenduduk mayoritas Muslim di Maharashtra.

Pada akhir 2008, polisi India menangkap anggota sel Hindu yang diduga terlibat dalam ledakan Malegaon. Namun, Mantan Menteri Dalam Negeri India P. Chidambaram mendesak orang-orang India untuk berhati-hati menggunakan sebutan “teror Saffron” pada Agustus 2010. Ia mengancam menuntut media dan orang-orang yang memakai istilah tersebut.

Ada banyak daftar teror safron yang dilakukan kelompok nasionalis Hindu di India. Pada 1999, misionaris Graham staines dan dua anaknya dibakar hingga tewas, kerusuhan Gujarat pada 2002, pengeboman kereta api Samjhauta Express pada 2007, serangan pada Dargah (kuil orang sufi) di Ajmer Raghastan pada 2007, pengeboman Masjid Mekkah pada 2007, pengeboman Malegaon pada 2008 dan banyak serangan lainnya yang menurut polisi tidak cukup bukti.

BACA JUGA  Jelang Dua Bulan Kasus Qidam: Progresnya Seperti Siput Berjalan

Jadi, pembantaian 2020 di New Delhi bukanlah yang pertama bagi Muslim dan kelompok agama lain di India.

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Arab Saudi Buka Kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Arab Saudi membuka kembali dua masjid suci pada Jumat (06/03/2020) pagi setelah ditutup sementara untuk sterilisasi di tengah wabah virus corona.

Jum'at, 06/03/2020 09:38 0

Suriah

Shelter Pengungsi di Idlib Jadi Sasaran Jet Tempur Rusia, 15 Tewas

“Setidaknya 18 orang terluka dalam serangan itu,” kata SOHR seraya menunjukkan di antara korban selamat dalam keadaan kritis.

Jum'at, 06/03/2020 07:44 0

Iran

Iran Tak Gelar Shalat Jumat Lantaran Virus Corona

KIBLAT.NET, Teheran – Iran membatalkan sholat Jum’at di seluruh kota pekan ini di tengah wabah...

Kamis, 05/03/2020 16:36 0

Palestina

Amazon Gratiskan Ongkir Paket ke Palestina, Asalkan…

Perusahaan ecommerce global, Amazon sekarang akan menggratiskan kiriman paket kepada pelanggan di wilayah Palestina yang diduduki.

Kamis, 05/03/2020 16:23 0

Afghanistan

AS Gelar Operasi Udara Targetkan Taliban

"Amerika Serikat melancarkan serangan udara pada 4 Maret menargetkan pejuang Taliban di sungai Seraj di provinsi Helmand, yang menyerang pasukan keamanan Afghanistan," tulis juru bicara pasukan AS di Afghanistan, Sonny Legate, di Twitter.

Kamis, 05/03/2020 09:44 0

Arab Saudi

Cegah Corona Menyebar, Saudi Hentikan Pelaksanaan Ibadah Umrah

Sepekan sebelumnya, pemerintah Saudi menutup negaranya untuk jamaah Umrah dari luar negeri.

Kamis, 05/03/2020 08:54 0

Afghanistan

Taliban Gelar Serangkaian Operasi Targetkan Pos Polisi dan Militer, 20 Tewas

Serangkaian serangan ini datang setelah Trump dan pemimpin Taliban Mullah Baradar berbicara melalui sambungan telepon.

Kamis, 05/03/2020 07:59 0

Manhaj

Syarh Tsalatsatul Ushul (2): Sifat Kasih Sayang, Perhiasan Orang Beriman

Para ulama mendefinsikan rahmah dengan kehalusan, kelembutan hati, belas kasih yang mendorong seseorang untuk berbuat baik terhadap makhluk yang ada di sekitarnya.

Rabu, 04/03/2020 19:27 0

Manhaj

Syarh Safinatun Naja 02: Delapan Syarat Istinja’ dengan Batu

Jika seseorang buang air besar, karena sesuatu dan lain hal najis yang keluar berpindah tempat ke bagian lain tubuhnya. Dalam kondisi tersebut bolehkah dia membersihkan najis yang berpindah tadi dengan batu? Anda akan bisa temukan jawabannya dalam "Delapan Syarat Istinja' dengan Batu"

Rabu, 04/03/2020 19:12 0

News

Kembali Mendapat Ancaman, Polisi Tingkatkan Patroli di Masjid-Masjid Chirstchurch

Patroli ditingkatkan menjelang upacara eringatan satu tahun tragedi Christchurch

Rabu, 04/03/2020 18:05 0

Close