... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wah, Hacker Retas Data Pribadi 10,6 Juta Tamu Hotel

Foto: MGM memiliki resor di seluruh AS.

KIBLAT.NET, Las Vegas – Informasi pribadi 10,6 juta tamu yang menginap di hotel MGM Resorts diretas musim panas lalu. Peretasan itu pertama kali dilaporkan oleh ZDNet pada hari Rabu.

ZDNet mengatakan bahwa informasi yang dicuri telah diposting ke forum peretasan minggu ini. Kepada BBC, MGM mengkonfirmasi serangan itu.

Data yang terekspos termasuk nama, alamat, dan nomor paspor untuk para tamu sebelumnya. MGM mengatakan pihaknya “yakin” tidak ada informasi keuangan yang terkena.

MGM tidak dapat mengatakan dengan tepat berapa banyak orang yang terkena dampak karena informasi yang terpapar mungkin digandakan.

“Musim panas lalu, kami menemukan akses tidak sah ke server cloud yang berisi sejumlah informasi terbatas untuk tamu-tamu MGM Resorts sebelumnya. Kami yakin bahwa tidak ada data keuangan, kartu pembayaran, atau kata sandi yang terlibat dalam masalah ini,” kata juru bicara MGM Resorts.

MGM mengatakan sebagian besar data yang dicuri adalah “informasi buku telepon” seperti nama, nomor telepon, dan alamat email, yang sudah tersedia untuk umum.

Tetapi sekitar 1.300 tamu diberitahu bahwa informasi yang lebih sensitif termasuk nomor paspor telah terungkap.

Lebih lanjut 52.000 pelanggan diberi tahu bahwa informasi pribadi yang kurang sensitif terungkap.

MGM mengatakan pemberitahuannya kepada pelanggan mengikuti hukum negara bagian. Sebagian besar negara bagian AS tidak mengharuskan perusahaan untuk memberi tahu pelanggan jika data sudah terungkap ke publik selama peretasan.

BACA JUGA  PBB Peringatkan Krisis Ekonomi Global Akibat Wabah Virus Wuhan

MGM memiliki resort di Las Vegas, Atlantic City dan Detroit di AS. Ini juga memiliki properti di Cina dan Jepang dan sedang mengembangkan resor baru di Dubai.

Menurut ZDNet, data itu diposting ke forum peretasan. Penyerang dunia maya dapat menggunakan segala macam informasi bahkan data kurang sensitif untuk menargetkan individu secara online.

Ini bukan peretasan terbesar informasi tamu hotel. Pada 2017, Marriott Hotels mengalami pelanggaran data yang jauh lebih besar yang mengekspos 500 juta tamu. Serangan itu dikaitkan dengan peretas yang disponsori negara China.

Sumber: BBC
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Soal Anak Eks ISIS, KPAI: Pemerintah Wajib Berikan Perlindungan Khusus Terhadap Anak Korban Jaringan Terorisme

Susanto menyebutkan bahwa Pemerintah telah memutuskan akan adanya ruang bagi anak eks ISIS untuk dipulangkan.

Kamis, 20/02/2020 13:53 0

Indonesia

GNPF Ulama Ajak Korban Mega Korupsi Ikut Aksi 21 Februari

Ummat lintas agama dan para korban asuransi Jiwasraya, Asabri dan lainnya diimbau terlibat dan ikut aksi Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI

Kamis, 20/02/2020 13:53 0

Indonesia

Puan Ragukan Pihak yang Kritisi Omnibus Law

Ketua DPR RI, Puan Maharani meragukan pihak yang mengkritisi draft Omnibus Law.

Kamis, 20/02/2020 13:17 0

Indonesia

Puan Sebut Islam Moderat Harus Dikedepankan

Putri Megawati Soekarnoputri ini mengungkapkan bahwa para pendiri bangsa sudah mewariskan alat pemersatu, yaitu Pancasila.

Kamis, 20/02/2020 13:01 0

Video News

Pilu, Bayi-bayi Suriah Kedinginan, Mati Membeku

Musim dingin yang datang melengkapi cerita pilu rakyat Suriah yang sebagian harus mengungsi di negeri sendiri.

Rabu, 19/02/2020 21:11 0

Indonesia

Di Hadapan Wantim MUI, Puan Maharani: Saya dari Keluarga Aktivis Islam

Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia menerima kunjungan dan silaturahmi ketua DPR-RI, Puan Maharani. Dalam pemaparannya, Puan menyebut dirinya tidak asing dalam lingkungan ulama dan cendekiawan Islam.

Rabu, 19/02/2020 18:14 0

Indonesia

Ini Fokus Bantuan ACT untuk Pengungsi Suriah di Musim Dingin

Memasuki musim dingin di wilayah Suriah, para pengungsi tentunya memerlukan sejumlah bantuan untuk bertahan hidup. Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar mengatakan bahwa bantuan untuk Suriah yang menjadi fokus utama dari ACT adalah bantuan pangan, pakaian hangat, dan bahan bakar.

Rabu, 19/02/2020 17:49 0

Manhaj

Syarh Tsalatsatul Ushul (1): Berkah di Balik Ucapan Basmalah

Karena itu, berupaya untuk mengawali aktivitas positif dengan basmalah menjadi penting bagi kita. Sebab, di dalamnya ada harapan diturunkannya keberkahan dari langit, diberikan kemudahan, kebaikan, dan kesuksesan dalam setiap aktivitas yang kita lakukan.

Rabu, 19/02/2020 17:22 0

Indonesia

ACT: Pengungsi Suriah Tak Siap Hadapi Musim Dingin

Ibnu khajar mengatakan bahwa Palestina, Suriah dan beberapa daerah-daerah yang lainnya saat ini sedang menghadapi musim dingin.

Rabu, 19/02/2020 14:07 0

Indonesia

UBN: Advokasi Terharap Palestina Jangan Pernah Berhenti

Ustadz Bachtiar Nasir menyebut permasalahan Palestina saat ini harus dijadikan momentum persatuan bangsa Indonesia.

Rabu, 19/02/2020 13:29 0

Close