... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Buku “Yusuf Mansur Obong” Ungkap Dugaan Skandal Penipuan Bermodus Sedekah

Foto: Penulis Buku "Yusuf Mansur Obong", HM Joesoef (tengah)

KIBLAT.NET, Bandung – Forum Ulama Ummat Indonesia (FUII) mengadakan bedah buku “Yusuf Mansur Obong”. Penulis buku, HM Joesoef mengungkapkan bahwa penulisan buku ini dalam upaya mengingatkan yang bersangkutan supaya berhenti dan bertobat atas kesalahannya.

Joesoef mengungkapkan, buku yang ia tulis ini berisi kasus-kasus yang melibatkan nama besar Jam’an Nurkhatib Mansur atau yang dikenal dengan nama tenar: Yusuf Mansur. Baik dalam kasus pembohongan publik, penipuan, investasi, dan juga konsep sedekah YM.

“Bagaimanapun juga, (YM) masih saudara kita. Cara mengingatkan, ada yang secara lisan, terus tidak dituruti kemudian bosan. Kalau saya tidak bosan, akan saya kejar sampai dia berhenti. Poinnya (saya) ingin melakukan nahi mungkar, Karena dia (YM) kasusnya banyak, kalau yang lain kan kasusnya hanya sedekah saja, kalau dia bukan hanya sedekah, rentetan itu banyak sekali,” ujar Joesoef kepada wartawan Kiblatnet usai membedah bukunya di Masjid Al Fajr, Bandung, Sabtu (22/02/2020).

Meskipun telah mengangkat masalah penipuan Yusuf Mansur, Joesoef mengungkapkan hubungannya dengan motivator sedekah itu masih baik karena sudah 20 tahun berteman. Bahkan setelah peluncuran buku Yusuf Mansur Obong di Surabaya, YM menghubungi Joesoef.

“Saya jelaskan bahwa posisi saya di belakang umat, bukan di belakang antum (YM). Sepanjang antum masih begitu, saya adalah lawan terberat. Harus dipisahkan antara pribadi dengan hubungan persaudaraan secara muslim. Saya nulis ini agar dia (YM) tergerak, jika memang tidak benar ya bantah,” ujarnya.

BACA JUGA  PKS: Dr. Ahzami Ulama yang Aktif Dakwah Membimbing Umat

Ia memaparkan, di antara kasus yang ditulis dalam Buku Yusuf Mansur Obong adalah investasi batubara, patungan usaha, Condotel Moya Vidi, Hotel Syariah Siti di Tangerang yang keseluruhannya berujung buntung. Joesoef juga mengangkat cerita pengakuan Yusuf Mansur yang mengklaim bertemu Nabi Muhammad SAW ketika sadar, padahal secara logika saja Nabi Muhammad SAW sudah meninggal sekira seribu empat belas tahun yang lalu.

“(YM) Mengaku ketemu Nabi secara live, bukan dalam mimpi. Dia kan telanjang bulat itu bohongnya, videonya sampai saat ini masih bisa kita lihat di YouTube. Bahwa dia ngomong ketemu Nabi dalam keadaan sadar, tapi kemudian baru dia bantah ketika dibully banyak orang di Instagram nya,” paparnya.

Soal konsep matematika sedekah ala YM, Joesoef menyebutnya sebagai pembodohan dan mendorong orang jadi malas bekerja dan mencari rezeki. Ia mengungkapkan, YM mengkapitalisasi konsep akhirat untuk duniawi.

“Dia (YM) mentadabburi quran, khususnya Al Baqoroh ayat 261 itu bahwa perkaliansedekah itu kita memberi 1 itu bisa sampai 700 pahala. Allah kan bukan hanya bisa memberi sebatas itu, bahkan bisa lebih dari itu. Hanya saja, para ulama selalu mengaitkan (balasan sebanyak 700 lipat, red) ini amalan untuk akhirat, bukan dikapitalisasi untuk urusan dunia,” ujarnya.

“Contoh, kalau saya memberi 100 rupiah bisa kembali 700 kali lipat, konsep akhirat oleh Yusuf Mansur dikapitalisasi menjadi duniawi. Siapa yang tidak tertarik coba? Terutama orang miskin. Saya hanya punya uang seribu, cara untuk kaya ya sedekahkan, ini kan buat orang malas. Lebih baik sedekah saja uangnya yang ada, ada pensiunan habiskan uang nya pasti miskin, enggak kaya,” lanjutnya.

BACA JUGA  Politisi Nasdem Sebut Luhut Menteri Palu Gada

Joesoef menekankan bahwa konsep sedekah secara syar’i itu lebih mendahulukan keluarga dan lingkungan terdekat, bukan kepada orang lain. “Jadi bukan terus diberikan langsung ke orang yang jauh seperti itu. Tidak seperti YM. Begitu setelah seminar, tausyiah, dia minta sedekah, alat yang dijual itu ya Darul Qur’an,” ujarnya.

