... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Sederet Program Kontra Radikalisme Ala Kemenag

Foto: Menag Fachrul Razi

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama Fachrul Rozi menyebut sejumlah indikasi menunjukan adanya peningkatan semangat keberagamaan ekstrim dan eksklusif yang bertentangan dengan semangat kebangsaan dan kemajemukan Indonesia. Hal ini bahkan diindikasi sudah masuk pada kalangan Apartur Sipil Negara.

Menurutnya, Kementerian Agama bersama jajaran Kabinet Indonesia-Maju di awal kerjanya mencoba melakukan upaya preventif. Salah satunya dengan menerbitkan Surat Keputusan Bersama tentang Penanganan Radikalisme ASN dalam rangka Penguatan Wawasan Kebangsaan pada ASN, pada 12 November 2019.

“SKB ini menjadi upaya bersama 11 Kementerian dan Pimpinan Lembaga, termasuk di dalamnya Kementerian Agama,” ucap Menag dalam jumpa pers di Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/02/2020).

Menag menyebut ada 11 jenis pelanggaran yang diatur dalam SKB Penanganan Radikalisme ASN, salah satunya penyampaian pendapat. Baik lisan maupun tulisan dalam format teks, gambar, audio, atau video, melalui media sosial yang bermuatan ujaran kebencian terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.

“Sejumlah upaya lain yang telah dilakukan Kemenag dalam penguatan moderasi beragama di antaranya menyelesaikan review 155 buku pelajaran agama Islam untuk memperkuat pemahaman moderasi beragama para siswa, penguatan pendidikan karakter, dan pendidikan anti korupsi. Buku ini akan mulai digunakan pada tahun ajaran 2020/2021,” ujarnya.

Kemudian, pembelajaran tentang khilafah yang dulunya menekankan aspek Fiqih, ke depan akan lebih menitikberatkan pada kajian sejarah sehingga diharapkan lebih kontekstual. Selanjutnya, diklat 160 instruktur moderasi beragama, terdiri dari 60 dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan 100 Ketua Dema/BEM PTKI.

BACA JUGA  WNI Selamat dari Ledakan di Lebanon

“Kemenag juga mendirikan rumah moderasi beragama di sejumlah PTKI. Misalnya UIN Bandung, IAIN Pekalongan, UIN Walisongo Semarang, STAIN Kepulauan Riau, dan IAIN Bengkulu,” paparnya.

Jajarannya pun meluncurkan Program Pencegahan Radikalisme bagi pendidikan dan tenaga kependidikan seperti Guru, Kepala Madrasah, TU Madrasah, dan Pengawas Madrasah. Program ini bekerjasama dengan Setara Institute. Hal Ini sudah dilakukan di Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kota Malang, dan Kabupaten Malang.

Kemenag juga mengadakan Kemah lintas paham keagamaan Islam. Kegiatan ini disebut Menag menjadi ikhtiar kementerian agama untuk memperkuat jalinan Ukhuwah Islamiyah dan meminimalisir potensi konflik.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Gerakan Subuh Berjamaah, Bentuk Perlawanan Baru Warga Palestina terhadap Israel

Jumlah jamaah semakin meningkat setelah kampanye itu mendapatkan dukungan dari gerakan Islam Hamas, yang memiliki pengaruh di masjid-masjid, terutama di kota-kota di mana banyak pendukung gerakan.

Rabu, 19/02/2020 08:04 0

Palestina

Ditembak Pasukan Israel, Bocah Palestina Berusia 8 Tahun Kehilangan Mata Kirinya

Malek Issa sedang pulang sekolah ketika peluru pasukan Israel menembus matanya.

Rabu, 19/02/2020 03:38 0

Kiblatorial

Editorial: Kita yang Turut Membunuh Mereka

Kita ini masyarakat biasa. Melalui gawai yang tak pernah lepas dari genggaman, kita tahu hari-hari ini di Suriah banyak anak-anak mati beku.

Selasa, 18/02/2020 23:12 3

China

Laporan Investigasi: China Kurung Uighur Atas Dasar Agama

Cetak biru yang diperoleh oleh Konsorsium Internasional Investigative Journalists, termasuk dari AP, menunjukkan bahwa pusat-pusat itu adalah kamp pendidikan ulang ideologis dan dijalankan secara rahasia.

Selasa, 18/02/2020 17:01 0

Lebanon

Pakai Produk Buatan AS, Putra Hassan Nasrallah Disorot

Menanggapi kritikan itu, dia mengatakan, "Saya tidak membeli produk Amerika, bahkan iPhone saya berencana untuk menjual."

Selasa, 18/02/2020 15:08 0

Suriah

Masih Memanas, Begini Situasi Pertempuran di Idlib

Serangan artileri berat Turki dan roket oposisi menghantam lima benteng tentara di dekat pangkalan udara al-Nayrab di timur Idlib.

Selasa, 18/02/2020 14:54 0

Turki

Turki Kembali Perintahkan 228 Penangkapan Terkait Kudeta 2016

Jaksa penuntut Turki yang menyelidiki Kementerian Kehakiman dan Militer pada Selasa (18/02/2020) memerintahkan penangkapan 228 orang atas dugaan terkait dengan jaringan, yang dianggap Ankara menjadi dalang kudeta 2016, seperti dilaporkan kantor berita Anadolu.

Selasa, 18/02/2020 14:51 0

Eropa

12 Teroris Ditangkap, Rencanakan Aksi Mirip di Masjid Christchurch

Anggota kelompok sayap kanan yang ditangkap di Jerman sedang merencanakan serangan besar-besaran ke masjid-masjid mirip dengan aksi yang dilakukan di Selandia Baru tahun lalu.

Senin, 17/02/2020 11:37 0

Opini

Pernyataan Kepala BPIP Benar-benar Bermasalah

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Yudian Wahyudi baru-baru ini menyatakan bahwa ormas dan partai politik yang berasaskan Islam itu membunuh pancasila secara administrasi, ia juga menggegerkan publik dengan pernyataannya bahwa musuh terbesar pancasila itu agama, sebagaimana yang dimuat di media online detik.com pada Rabu (12/02/2020).

Senin, 17/02/2020 11:30 0

Suriah

Oposisi Gunakan Tank Rezim Suriah dalam Pertempuran Aleppo

Pejuang oposisi Suriah menggunakan tank T-90 milik pasukan Bashar Assad yang diperoleh dalam pertempuran baru-baru ini di provinsi Aleppo.

Senin, 17/02/2020 11:12 0

Close