... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Terungkap, Ratusan Dokter di China Terinfeksi Virus Corona

Foto: Dr Li Wenliang meninggal di rumah sakit Cina setelah tertular virus corona. Foto / AP

KIBLAT.NET, Wuhan – Pemerintah China dianggap menyembunyikan jumlah staf medis yang terinfeksi, tanpa alasan yang jelas. Namun, sebuah data mengungkap jumlah yang sebenarnya.

“Infeksi telah menyebabkan ketegangan pada rumah sakit Wuhan dan ‘keprihatinan mendalam’ di antara petugas kesehatan,” demikian laporan South China Morning Post.

Sebuah slide yang beredar luas di media sosial, dan diambil pada 18 Januari di dua tempat yang berbeda, menunjukkan total kasus yang dikonfirmasi dan diduga di antara staf medis adalah 1.101. Sebuah sumber mengkonfirmasi keaslian slide tersebut.

Seorang dokter dari sebuah rumah sakit besar di Wuhan, yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa para staf medis mengaku resah ketika melihat scan CAT rekan-rekan mereka yang telah terinfeksi.

Tingkat infeksi di antara staf garis depan menunjukkan betapa mudahnya penyakit ini dapat menyebar.

Data itu muncul ketika kematian Dr Li Wenliang, seorang dokter China yang mencoba memperingatkan lebih jauh tentang virus corona.

Dia adalah salah satu dari delapan “pelapor” yang mencoba memperingatkan petugas medis lainnya tentang wabah ini, tetapi ditegur oleh polisi setempat.

Kematiannya dilaporkan oleh media pemerintah China, sebelum akhirnya dihapus. Rumah sakit tempat Dr Wenliang praktik menyangkal dia telah meninggal, sebelum kematiannya diumumkan lagi.

Rantai peristiwa kembali menimbulkan kekhawatiran tentang kurangnya transparansi pemerintah China selama wabah.

Sumber: NZ Herald
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Ketika Pencetus NKRI Menolak Pancasila

Menurut Natsir, Pancasila itu amorfis, sekuler dan tidak cocok untuk negara-negara Muslim. Akar konflik antara Sukarno dan Natsir ini mungkin berasal dari interpretasi mereka yang berbeda tentang perlunya agama.

Jum'at, 21/02/2020 10:23 0

Artikel

Islamophobia adalah Musuh Terbesar Pancasila

Mengapa Yudian begitu mendukung pemaksaan asas tunggal Pancasila seperti masa rezim orde baru? Apa yang dimaksud sekularitas dan bukan sekularisme pada masyarakat? Siapa kelompok minoritas yang dimaksud Yudian? 

Jum'at, 21/02/2020 09:45 0

Indonesia

Golden Future Akan Bangun 200 Rumah di Idlib Suriah

Ketua Yayasan Golden Future Fondation, Kristinawati Hidajat memaparkan bahwa memasuki musim dingin, kondisi pengungsi di Suriah kian mengkhawatirkan.

Kamis, 20/02/2020 17:49 0

Indonesia

Bantuan untuk Pengungsi Suriah Lewat NGO Indonesia Muda Terus Meningkat

Relawan NGO Indonesia Muda, Muhammad Rizky Fauzi mengungkapkan membantah jika orang yang menyalurkan bantuan ke pengungsi Suriah lantas dikaitkan ISIS

Kamis, 20/02/2020 16:48 0

Indonesia

Musim Dingin di Suriah: Bayi yang Lahir Dipastikan Tak Bertahan

Pengungsi Suriah dalam kondisi yang memprihatinkan terlebih sekarang sedang musim dingin.

Kamis, 20/02/2020 16:18 0

Indonesia

Soal Anak Eks ISIS, KPAI: Pemerintah Wajib Berikan Perlindungan Khusus Terhadap Anak Korban Jaringan Terorisme

Susanto menyebutkan bahwa Pemerintah telah memutuskan akan adanya ruang bagi anak eks ISIS untuk dipulangkan.

Kamis, 20/02/2020 13:53 0

Indonesia

GNPF Ulama Ajak Korban Mega Korupsi Ikut Aksi 21 Februari

Ummat lintas agama dan para korban asuransi Jiwasraya, Asabri dan lainnya diimbau terlibat dan ikut aksi Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI

Kamis, 20/02/2020 13:53 0

Indonesia

Puan Ragukan Pihak yang Kritisi Omnibus Law

Ketua DPR RI, Puan Maharani meragukan pihak yang mengkritisi draft Omnibus Law.

Kamis, 20/02/2020 13:17 0

Indonesia

Puan Sebut Islam Moderat Harus Dikedepankan

Putri Megawati Soekarnoputri ini mengungkapkan bahwa para pendiri bangsa sudah mewariskan alat pemersatu, yaitu Pancasila.

Kamis, 20/02/2020 13:01 0

Video News

Pilu, Bayi-bayi Suriah Kedinginan, Mati Membeku

Musim dingin yang datang melengkapi cerita pilu rakyat Suriah yang sebagian harus mengungsi di negeri sendiri.

Rabu, 19/02/2020 21:11 0

Close