Konsep penulisan buku ini, Joesoef mengaku mengelaborasi tulisan dan buku Darso Arief yang lebih dulu menulis kasus-kasus YM, tentunya juga melakukan wawancara terhadap korban penipuan, dan klarifikasi ke YM secara langsung. Namun jawaban yang diberikan YM tidak pernah serius.

Sementara itu, ia menyebut judul buku menggunakan kata “obong/bakar” terinspirasi dari Hanoman Obong dan Nabi Ibrahim alaihissalaam yang diobong. Bedanya, kalau Nabi Ibrahim ketika diobong tidak terbakar.

“Kalau judul buku saya itu tanda tanya besar sebenarnya. Kalau sebuah kebohongan itu dipelihara terus dan tidak tobat bukan hanya di akhirat saja nanti yang bersangkutan dibakar tetapi di dunia pun akan terbakar,” pungkasnya.

Kiblatnet telah menghubungi Yusuf Mansur untuk meminta klarifikasi terkait masalah ini. Namun, hingga berita ini diturunkan, Yusuf Mansur tidak memberikan keterangan apapun.

 

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

4 comments on “Buku “Yusuf Mansur Obong” Ungkap Dugaan Skandal Penipuan Bermodus Sedekah”

  1. Samsul

    Kok Rosulullah meninggal satu setengah abad yg lalu? Salah ketik akh.

  2. Setuju….
    Terus berjuang nahi mungkar

  3. Risky ardianto

    Allahu musta’an

  4. Jetro

    Ketika “ulama” berlari mendekat dan bersembunyi diketiak penguasa sambil berharap lolos peradilan dunia.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

PM Malaysia Mahathir Ajukan Pengunduran Diri

Spekulasi penyebab pengunduran diri Mahathir pun bertebaran dengan dua skenario utama yang dilaporkan media lokal.

Senin, 24/02/2020 15:27 0

Artikel

Menjaga Ukhuwah Islamiah

Di antara ajaran Al-Qur'an dan As-Sunnah adalah perintah mewujudkan dan menjaga ukhuwah islamiah (persaudaraan Islam) dan larangan melakukan segala perbuatan dan perkataan yang dapat merusak ukhuwwah islamiah. Maka, umat Islam wajib menjaga ukhuwah islamiah dan haram merusak ukhuwwah islamiah.

Senin, 24/02/2020 15:13 0

Siyasah

2020, Masih Adakah Al-Qaidah?

Setelah 19 tahun berlalu, masihkah hari ini umat Islam berharap pada jihad global ala Al-Qaidah? Lebih jelasnya, masih adakah Al-Qaidah dan agenda jihad globalnya melawan Amerika?

Senin, 24/02/2020 14:09 0

Afrika

Hindari Pertempuran, Ribuan Unta Berlarian Keluar Tripoli

Tiga ribu unta telah keluar dari ibukota Libya, Tripoli, setelah pelabuhan tempat mereka tiba dihujani tembakan artileri. Unta-unta itu meninggalkan pelabuhan Tripoli tak lama pada tengah malam Rabu pekan lalu.

Senin, 24/02/2020 13:20 0

India

Kunjungi India, Donald Trump Disambut Bak Pahlawan

Bagi Modi, kunjungan itu dapat mengalihkan perhatian dari kontroversi atas undang-undang kewarganegaraan baru yang mendiskriminasi umat Islam, serta krisis ekonomi domestik.

Senin, 24/02/2020 12:44 0

Turki

Halau Pasukan Rusia, Turki Diprediksi Tutup Selat Bosphorus

Turki mungkin akan segera menutup selat Bosphorus untuk mencegah masuknya kapal perang Rusia.

Senin, 24/02/2020 10:44 0

Yaman

Koalisi Saudi Bombardir Gudang Senjata Pemberontak Syiah Hutsi di Sanaa

Menurut Al-Maliki, koalisi telah mengambil "semua tindakan pencegahan dan tindakan yang diperlukan untuk melindungi warga sipil dan menghindarkan mereka dari kerusakan jaminan."

Senin, 24/02/2020 08:59 0

Yaman

AQAP Konfirmasi Kematian Qassem Al-Rimi dan Umumkan Penggantinya

Pada 6 Februari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat "melenyapkan” Qassim Al-Rimi, salah satu pendiri dan pemimpin AQAP.

Senin, 24/02/2020 08:15 0

Suara Pembaca

Butuh Bantuan, Bocah Lumpuh Sejak Usia 20 Bulan

Ini cerita seorang Muatul Walidah (5) bocah yang mengalami kelumpuhan sejak usia 20 bulan. Walidah...

Ahad, 23/02/2020 05:23 0

Opini

Mahfud MD Bilang RUU Omnibus Law Salah Ketik, Anda Percaya?

Sebab, bagaimana jika disebut salah ketik apabila yang salah ada satu pasal dengan tiga ayat.

Ahad, 23/02/2020 00:01 0

Close