... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kekeringan, Anak-anak Zimbabwe Hanya Makan Sekali Sehari

Foto: Anak Zimbabwe

KIBLAT.NET, Harare – Anak-anak Zimbabwe hanya bisa makan hanya sekali sehari. Sementara itu mereka harus berjalan berjam-jam untuk mendapatkan air minum karena krisis pangan yang memburuk saat ini. Demikian penuturan sebuah lembaga kemanusiaan, Rabu (26/02/2020).

“Ini adalah situasi yang sangat kompleks yang berkembang di Zimbabwe, di mana keluarga yang memiliki empat atau lima cara mencari nafkah, tidak bisa lagi bergantung pada salah satunya,” kata William Lynch, Direktur Negara lembaga Save the Children di Zimbabwe.

“Hasil awal dari penilaian kami sangat suram; kami telah melihat lonjakan kelahiran tanpa pengawasan dan penurunan vaksinasi saat sistem kesehatan terputus,” tambahnya.

Laporan itu mengatakan, hujan yang minim telah memaksa anak-anak Zimbabwe menempuh jarak yang lebih jauh. Mereka juga berisiko mengalami kekerasan dan pelecehan.

Badan tersebut, yang telah bekerja di Zimbabwe sejak 1983, memperingatkan bahwa jika respons kemanusiaan di Zimbabwe tidak diperluas secara signifikan, kondisi yang mereka alami akan semakin parah dan sulit untuk ditangani.

Hampir setengah dari setidaknya 7,7 juta warga Zimbabwe menderita kerawanan pangan parah, terutama anak-anak.

Tahun ini, Program Pangan Dunia PBB (WFP) memperkirakan bahwa sekitar 5,5 juta warga Zimbabwe di daerah pedesaan dan perkotaan akan membutuhkan bantuan pangan di tengah kekeringan yang melanda negara karena perubahan iklim.

Sumber: Anadolu
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KH Athian Ali: Sedekah Harus Ikhlas, Jangan untuk Kepentingan Dunia

Ketua FUUI, KH Athian Ali menegaskan bahwa melakukan ibadah harus ikhlas. Menurutnya, jika seseorang tidak ikhlas maka ibadahnya tidak diterima oleh Allah.

Rabu, 26/02/2020 23:16 0

Artikel

Salam Pancasila dan Poligami Pancasila

Pertanyaan ini, seperti juga pertanyaan pada ideologi kehidupan bikinan manusia lainnya, belum terjawab. Tapi agaknya sekarang sudah, Pancasila era sekarang mengacu manusia penemu dan penggalinya, Presiden Soekarno!

Rabu, 26/02/2020 20:22 0

Indonesia

Gara-gara Yusuf Mansur, Star Leader Paytren Minta Maaf Telah Zalimi 2 Juta Orang

Korban dugaan penipuan Yusuf Mansur, Hilwa Humairo mengungkapkan beberapa program investasi yang mangkrak.

Rabu, 26/02/2020 17:26 49

Indonesia

Iming-iming Perbaikan Ekonomi Umat Ala Yusuf Mansur

Hilwa Humairo, warga Sidoarjo, Jawa Timur menjadi korban dugaan penipuan bermodus sedekah Yusuf Mansur.

Rabu, 26/02/2020 16:55 0

Indonesia

BNPB: Lebih dari 19 Ribu Warga Mengungsi Akibat Banjir Jabodetabek

Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) mencatat lebih dari 19 ribu warga Jabodetabek mengungsi akibat banjir

Rabu, 26/02/2020 16:20 0

Indonesia

Datangi DPR, BMOIWI dan Ormas Islam Dukung RUU Ketahanan Keluarga

Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) bersama dua puluhan ormas-ormas Islam nasional mendatangi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI

Rabu, 26/02/2020 13:33 0

Indonesia

KAMMI Dukung Pengesahan RUU Ketahanan Keluarga

Mira Fajri, Direktur Lembaga Kajian Hukum KAMMI (LKHK) secara tegas menyatakan dukungan dengan adanya inisiasi DPR untuk membahas, mengesahkan, menegakkan dan menjalankan RUU Ketahanan Keluarga.

Selasa, 25/02/2020 23:09 0

Indonesia

RUU Ketahanan Keluarga Mengangkat Nilai Keindonesiaan

Erik, Koordinator Aliansi Cerahkan Negeri (ACN). menyampaikan bahwa Ideologi yang mengusung RUU P-KS adalah ideologi Barat yakni feminisme

Selasa, 25/02/2020 23:00 0

Indonesia

Ada “Ustadz” Modusin Sedekah, Begini Konsep Sedekah Sesuai Syar’i Menurut KH. Athian

Dalam hal ini, KH. Athian selama ini tidak pernah menyebut inisial Sang Ustadz dalam kasus tersebut.

Selasa, 25/02/2020 22:20 0

Siyasah

Evaluasi Fase Pertama Masterplan Al-Qaidah: Menjebak Amerika dalam Pasir Hisap

Dalam master plan itu, para perencana strategis Al-Qaidah merencanakan tujuh tahapan jihad global mereka dalam kurun target waktu 20 tahun.  Dimulai dari tahun 2000 dengan menyerang New York dan akan berakhir pada tahun 2020,

Selasa, 25/02/2020 06:08 0

Close