... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tengku Zulkarnain ke Kepala BPIP: Anda Mau Jadi Nabi Baru?

Foto: Wasekjen MUI, KH. Tengku Zulkarnain ditemui Kiblat.net di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa (31/10).

KIBLAT.NET, Jakarta – Wasekjen MUI, KH. Tengku Zulkarnaen menanggapi usulan Kepala BPIP Yudian Wahyudi ucapan assalamualaikum diganti salam pancasila. Atas pemikiran tersebut, ia mempertanyakan pahala jika mengucapkan salam pancasila.

“Mulai diusulkan salam Pancasila untuk mengganti Assalamualaikum oleh Kepala BPIP. Terus saya mau tanya: Jika umat Islam memakai salam Pancasila, pahalanya dapat berapa? Anda mau jadi Nabi baru? Salam itu Ibadah dalam Islam.
Paham? Kami tegas menolak,” katanya dalam akun twitter pribadinya.

Ia juga heran kenapa ucapan assalamualaikum perlu diributkan. Sebab, sejak dahulu tidak pernah ada masalah soal ucapan tersebut.

“Kenapa yang selalu kalian ganggu itu ajaran ISLAM? Assalamualaikum yang kalian rasakan mengganggu kalian? Bagaimana umat Islam tidak terasa kalian ganggu? 74 tahun merdeka tidak pernah masalah dengan ‘Assalamualaikum’, sekarang kalian resah dengannya?,” tuturnya.

Sebelumnya, Yudian mengungkapkan usulan salam Pancasila itu, karena dia melihat sejak reformasi kalimat salam, seperti selamat pagi digantikan dengan assalamualaikum.

“Kita sudah nyaman dengan selamat pagi karena itu salam nasional, tapi sejak reformasi diganti assalamualaikum di mana-mana. Tidak peduli ada orang Kristen, Hindu hajar saja dengan assalamualaikum,” ungkapnya seperti dilansir Vivanews.

Sekarang, kata Yudian, salamnya ada lima sesuai agama di Indonesia. Menurutnya salam di tempat umum harus menggunakan salam yang sudah disepakati secara nasional.

“Ekstremnya sekarang kita salam setidaknya harus ada lima sesuai agama-agama. Ini masalah baru kalau begitu. Kini sudah ditemukan oleh Yudi Latif atau siapa dengan Salam Pancasila. Saya sependapat,” tuturnya.

BACA JUGA  Apresiasi Kinerja Polda Metro Jaya, Ketua MPR Serukan Jihad

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Terungkap, Ratusan Dokter di China Terinfeksi Virus Corona

Pemerintah China dianggap menyembunyikan jumlah staf medis yang terinfeksi, tanpa alasan yang jelas. Namun, sebuah data mengungkap jumlah yang sebenarnya.

Jum'at, 21/02/2020 11:12 0

Artikel

Ketika Pencetus NKRI Menolak Pancasila

Menurut Natsir, Pancasila itu amorfis, sekuler dan tidak cocok untuk negara-negara Muslim. Akar konflik antara Sukarno dan Natsir ini mungkin berasal dari interpretasi mereka yang berbeda tentang perlunya agama.

Jum'at, 21/02/2020 10:23 0

Artikel

Islamophobia adalah Musuh Terbesar Pancasila

Mengapa Yudian begitu mendukung pemaksaan asas tunggal Pancasila seperti masa rezim orde baru? Apa yang dimaksud sekularitas dan bukan sekularisme pada masyarakat? Siapa kelompok minoritas yang dimaksud Yudian? 

Jum'at, 21/02/2020 09:45 0

Suriah

Pertempuran Sengit Meletus di Idlib

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), faksi paling dominan di Idlib, berpartisipasi dalam serangan terhadap posisi pasukan rezim, menurut SOHR.

Jum'at, 21/02/2020 09:22 0

Palestina

Netanyahu Umumkan Pembangunan Ribuan Permukiman Baru di Al-Quds

"Penghuni Har Homa akan mencapai 50.000. Ini adalah satu lingkungan di Yerusalem yang akan seperti kota Israel pada umumnya," jelas Netanyahu.

Jum'at, 21/02/2020 08:25 0

Suriah

Dua Tentara Turki Kembali Tewas oleh Serangan Udara di Idlib

"Darah para martir kita tidak berlalu begitu saja tanpa balas dendam," tulisnya di Twitter.

Jum'at, 21/02/2020 07:36 0

Amerika

Wah, Hacker Retas Data Pribadi 10,6 Juta Tamu Hotel

Informasi pribadi 10,6 juta tamu yang menginap di hotel MGM Resorts diretas musim panas lalu. Peretasan itu pertama kali dilaporkan oleh ZDNet pada hari Rabu.

Kamis, 20/02/2020 14:49 0

Yaman

Komponen Drone Milik Pemberontak Hutsi Cocok dengan Buatan Iran

"Giroskop ini hanya ditemukan di dalam drone yang diproduksi oleh Iran," kata Conflict Armament Research dalam sebuah laporan hari Rabu.

Kamis, 20/02/2020 14:33 0

India

Teror India di Kashmir: Putus Jaringan Internet, Sweeping Pengguna VPN

Mahasiswa jurnalisme berusia 23 tahun dari Universitas Kashmir mengaku takut jika pasukan keamanan menemukan Jaringan Pribadi Virtual (VPN) yang terpasang di ponselnya.

Kamis, 20/02/2020 13:26 0

Suriah

Tempat Pelarian Sudah Tak Ada, Pengungsi dari Idlib Terdampar di Jalanan

Hampir satu juta orang, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak, berusaha melarikan diri dari gelombang kekerasan terbaru di wilayah Idlib, yang telah memberikan tekanan besar pada lembaga-lembaga bantuan.

Kamis, 20/02/2020 09:59 0

Close