... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban: Tak Ada Negosiasi Nasional Jika 5.000 Anggota Kami Tak Dibebaskan

Foto: Jubir Taliban, Zabihullah Mujahid.

KIBLAT.NET, Kabul – Juru bicara Imarah Islam Afghanistan (Taliban), Senin (02/03/2020), mengatakan bahwa gerakan itu tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi di antara warga Afghanistan sampai pembebasan sekitar lima ribu anggotanya di penjara rezim. Perkara ini bisa menjadi penghalang utama untuk mengakhiri perang.

Berdasarkan perjanjian antara Amerika Serikat dan Taliban yang ditandatangani pada Sabtu lalu, kedua pihak berkewajiban bekerja untuk pembebasan para politisi dan pejuang yang dipenjara sebagai langkah membangun kepercayaan.

Perjanjian itu termasuk menyerukan pembebasan sekitar lima ribu tahanan Taliban dan hingga seribu tahanan pemerintah Afghanistan pada tanggal 10 Maret.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, yang tidak terlibat dalam pembicaraan damai, menolak permintaan ini.

“Kami sepenuhnya siap untuk pembicaraan antara warga Afghanistan, tetapi kami sedang menunggu pembebasan 5.000 tahanan kami,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada Reuters melalui telepon.

Mujahid menekankan bahwa pembebasan tahanan anggotanya ini harus terpenuhi jika serius membangung kepercayaan.

“Jika 5.000 tahanan kami –kurang seratus atau dua ratus atau pun lebih dari itu tidak masalah— tidak dibebaskan, tidak akan ada negosiasi antara Afghanistan,” tegas Mujahid.

Pada Ahad, Ghani mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump tidak meminta pembebasan tahanan dan bahwa masalah pembebasan tahanan bersama harus dibahas dalam kerangka perjanjian damai yang komprehensif.

“Pemerintah Afghanistan tidak membuat janji untuk membebaskan 5.000 tahanan Taliban sebelum dimulainya negosiasi,” kata Siddiqui Siddiqui, juru bicara presiden Afghanistan, dalam menanggapi komentar Taliban pada Senin.

BACA JUGA  Pemerintah Afghan Setujui Pembebasan 400 Tahanan Taliban

Dia menambahkan bahwa pembebasan tahanan “tidak bisa menjadi keharusan dari pembicaraan” dan bahwa pembebasan seharusnya menjadi bagian dari negosiasi.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kenapa Kekerasan di Hindu Layak Disebut Pembantaian? Ini Kata ACT

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar mengatakan bahwa peristiwa yang terjadi terhadap umat Islam di India saat ini bukan lagi hanya sekedar kerusuhan semata.

Selasa, 03/03/2020 07:30 0

Indonesia

Wasekjen MUI: Adakah Penganut Agama Lain Dibantai di Negara Mayoritas Muslim?

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain menegaskan bahwa Indonesia jangan diam melihat pembantaian Muslim di India.

Selasa, 03/03/2020 01:13 0

Indonesia

ACT Akan Kirim Bantuan ke Korban Pembantaian India

Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT) Syuhelmaidi Syukur mengatakan bahwa ACT akan mengirimkan bantuan tahap awal senilai Rp. 500 Juta serta bantuan pangan sebanyak 100 ton untuk korban kerusuhan di India

Selasa, 03/03/2020 01:02 0

Indonesia

Soal Teror India, Tengku Zulkarnain: Dunia Diam Jika Korbannya Muslim

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain menegaskan bahwa pembantaian kepada Muslim India telah mempermalukan India.

Senin, 02/03/2020 23:58 0

Indonesia

Sidang Perdana Kasus Perdata Yusuf Mansur Digelar 18 Maret

Jam'an Nur Chotib Mansur alias Ustadz Yusuf Mansur (YM) digugat oleh sejumlah orang di Pengadilan Negeri Tangerang.

Senin, 02/03/2020 17:28 5

Indonesia

Anwar Abbas: Ibu Kota Baru untuk Rakyat Indonesia Atau Asing dan Aseng?

Sekjen MUI, Anwar Abbas menegaskan bahwa ini merupakan sebuah rencana besar yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara.

Senin, 02/03/2020 17:22 0

Indonesia

Saudi Beri Jaminan Perpanjangan Umrah Tanpa Biaya

Menag mengaku, sampai saat ini belum ada kabar terbaru dari pemerintah Arab Saudi terkait kepastian kapan penangguhan izin masuk ke negaranya akan dicabut.

Senin, 02/03/2020 14:00 0

Indonesia

Indonesia Kena Virus Corona, Yusuf Mansur: Banyakin Ngaji, Shalawat, Sedekah

Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Quran, Yusuf Mansur menyerukan agar umat Islam untuk mengantisipasi virus korona COVID-19 dengan cara berdoa.

Senin, 02/03/2020 13:20 1

Indonesia

Jokowi Umumkan Kasus Pertama Infeksi Corona di Indonesia

Jokowi mengungkapkan, kedua orang tersebut adalah seorang ibu dan anak

Senin, 02/03/2020 12:39 0

Indonesia

Keadilan Sosial dan Lingkungan Harus Tercermin di Pasal Omnibus Law

Anggota Komisi IV DPR RI, Slamet mengingatkan kepada semua pihak agar Omnibus Law Cipta Kerja harus dapat menjaga amanah reformasi.

Sabtu, 29/02/2020 21:28 0

Close