Kesaksian Fauzi Baadilla Saat di Idlib: Tak Ada Listrik, Pengungsi Kekurangan Air

KIBLAT.NET, Jakarta – Aktor Indonesia, Fauzi Baadillah sempat mengunjungi pengungsi Suriah di Idlib bersama tim Aksi Cepat Tanggap (ACT). Ia menekankan bahwa kunjungan tersebut murni karena panggilan kemanusiaan.

“Panggilan kemanusiaan, merasa hati ini terpanggil. Terlebih lagi ini bukan pertama kalinya ketemu pengungsi Suriah, ketika diajak lagi, udah pasti seneng dan mau ikut lagi,” katanya kepada Kiblat.net pada Sabtu (22/02/2020).

Ia memaparkan bahwa sudah dua kali mengunjungi pengungsi Suriah. Kalau masuk ke kota Idlib, kata dia, baru kemarin. Tapi dua tahun lalu pernah juga sama ACT juga kita ke perbatasan Suriah ke reyhanli.

“Disana banyak juga pengungsi dan ada 3000an pengungsi disana yatim. Kita ke rumah yatim juga,” jelasnya.

Fauzi lantas menggambarkan kondisi pengungsi di sana. Menurutnya, kondisi mereka sangat memprihatinkan. Sebab mereka hidup tanpa listrik, kurang air hingga sanitasi yang buruk.

“Mereka tanpa listrik, kurang air, sanitasi buruk, kondisi tenda yang lantai nya basah. Tidur diiringi suara mortar dan peluru dari jarak dekat. Jadi dingin pas musim dingin, panas pas musim panas,” tuturnya.

Ketika di Idlib, Fauzi pun mengaku kedinginan. Tinggal di tenda saja, lanjut Fauzi, harus pakai pemanas tambahan. Belum lagi harus menggunakan selimut tebal.

“Bayangin yang pengungsi tinggal di tendanya tidak ada pemanas atau tidak ada selimut. Nggak bisa bayangin, sedingin apa mereka rasain,” tuturnya.

BACA JUGA  KH Miftachul Akhyar Terpilih Menjadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat