... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Corona di Indonesia, MUI Imbau Umat Islam Perbanyak Wudhu

Foto: Wasekjen MUI, Sholahuddin Al Ayyubi (jundii/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau Umat Islam untuk membaca Qunut Nazilah agar terhindar dari virus Corona. Pernyataan ini mencermati kondisi aktual saat ini terkait penyebaran virus Corona di beberapa negara dan sudah terdeteksinya penyebaran virus tersebut di Indonesia.

“Mengajak umat Islam untuk melakukan Qunut Nazilah, berdoa untuk menangkal turunnya mala petaka di setiap shalat fardhu,” ujar Wasekjen MUI, Sholahuddin Al Ayyubi dalam konferensi pers di Kantornya, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (04/03/2020).

MUI pun mengajak semua elemen bangsa, khususnya yang beragama Islam, untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT agar terhindar dari musibah ini. Yaitu dengan memperbanyak taubat, memohon ampun kepada Allah.

“Meninggalkan perilaku dzalim, memperbanyak sedekah, dan meninggalkan permusuhan, karena penyebaran virus Corona ini bisa jadi merupakan peringatan dari Allah SWT agar umat Islam semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” ujar Sholahuddin.

Selain itu, MUI juga menghimbau umat Islam agar memperbanyak wudhu sesuai tata caranya secara benar dan sempurna. Khususnya saat mencuci kedua tangan agar melakukannya lebih ekstra dengan memakai sabun yang diyakini lebih bersih. Saat berkumur dan saat membersihkan hidung.

“Karena sesuai keterangan para ahli kesehatan cara-cara tersebut diyakini dapat menangkal penularan virus Corona,” ujarnya.

Dewan Pimpinan MUI juga menyerukan Umat Islam agar berpegang teguh kepada pola hidup yang Islami. Dimulai dengan makanan, minuman, pakaian dan muamalah demi meraih ridha Allah SWT sesuai perintah agama.

BACA JUGA  ISAC: Terduga Teroris Sukoharjo Seharusnya Ditembak di Lutut, Bukan Perut

“MUI juga menghimbau semua elemen bangsa untuk tetap tenang, bersatu, mengedepankan sikap saling membantu, menghindarkan perilaku saling berbantahan dan saling menyalahkan. Serta tidak menyebarkan berita atau informasi yang belum diketahui kebenarannya, dan bersama-sama melakukan segala upaya untuk menangkal dan meminimalkan potensi penyebaran virus Corona tersebut,” tutup Sholahuddin.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Antisipasi Virus Corona, MUI Minta Umat Islam Baca Qunut Nazilah

Pimpinan Majelis Ulama Indonesia menghimbau Umat Islam untuk membaca Qunut Nazilah agar terhindar dari virus Corona.

Selasa, 03/03/2020 20:37 0

Wilayah Lain

Hampir Setahun Berlalu, Masjid Al-Noor Christchurch Kembali Mendapat Ancaman

Masyarakat tengah merencanakan upacara peringatan satu tahun pembunuhan massal yang terjadi pada 15 Maret tersebut.

Selasa, 03/03/2020 17:46 0

Rusia

Petinggi Hamas Temui Menlu Rusia, Bahas Apa?

Menteri Luar Negeri Rusia bertemu dengan kepala biro politik Hamas pada Senin (02/03/2020). Pertemuan itu membahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.

Selasa, 03/03/2020 13:41 0

India

Kekerasan New Delhi: “Saudaraku Tewas Usai Dipukuli Polisi”

Naeem mengungkapkan bahwa polisi memukuli saudaranya dan memaksanya menyanyikan lagu nasional India.

Selasa, 03/03/2020 11:23 0

Qatar

Ini Empat Poin Penting Dalam Teks Perjanjian AS-Taliban

Keempat: Taliban memulai negosiasi dengan berbagai faksi dan faksi Afghanistan pada 10 Maret.

Selasa, 03/03/2020 08:41 0

Afghanistan

Taliban: Tak Ada Negosiasi Nasional Jika 5.000 Anggota Kami Tak Dibebaskan

"Jika 5.000 tahanan kami –kurang seratus atau dua ratus atau pun lebih dari itu tidak masalah— tidak dibebaskan, tidak akan ada negosiasi antara Afghanistan," tegas Mujahid.

Selasa, 03/03/2020 08:14 0

India

Muslim Delhi Jadi Sasaran Boikot Ekonomi Warga Hindu

Pasca kerusuhan banyak warga yang menolak mempekerjakan atau berbisnis dengan muslim.

Selasa, 03/03/2020 01:43 0

India

Pasca Rusuh, Pemerintah Delhi Ganti Rugi Murah Kerusakan

Banyak korban beranggapan jumlah tersebut tidak cukup untuk mengkompensasi kerugian mereka.

Selasa, 03/03/2020 01:05 0

Turki

Turki Mulai Kampanye Militer Perangi Pasukan Bashar Assad

Sementara situasi di Suriah memburuk, Menteri Pertahanan Turki Khulusi Akar mengumumkan bahwa Ankara tidak ingin menghadapi Rusia, sekutu setia rezim Suriah.

Senin, 02/03/2020 10:04 0

Qatar

AS Akhirnya Tandatangani Kesepakatan Mundur dari Afghanistan

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh negosiator AS, Zalmay Khalilzad, dan kepala biro politik gerakan, dan wakil pemimpinnya Mullah Abdul Ghani Brader, di hadapan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan perwakilan puluhan negara.

Senin, 02/03/2020 08:07 0

Close