... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komponen Drone Milik Pemberontak Hutsi Cocok dengan Buatan Iran

Foto: Foto Februari 2017 yang disediakan oleh Conflict Armament Research ini menunjukkan giroskop yang ditemukan dari pesawat Qasef-1. (AP)

KIBLAT.NET, Sana’a – Sebuah komponen kecil di dalam drone yang menargetkan jantung industri minyak Arab Saudi dan berada di gudang senjata milisi pemberontak Hutsi memiliki kecocokan dengan drone Iran di Afghanistan dan Irak.

“Giroskop ini hanya ditemukan di dalam drone yang diproduksi oleh Iran,” kata Conflict Armament Research dalam sebuah laporan hari Rabu.

Sebelumnya, laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang mengatakan para ahli melihat giroskop serupa dari drne Iran yang diperoleh militer AS di Afghanistan, serta dalam rudal jelajah yang disita di Laut Arab menuju Yaman.

Dari sini, Iran dihubungkan dengan serangan yang mengurangi separuh produksi minyak Arab Saudi sejak Perang Teluk 1991. Arab Saudi dan AS menganggap Iran bertanggung jawab atas serangan itu.

Penemuan ini juga memunculkan dugaan kuat bahwa Iran mempersenjatai pemberontak Hutsi dalam perang Yaman.

“Giroskop ini … kita sudah melihatnya cukup banyak dalam bahan yang diproduksi Iran. Dapat dengan yakin dikatakan bahwa bahan tersebut dipasok dari Iran,” kata Jonah Leff dari Conflict Penelitian Persenjataan kepada The Associated Press.

Misi Iran di PBB menolak untuk menanggapi pertanyaan dari AP. Sementara Resolusi Dewan Keamanan PBB melarang pengiriman senjata ke Hutsi.

Giroskop adalah alat yang membantu mengarahkan dan mengarahkan drone atau rudal ke sasarannya. Giroskop yang dimaksud tidak memiliki nama pabrikan dan setidaknya memiliki dua versi berlabel V9 dan V10. Nomor seri empat digit mereka juga muncul berurutan, menunjukkan produsen yang sama.

BACA JUGA  Krisis, Keledai Gantikan Fungsi Mobil di Yaman

“Drone Qasef-1 milik Hutsi membawa giroskop V10, yang “identik” dengan yang ditemukan di drone Ababil-3 buatan Iran, yang ditemukan kelompok ISIS di Irak,” kata Conflict Armament Research.

“Ahli menemukan versi V9 dari giroskop di drone, atau kendaraan udara tak berawak, yang digunakan dalam serangan September di Abqaiq, rumah dari fasilitas pemrosesan minyak penting untuk Arab Saudi,” kata laporan PBB.

“Menurut para ahli UAV yang akrab dengan teknologi ini, giroskop vertikal semacam itu belum diamati di UAV selain yang diproduksi oleh Iran,” kata Conflict Armament Research dalam laporannya.

Laporan PBB hanya mengatakan bahwa “produsen giroskop masih belum diketahui.” Namun, PBB menemukan giroskop V10 serupa “di antara puing-puing Samad dan Qasef UAV, yang telah digunakan oleh pasukan Houtsi.”

PBB juga mengatakan para ahli melihat giroskop V9 dipajang di Washington pada layar militer yang menunjukkan Shahed-123 Iran. Menurut para pejabat Amerika drone itu didapati jatuh di Afghanistan pada Oktober 2016.

Gambar giroskop cocok dengan yang ada dalam laporan Conflict Armament Research. Giroskop serupa dapat dilihat di dalam rudal jelajah yang disita Angkatan Laut AS dalam serangan November pada kapal pengiriman dhow tradisional di Laut Arab. Terminal komputer juga disita dengan rudal, kemungkinan digunakan dengan senjata, mengandung karakter tulisan Farsi pada keyboard-nya.

