... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dua Tentara Turki Kembali Tewas oleh Serangan Udara di Idlib

Foto: Tentara Turki

KIBLAT.NET, Idlib – Setdaknya dua tentara Turki tewas dan lima lainnya cedera dalam serangan udara di provinsi Idlib pada Kamis (20/02/2020). Turki menuduh pesawat rezim Suriah di balik serangan itu.

“Dua rekan kami tewas dan lima lainnya cedera dalam serangan udara di daerah Idlib,” kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataannya seraya menambahkan bahwa Ankara segera membalas dengan pemboman.

Kementerian tidak menjelaskan siapa yang berada di balik serangan itu, tetapi pejabat yang bertanggung jawab atas kantor media di kepresidenan Turki, Fakhruddin, segera menuduh rezim Bashar Al-Assad yang meluncurkannya.

“Darah para martir kita tidak berlalu begitu saja tanpa balas dendam,” tulisnya di Twitter.

Ini akan meningkatkan ketegangan di wilayah ini antara pasukan Turki dan tentara Suriah yang didukung oleh Moskow.

Situasi telah memburuk sejak pembunuhan tentara Turki awal bulan ini dengan pengeboman artileri oleh rezim Suriah di daerah ini.

Pada Rabu lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta pasukan rezim Damaskus untuk menarik diri dari beberapa lokasi di Idlib pada akhir Februari. Ankara mengancam akan memaksa mereka untuk melakukannya jika mereka tidak mematuhinya.

“Ini peringatan terakhir kami. Kami mungkin akan meluncurkan serangan mendadak pada malam tanpa peringatan. Dengan kata lain, meluncurkan operasi di Idlib sudah dekat,” kata Erdogan.

Situasi di Idlib menimbulkan ketegangan yang meningkat antara Ankara, yang mendukung kelompok-kelompok oposisi, dan Moskow, yang mendukung rezim.

BACA JUGA  Demontrasi Warga Suriah: Penjajah Rusia Harus Pergi!

Meskipun memiliki kepentingan yang berbeda, Turki dan Rusia telah bekerja sama selama bertahun-tahun untuk menemukan solusi bagi konflik di Suriah, yang sejak 2011 telah menewaskan sedikitnya 380.000 orang.

Kedua negara telah bertukar pernyataan bermusuhan dalam beberapa hari terakhir.

Pada Kamis, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa Turki harus menghentikan dukungannya untuk “kelompok-kelompok teroris” di Idlib.

Situasi kemanusiaan di Idlib semakin memburuk sejak rezim melancarkan ofensif pada Desember untuk merebut kubu oposisi terakhir.

Menurut PBB, 900.000 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak, telah melarikan diri dari kekerasan di Suriah barat laut sejak Desember.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Golden Future Akan Bangun 200 Rumah di Idlib Suriah

Ketua Yayasan Golden Future Fondation, Kristinawati Hidajat memaparkan bahwa memasuki musim dingin, kondisi pengungsi di Suriah kian mengkhawatirkan.

Kamis, 20/02/2020 17:49 0

Indonesia

Bantuan untuk Pengungsi Suriah Lewat NGO Indonesia Muda Terus Meningkat

Relawan NGO Indonesia Muda, Muhammad Rizky Fauzi mengungkapkan membantah jika orang yang menyalurkan bantuan ke pengungsi Suriah lantas dikaitkan ISIS

Kamis, 20/02/2020 16:48 0

Indonesia

Musim Dingin di Suriah: Bayi yang Lahir Dipastikan Tak Bertahan

Pengungsi Suriah dalam kondisi yang memprihatinkan terlebih sekarang sedang musim dingin.

Kamis, 20/02/2020 16:18 0

Indonesia

Soal Anak Eks ISIS, KPAI: Pemerintah Wajib Berikan Perlindungan Khusus Terhadap Anak Korban Jaringan Terorisme

Susanto menyebutkan bahwa Pemerintah telah memutuskan akan adanya ruang bagi anak eks ISIS untuk dipulangkan.

Kamis, 20/02/2020 13:53 0

Indonesia

GNPF Ulama Ajak Korban Mega Korupsi Ikut Aksi 21 Februari

Ummat lintas agama dan para korban asuransi Jiwasraya, Asabri dan lainnya diimbau terlibat dan ikut aksi Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI

Kamis, 20/02/2020 13:53 0

Indonesia

Puan Ragukan Pihak yang Kritisi Omnibus Law

Ketua DPR RI, Puan Maharani meragukan pihak yang mengkritisi draft Omnibus Law.

Kamis, 20/02/2020 13:17 0

Indonesia

Puan Sebut Islam Moderat Harus Dikedepankan

Putri Megawati Soekarnoputri ini mengungkapkan bahwa para pendiri bangsa sudah mewariskan alat pemersatu, yaitu Pancasila.

Kamis, 20/02/2020 13:01 0

Video News

Pilu, Bayi-bayi Suriah Kedinginan, Mati Membeku

Musim dingin yang datang melengkapi cerita pilu rakyat Suriah yang sebagian harus mengungsi di negeri sendiri.

Rabu, 19/02/2020 21:11 0

Indonesia

Di Hadapan Wantim MUI, Puan Maharani: Saya dari Keluarga Aktivis Islam

Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia menerima kunjungan dan silaturahmi ketua DPR-RI, Puan Maharani. Dalam pemaparannya, Puan menyebut dirinya tidak asing dalam lingkungan ulama dan cendekiawan Islam.

Rabu, 19/02/2020 18:14 0

Indonesia

Ini Fokus Bantuan ACT untuk Pengungsi Suriah di Musim Dingin

Memasuki musim dingin di wilayah Suriah, para pengungsi tentunya memerlukan sejumlah bantuan untuk bertahan hidup. Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar mengatakan bahwa bantuan untuk Suriah yang menjadi fokus utama dari ACT adalah bantuan pangan, pakaian hangat, dan bahan bakar.

Rabu, 19/02/2020 17:49 0

Close
CLOSE
CLOSE