... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kawanan Belalang Serang Tanaman di Seluruh Wilayah Saudi

Foto: Belalang

KIBLAT.NET, Riyadh – Belalang telah menyebar di setiap wilayah Kerajaan Arab Saudi. Serangga datang dari negara-negara terdekat. Kerajaan berusaha untuk membatasi penyebaran hewan tersebut.

Pemerintah Saudi telah menggandakan penyemprotan udara harian untuk melawan belalang.

Mohammad Al-Shammrani, direktur memerangi belalang dan wabah di Kementerian Lingkungan Hidup, Pertanian dan Air, mengatakan bahwa kawanan itu berasal dari Afrika Timur.

“Kami telah memerangi belalang setiap hari dari awal Januari hingga akhir. Kami memusnahkan generasi pertama kawanan, yang menyerang Jazan sampai ke wilayah Mekkah. Kami menargetkan dua kawanan belalang di Qunfodah dan Al-Leith,” katanya.

Belalang merah termasuk ganas dan memakan tanaman. Mereka menyerang tanaman di Jazan, Asir, Al-Baha, Al-Leith, Qunfodah dan Mekkah. Kondisi lingkungan di wilayah ini memungkinkan belalang cepat tumbuh dewasa dan bertelur.

“Kawanan baru memasuki Kerajaan dari negara-negara terdekat seperti Eretria, Ethiopia, Somalia, Yaman, Oman, dan India. Mereka memasuki Najran dari Yaman dan beberapa dari mereka mencapai wilayah Asir dan Riyadh,” jelasnya.

Banyaknya belalang dan kecepatan angin membantu kawanan menyebar di daerah-daerah seperti Al-Qassim, Hail dan Provinsi Timur. Tim-tim khusus bekerja tanpa henti untuk memantau pergerakan gerombolan dan melakukan penyemprotan udara.

Efek dari belalang pada tanaman dapat merusak jika tidak ditangani cepat. Mereka dapat merusak tanaman dalam beberapa menit.

Al-Shammrani mengatakan penyemprotan telah diintensifkan di musim semi dan musim dingin dan dari pantai selatan ke pantai barat serta pantai utara Laut Merah.

BACA JUGA  Hari Pertama Haji saat Pandemi: 1.000 Jamaah Tiba di Mina

“Kami menggunakan pesawat penyemprot di daerah dan medan yang kasar. Semua insektisida disetujui oleh Organisasi Pangan dan Pertanian,” katanya.

Belalang cenderung berkembang biak selama hujan dan cuaca buruk, terutama di daerah gurun dan kelembaban tinggi. Ada tujuh negara yang terkenal karena memiliki banyak belalang: Eritrea, Ethiopia, Sudan, Yaman, Oman, Arab Saudi, dan Somalia.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ACT: Pengungsi Suriah Tak Siap Hadapi Musim Dingin

Ibnu khajar mengatakan bahwa Palestina, Suriah dan beberapa daerah-daerah yang lainnya saat ini sedang menghadapi musim dingin.

Rabu, 19/02/2020 14:07 0

Indonesia

UBN: Advokasi Terharap Palestina Jangan Pernah Berhenti

Ustadz Bachtiar Nasir menyebut permasalahan Palestina saat ini harus dijadikan momentum persatuan bangsa Indonesia.

Rabu, 19/02/2020 13:29 0

Indonesia

Ini Sederet Program Kontra Radikalisme Ala Kemenag

Menteri Agama Fachrul Rozi menyebut sejumlah indikasi menunjukan adanya peningkatan semangat keberagamaan ekstrim dan eksklusif yang bertentangan dengan semangat kebangsaan dan kemajemukan Indonesia.

Rabu, 19/02/2020 10:53 0

Indonesia

Bamsoet Sebut Tak Masalah Anak Pejabat Maju Pemilu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa di alam demokrasi yang dimasuki Indonesia, setiap orang berhak dan bebas mengikuti kompetisi politik untuk mendapatkan kepercayaan rakyat.

Rabu, 19/02/2020 10:41 0

Indonesia

Kemenag Perkuat Komitmen Anti Korupsi

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan ada lima aspek terobosan yang dicanangkan sepanjang 2019-2020.

Rabu, 19/02/2020 10:23 0

Indonesia

Forum Perlemen Muslim Internasional Kokohkan Keberpihakan Pada Empat Isu Krusial

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini yang juga Wakil Ketua IIFP mengungkapkan bahwa ada empat point yang dihasilkan pada pertemuan kali ini.

Selasa, 18/02/2020 23:31 0

Kiblatorial

Editorial: Kita yang Turut Membunuh Mereka

Kita ini masyarakat biasa. Melalui gawai yang tak pernah lepas dari genggaman, kita tahu hari-hari ini di Suriah banyak anak-anak mati beku.

Selasa, 18/02/2020 23:12 3

Indonesia

Dianggap Salah Ketik, Ini Pasal Omnibus Law yang Mungkinkan Pemerintah Ubah UU

Dalam draf RUU Cipta Kerja dicantumkan bahwa pemerintah pusat berwenang mengubah ketentuan dalam Undang-undang.

Selasa, 18/02/2020 14:41 0

Indonesia

Draf Omnibus Law: Impor Jadi Sumber Peyediaan Pangan Dalam Negeri

Pemerintah berencana menjadikan impor pangan sebagai sumber penyediaan pangan dalam negeri.

Selasa, 18/02/2020 14:05 0

Indonesia

Komentari Agama dan Konstitusi, Komisi VIII: Kepala BPIP Jangan Cari Perkara

Anggota Komisi VIII DPR RI, Buchori Yusuf mengatakan bahwa Yudian Wahyudi lebih baik mundur dari ketua BPIP.

Selasa, 18/02/2020 00:26 0

Close