... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditembak Pasukan Israel, Bocah Palestina Berusia 8 Tahun Kehilangan Mata Kirinya

Foto: Pasukan Israel

KIBLAT.NET, Yerusalem – Seorang bocah Palestina bernama Malek Issa harus kehilangan mata kirinya akibat terkena peluru yang ditembakan oleh pasukan Israel.

“Cedera Malek (Issa) sangat kritis. Ia berhasil lolos dari kematian, tetapi harus kehilangan pengelihatan mata kirinya,”kata ayah Malek dalam sebuah video yang dirilis oleh NGO Wadi Hilweh.

Dalam video tersebut, ayah Malek mengatakan bahwa terjadi pendarahan internal di mata kiri bocah berusia 8 tahun tersebut.

“Dia telah pulih dari cedera otak, tetapi dia tidak akan melihat lagi di mata kirinya bahkan jika matanya tidak diangkat, karena ada pendarahan internal,”ujarnya.

“Ada risiko dalam pengangkatan mata jika rumah sakit tidak dapat menyembuhkan luka internal di mata kiri,”tambah ayah Malek Issa.

Malek diketahui terluka pada Sabtu lalu di wilayah Isawiya, Yerusalem. Ia sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah bersama saudara-saudaranya, ketika peluru pasukan Israel yang tengah terlibat konfrontasi menembus mata kirinya.

 

Reporter: Qoid

Sumber: Anadolu

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Forum Perlemen Muslim Internasional Kokohkan Keberpihakan Pada Empat Isu Krusial

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini yang juga Wakil Ketua IIFP mengungkapkan bahwa ada empat point yang dihasilkan pada pertemuan kali ini.

Selasa, 18/02/2020 23:31 0

Editorial

Editorial: Kita yang Turut Membunuh Mereka

Kita ini masyarakat biasa. Melalui gawai yang tak pernah lepas dari genggaman, kita tahu hari-hari ini di Suriah banyak anak-anak mati beku.

Selasa, 18/02/2020 23:12 3

Indonesia

Dianggap Salah Ketik, Ini Pasal Omnibus Law yang Mungkinkan Pemerintah Ubah UU

Dalam draf RUU Cipta Kerja dicantumkan bahwa pemerintah pusat berwenang mengubah ketentuan dalam Undang-undang.

Selasa, 18/02/2020 14:41 0

Indonesia

Draf Omnibus Law: Impor Jadi Sumber Peyediaan Pangan Dalam Negeri

Pemerintah berencana menjadikan impor pangan sebagai sumber penyediaan pangan dalam negeri.

Selasa, 18/02/2020 14:05 0

Indonesia

Komentari Agama dan Konstitusi, Komisi VIII: Kepala BPIP Jangan Cari Perkara

Anggota Komisi VIII DPR RI, Buchori Yusuf mengatakan bahwa Yudian Wahyudi lebih baik mundur dari ketua BPIP.

Selasa, 18/02/2020 00:26 0

Indonesia

Menag: Tidak Ada “Hutang Budi” dalam Setiap Jabatan di Kemenag

Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan tidak ada hutang budi dalam setiap pengangkatan jabatan di Kementerian Agama. Hal ini disampaikan Menag saat melantik enam pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), di Operation Room Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Senin, 17/02/2020 16:27 0

Indonesia

Klaim PDIP Partai Besar, Risma Ajak Milenial Tak Ragu Bergabung

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengajak anak-anak muda di Kota Surabaya, Jawa Timur agar bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Senin, 17/02/2020 14:13 1

Indonesia

Amnesty International Indonesia Minta Anak Eks ISIS Dipulangkan

Menurutnya, jika merujuk hukum internasional maka anak-anak harus dipulangkan.

Senin, 17/02/2020 13:09 0

Indonesia

AII: Ancaman Eks ISIS Seharusnya Ditangani Secara Proporsional

Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengatakan bahwa Pemerintah memang tidak berkewajiban memulangkan eks ISIS

Senin, 17/02/2020 12:43 0

Indonesia

Terkait Kepulangan WNI Eks Wuhan, Menko PMK: Masyarakat Tidak Perlu Khawatir

Pemerintah memastikan proses pengembalian 238 warga negara Indonesia (WNI) dari Natuna ke daerah masing-masing berjalan lancar dan semua WNI dalam keadaan sehat. Mereka merupakan WNI yang dievakusi Pemerintah Indonesia dari Wuhan, China karena wabah corona yang menjangkiti wilayah tersebut. Sebelum pulang ke daerah masing-masing, melewati harus masa observasi selama 14 hari di wilayah Natuna.

Senin, 17/02/2020 12:42 0

Close