... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fauzi Baadilla Tak Setuju Membantu Pengungsi Suriah Dikaitkan ISIS

Foto: Aktor Fauzi Baadilla saat mengunjungi Idlib

KIBLAT.NET, Jakarta – Aktor Indonesia, Fauzi Baadilla menolak jika pihak yang memberikan bantuan ke pengungsi Suriah lantas disebut pro ISIS. Menurutnya, saat ia mengunjungi Idlib bersama tim dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang ada hanya pengungsi.

“Yang seperti itu tidak perlu ditanggepin. Karena saya lihat dengan mata kepala saya sendiri, kota disana itu beneran pengungsi semua, dan tinggalnya di tenda semua. Anak-anak, perempuan, orang tua renta, sedikit itu pemuda, masa mereka yang korban itu kita anggap pelaku perang?,” katanya kepada Kiblat.net pada Sabtu (22/02/2020).

Maka, tidak tepat jika para korban perang tersebut dicap sebagai ISIS. Apalagi, ISIS jauh di bagian Suriah Timur dan ia saat itu di Idlib, Suriah Barat yang berdekatan Turki.

“Dimana ada 5 juta orang dan semuanya sekarang pengungsi! 3 juta tinggal di tenda-tenda, bisa bayangin nggak tuh. Jadi jangan digeneralisir, memangnya kalau di Indonesia ada Sunda Empire, lantas semua orang di Indonesia dianggap anggota Sunda Empire?” sambungnya.

Fauzi juga mengungkapkan bahwa pengungsi Suriah bahagia saat didatangi orang yang membawa bantuan. “Mereka pada senang, suka nyapa, ngasih salam. Seneng aja dikunjungin orang yang datang beri bantuan, masih ada yang peduli dengan mereka,” ucapnya.

Saat di Idlib, ia juga menemui para pengungsi. Ada seorang nenek yang kehilangan sembilan anggota keluarga dan kehilangan jari karena terkena pecahan rudal. Anak-anak di sana, kata dia, karena terbiasa mendengar bom sehingga tak perduli lagi dengan suara bom.

BACA JUGA  Setelah Dilaporkan, Kabid Humas Polda Sulteng Sebut Almarhum Qidam Bukan Teroris

“Kami juga menemukan anak kecil cacat terkena bom kimia. Terlalu banyak jika disebut satu persatu,” paparnya.

Maka, ia menegaskan bahwa lembaga kemanusiaan seharusnya melihat pengungsi Suriah ini adalah korban perang yang sangat membutuhkan bantuan. Terlebih, sebagian mereka adalah anak dan perempuan.

“Mereka ini adalah korban yang tidak berdaya, sebagian besar anak-anak dan perempuan. Mau bagaimana mereka kalau tempat tinggal mereka sudah hancur? Mengungsi pun juga nggak ada kerjaan. Lalu siapa lagi yang bisa bantu kalau bukan dari lembaga kemanusiaan, masyarakat dan semua yang masih peduli sama mereka?,” tuturnya.

Reporter: Taufik Ishaq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jumat: Luangkan Waktu untuk Ibumu – Ust. Jayyad Al-Faza, S.Pd.I.

Kehadiran kita di dunia ini dengan sebuah pengorbanan yang sangat besar dari ibu kita, yang telah mengandung kita selama 9 bulan sepuluh hari kemudian mengorbankan nyawanya untuk melahirkan kita dan juga menyusui kita selama dua tahun.

Jum'at, 21/02/2020 17:43 0

Manhaj

Syarh Safinatun Naja 01: Mengenal Tanda-Tanda Baligh

Tanda-tanda baligh ada tiga. Sempurnanya umur laki-laki dan perempuan 15 tahun. Mimpi bagi laki-laki dan perempuan pada umur 9 tahun. Haidh khusus perempuan setelah umur 9 tahun.

Jum'at, 21/02/2020 17:40 0

Eropa

Pembunuh Sembilan Orang di Jerman Termotivasi Ideologi Teror Sayap Kanan

Seorang pria Jerman yang menembak sembilan orang hingga tewas di beberapa lokasi di pinggiran kota Frankfurt tampaknya termotivasi oleh ideologi sayap kanan.

Jum'at, 21/02/2020 14:39 0

Rusia

Pertempuran Idlib, Turki: 50 Tentara Rezim Assad Tewas

Kementerian pertahanan Turki, Kamis (20/02/2020), mengatakan bahwa dua tentaranya tewas dan lima lainnya luka-luka akibat serangan udara di provinsi Idlib, Suriah utara.

Jum'at, 21/02/2020 14:13 0

China

Terungkap, Ratusan Dokter di China Terinfeksi Virus Corona

Pemerintah China dianggap menyembunyikan jumlah staf medis yang terinfeksi, tanpa alasan yang jelas. Namun, sebuah data mengungkap jumlah yang sebenarnya.

Jum'at, 21/02/2020 11:12 0

Artikel

Ketika Pencetus NKRI Menolak Pancasila

Menurut Natsir, Pancasila itu amorfis, sekuler dan tidak cocok untuk negara-negara Muslim. Akar konflik antara Sukarno dan Natsir ini mungkin berasal dari interpretasi mereka yang berbeda tentang perlunya agama.

Jum'at, 21/02/2020 10:23 0

Artikel

Islamophobia adalah Musuh Terbesar Pancasila

Mengapa Yudian begitu mendukung pemaksaan asas tunggal Pancasila seperti masa rezim orde baru? Apa yang dimaksud sekularitas dan bukan sekularisme pada masyarakat? Siapa kelompok minoritas yang dimaksud Yudian? 

Jum'at, 21/02/2020 09:45 0

Suriah

Pertempuran Sengit Meletus di Idlib

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), faksi paling dominan di Idlib, berpartisipasi dalam serangan terhadap posisi pasukan rezim, menurut SOHR.

Jum'at, 21/02/2020 09:22 0

Palestina

Netanyahu Umumkan Pembangunan Ribuan Permukiman Baru di Al-Quds

"Penghuni Har Homa akan mencapai 50.000. Ini adalah satu lingkungan di Yerusalem yang akan seperti kota Israel pada umumnya," jelas Netanyahu.

Jum'at, 21/02/2020 08:25 0

Suriah

Dua Tentara Turki Kembali Tewas oleh Serangan Udara di Idlib

"Darah para martir kita tidak berlalu begitu saja tanpa balas dendam," tulisnya di Twitter.

Jum'at, 21/02/2020 07:36 0

Close