Tengku Zulkarnain ke Kepala BPIP: Anda Mau Jadi Nabi Baru?

KIBLAT.NET, Jakarta – Wasekjen MUI, KH. Tengku Zulkarnaen menanggapi usulan Kepala BPIP Yudian Wahyudi ucapan assalamualaikum diganti salam pancasila. Atas pemikiran tersebut, ia mempertanyakan pahala jika mengucapkan salam pancasila.

“Mulai diusulkan salam Pancasila untuk mengganti Assalamualaikum oleh Kepala BPIP. Terus saya mau tanya: Jika umat Islam memakai salam Pancasila, pahalanya dapat berapa? Anda mau jadi Nabi baru? Salam itu Ibadah dalam Islam.
Paham? Kami tegas menolak,” katanya dalam akun twitter pribadinya.

Ia juga heran kenapa ucapan assalamualaikum perlu diributkan. Sebab, sejak dahulu tidak pernah ada masalah soal ucapan tersebut.

“Kenapa yang selalu kalian ganggu itu ajaran ISLAM? Assalamualaikum yang kalian rasakan mengganggu kalian? Bagaimana umat Islam tidak terasa kalian ganggu? 74 tahun merdeka tidak pernah masalah dengan ‘Assalamualaikum’, sekarang kalian resah dengannya?,” tuturnya.

Sebelumnya, Yudian mengungkapkan usulan salam Pancasila itu, karena dia melihat sejak reformasi kalimat salam, seperti selamat pagi digantikan dengan assalamualaikum.

“Kita sudah nyaman dengan selamat pagi karena itu salam nasional, tapi sejak reformasi diganti assalamualaikum di mana-mana. Tidak peduli ada orang Kristen, Hindu hajar saja dengan assalamualaikum,” ungkapnya seperti dilansir Vivanews.

Sekarang, kata Yudian, salamnya ada lima sesuai agama di Indonesia. Menurutnya salam di tempat umum harus menggunakan salam yang sudah disepakati secara nasional.

“Ekstremnya sekarang kita salam setidaknya harus ada lima sesuai agama-agama. Ini masalah baru kalau begitu. Kini sudah ditemukan oleh Yudi Latif atau siapa dengan Salam Pancasila. Saya sependapat,” tuturnya.

BACA JUGA  Dua Anggota TNI Disanksi Terkait Kedatangan Habib Rizieq

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat