... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Keadilan Sosial dan Lingkungan Harus Tercermin di Pasal Omnibus Law

Foto: omnibus law

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Slamet mengingatkan kepada semua pihak agar Omnibus Law Cipta Kerja harus dapat menjaga amanah reformasi. Ia menyampaikan, bangsa ini bertransformasi dari masa ke masa untuk selalu mencari jati diri bangsa, namun hingga kini belum memiliki kekokohan dalam perjuangan stabilitas ekonomi, politik dan budaya.

“Perundangan pasca reformasi punya semangat untuk mewujudkan social justice dan environmental justice. Keadilan sosial dan keadilan lingkungan merupakan hal mendasar yang mesti tercermin pada pasal-pasal di Omnibus Law Cipta Kerja,” tuturnya pada Jumat (28/2/2020), dilansir dari situs resmi dpr.go.id.

Legislator asal dapil Jawa Barat IV itu menambahkan, investasi dan industrialisasi penting bagi Indonesia untuk menjadi negara yang maju, serta menjadi kekuatan ekonomi dunia. Namun, lanjut dia, perlu kesadaran kita bersama agar kita memiliki fokus tujuan ekonomi pembangunan tidak mengesampingkan kepentingan masyarakat dan lingkungan.

“Pertumbuhan ekonomi nasional harus dibangun secara berkelanjutan, dengan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa sumber daya alam yang ada hari ini, harus mampu kita kelola untuk kepentingan hari ini dan juga kepentingan generasi yang akan datang.

Ia telah menyampaikan kepada Menteri LHK agar investasi tidak mengorbankan kepentingan hutan dan lingkungan. Secara khusus Slamet memberikan beberapa catatan atas draf Omnibus Law Cipta Kerja pada sektor Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

BACA JUGA  HNW: Menag Jangan Phobia dengan Penghafal Al Quran

Slamet memaparkan bahwa environental justice bisa ditegakkan dengan tetap menjadikan izin lingkungan sebagai dasar bagi pemberian izin usaha. Social justice perlu menjadi perhatian khusus agar mampu mengakomodasi kebutuhan bagi masyarakat adat yang tinggal pada kawasan hutan. Selain itu, sambungnya, ada satu hal yang juga merupakan amanah utama reformasi yakni otonomi daerah.

“Segala bentuk sentralisasi tidak dapat kita kompromikan. Ada hal penting yang perlu kita soroti, yakni otonomi daerah. Saya membaca bahwa adanya kewenangan daerah dalam pembentukan komisi penilai dampak lingkungan yang coba dihilangkan dan kembali ditarik ke pemerintah pusat,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Sumber: Dpr.go.id


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Doa Bocah Suriah: Semoga Allah Mematikan Bashar dan Rusia

Seorang bocah lelaki yang tertimpa reruntuhan bangunan saat serangan udara di kota Suriah, Idlib, menyatakan harapan agar Allah membunuh Assad dan Rusia.

Sabtu, 29/02/2020 12:45 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Al-Haq & Al-Bathil – Ust. Lukman Hakim Syuhada’, Lc.

Zaman fitnah adalah ketika kebenaran dan kebathilan tidak begitu jelas karena tersamar. Ada haq yang bentuknya mirip dengan bathil dan ada bathil disamarkan menjadi seperti haq.

Sabtu, 29/02/2020 11:02 0

Afghanistan

Taliban-AS Masuki Fase Baru Negosiasi soal Afghanistan

Perjanjian RIV diadakan ketika kedua pihak bersiap untuk menandatangani kesepakatan damai pada hari Sabtu, setelah hampir dua tahun negosiasi yang berlarut-larut di ibukota Qatar, Doha.

Sabtu, 29/02/2020 10:53 0

Palestina

Propaganda Anti-Palestina di Kalangan Masyarakat Israel Semakin Meningkat

Hasutan anti-Palestina terus meningkat di masyarakat Israel. Demikian menurut laporan 7amleh, Pusat Arab untuk Kemajuan Media Sosial.

Sabtu, 29/02/2020 10:33 0

China

Wabah Corona, China Godok Larangan Makan Hewan Liar

Kota pusat teknologi China selatan, Shenzhen akan melarang konsumsi anjing dan kucing. China mencoba untuk menekan perdagangan satwa liar yang diduga para ilmuwan menyebabkan wabah virus corona.

Jum'at, 28/02/2020 13:58 0

Afrika

Kasus Virus Corona Mulai Muncul di Afrika Sub-Sahara

Pemerintah Nigeria pada Jumat (28/02/2020), mengumumkan kasus pertama dari virus corona baru di Afrika sub-Sahara.

Jum'at, 28/02/2020 13:34 0

India

Kekerasan di India: 79 Rumah, 52 Toko, 2 Sekolah, dan 4 Masjid Dibakar

Telah terjadi tingkat kekerasan parah di ibukota India dalam tiga hari. Para perusuh membakar properti termasuk masjid, sekolah, rumah, pabrik, dan toko.

Jum'at, 28/02/2020 13:25 0

India

Korban Bentrok Muslim-Hindu di India Meningkat

"Semua mayat yang kita tangani terdapat luka tembak," kata Kumar.

Jum'at, 28/02/2020 08:36 0

China

Kota Ini Tawarkan Rp19,7 juta Bagi Warganya Yang Laporkan Gejala Corona

Kota tersebut tengah berupaya memastikan orang-orang yang terinfeksi terisolasi dan dirawat secara medis.

Kamis, 27/02/2020 18:05 0

Manhaj

Bolehkah Bersedekah Agar Mendapat Manfaat Duniawi?

Memalingkan niat sedekah kepada selain Allah dapat membuat seseorang menjadi orang yang pertama kali diseret ke dalam api neraka. Karena sedekah adalah ibadah yang harus dimurnikan hanya kepada Allah.

Kamis, 27/02/2020 14:34 0

Close