AS dan koalisi pimpinan Saudi telah lama mengatakan bahwa Iran memasok senjata ke pemberontak Hutsi, mulai dari senapan serbu hingga rudal balistik yang ditembakkan ke Kerajaan. Angkatan Laut AS mengumumkan penemuan senjata baru di atas kapal bulan ini, tetapi tidak jelas apakah giroskop yang sama ada di dalam rudal yang ditemukan dalam penemuan ini.

BACA JUGA  Krisis, Keledai Gantikan Fungsi Mobil di Yaman

Sumber: Aawsat
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Soal Anak Eks ISIS, KPAI: Pemerintah Wajib Berikan Perlindungan Khusus Terhadap Anak Korban Jaringan Terorisme

Susanto menyebutkan bahwa Pemerintah telah memutuskan akan adanya ruang bagi anak eks ISIS untuk dipulangkan.

Kamis, 20/02/2020 13:53 0

Indonesia

GNPF Ulama Ajak Korban Mega Korupsi Ikut Aksi 21 Februari

Ummat lintas agama dan para korban asuransi Jiwasraya, Asabri dan lainnya diimbau terlibat dan ikut aksi Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI

Kamis, 20/02/2020 13:53 0

Indonesia

Puan Ragukan Pihak yang Kritisi Omnibus Law

Ketua DPR RI, Puan Maharani meragukan pihak yang mengkritisi draft Omnibus Law.

Kamis, 20/02/2020 13:17 0

Indonesia

Puan Sebut Islam Moderat Harus Dikedepankan

Putri Megawati Soekarnoputri ini mengungkapkan bahwa para pendiri bangsa sudah mewariskan alat pemersatu, yaitu Pancasila.

Kamis, 20/02/2020 13:01 0

Video News

Pilu, Bayi-bayi Suriah Kedinginan, Mati Membeku

Musim dingin yang datang melengkapi cerita pilu rakyat Suriah yang sebagian harus mengungsi di negeri sendiri.

Rabu, 19/02/2020 21:11 0

Indonesia

Di Hadapan Wantim MUI, Puan Maharani: Saya dari Keluarga Aktivis Islam

Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia menerima kunjungan dan silaturahmi ketua DPR-RI, Puan Maharani. Dalam pemaparannya, Puan menyebut dirinya tidak asing dalam lingkungan ulama dan cendekiawan Islam.

Rabu, 19/02/2020 18:14 0

Indonesia

Ini Fokus Bantuan ACT untuk Pengungsi Suriah di Musim Dingin

Memasuki musim dingin di wilayah Suriah, para pengungsi tentunya memerlukan sejumlah bantuan untuk bertahan hidup. Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar mengatakan bahwa bantuan untuk Suriah yang menjadi fokus utama dari ACT adalah bantuan pangan, pakaian hangat, dan bahan bakar.

Rabu, 19/02/2020 17:49 0

Manhaj

Syarh Tsalatsatul Ushul (1): Berkah di Balik Ucapan Basmalah

Karena itu, berupaya untuk mengawali aktivitas positif dengan basmalah menjadi penting bagi kita. Sebab, di dalamnya ada harapan diturunkannya keberkahan dari langit, diberikan kemudahan, kebaikan, dan kesuksesan dalam setiap aktivitas yang kita lakukan.

Rabu, 19/02/2020 17:22 0

Indonesia

ACT: Pengungsi Suriah Tak Siap Hadapi Musim Dingin

Ibnu khajar mengatakan bahwa Palestina, Suriah dan beberapa daerah-daerah yang lainnya saat ini sedang menghadapi musim dingin.

Rabu, 19/02/2020 14:07 0

Indonesia

UBN: Advokasi Terharap Palestina Jangan Pernah Berhenti

Ustadz Bachtiar Nasir menyebut permasalahan Palestina saat ini harus dijadikan momentum persatuan bangsa Indonesia.

Rabu, 19/02/2020 13:29 0

Close