... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bamsoet Sebut Tak Masalah Anak Pejabat Maju Pemilu

Foto: Bambang Soesatyo

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa di alam demokrasi yang dimasuki Indonesia, setiap orang berhak dan bebas mengikuti kompetisi politik untuk mendapatkan kepercayaan rakyat. Karena kedaulatan ada di tangan rakyat, sehingga baik anak, menantu, ponakan atau istri pejabat maupun tokoh politik memiliki hak yang sama untuk maju dalam kontestasi politik.

“Yang tak boleh adalah menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi, keluarga, dan golongan demi memenangkan pemilihan. Tak ada yang salah jika rakyat menganggap orang tersebut mampu, walaupun latar belakangnya dia anak seorang pejabat. Jika orang tersebut menggunakan fasilitas kekuasaan untuk kepentingan memenangkan pemilihan, bisa diproses di Bawaslu,” ujar Bamsoet dalam rilisnya.

Mantan Ketua DPR RI 2014-2019 ini mencontohkan, di Amerika Serikat saja sebagai negara yang sering dipandang leluhurnya demokrasi, sering ditemukan seorang anak mengikuti jejak orang tuanya berjuang di jalur politik.

Sebagaimana ditunjukan Presiden Amerika Serikat ke-43 George Walker Bush Jr yang mengikuti jejak ayahnya George H.W Bush Sr yang terlebih dahulu menjadi Presiden Amerika Serikat ke-41. Begitupun Hillary Clinton, istri Presiden Amerika Serikat ke-42 Bill Clinton, yang punya kiprah luar biasa bukan hanya dalam perpolitikan Amerika melainkan juga dunia.

“Karena itu, tidak ada yang salah dari anggota keluarga yang ikut terjun ke politik. Sebagai sebuah bangsa, tugas kita bukanlah menghalangi warga negara maju dalam pencalonan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Tugas kita adalah mengedukasi masyarakat agar tak salah memilih pemimpin. Masyarakat yang cerdas akan memilih pemimpin yang berkualitas. Karena pada akhirnya, semua ditentukan oleh rakyat saat menggunakan hak pilihnya di bilik suara,” jelas Bamsoet.

BACA JUGA  Masih Banyak Masjid Mewah Tak Ramah Disabilitas

Wakil Ketua Umum SOKSI ini justru memperingatkan bahwa yang menjadi masalah dalam sistem perpolitikan kita bukanlah terlibatnya anggota keluarga dalam politik. Melainkan ‘perselingkuhan’ antara penguasa dengan pemilik modal yang bisa saja mewakili kepentingan asing. Bahkan yang lebih parah, pemilik modal lah yang melalui orang-orangnya bisa mempengaruhi kebijakan partai politik.

“Tugas penguasa adalah mendistribusikan keadilan secara merata kepada seluruh anak bangsa. Perselingkuhan antara penguasa dengan pemilik modal dan kepentingan asing, membuat distribusi keadilan sosial maupun ekonomi menjadi jomplang. Akibatnya, hanya segelintir orang yang menikmati kue pembangunan, sedang yang lain terpinggirkan. Inilah justru yang harus disoroti,” terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga menyoroti bahaya lain dari high cost political dalam pemilihan umum maupun Pilkada. Memang sudah ada sebagian masyarakat yang tak bisa diimingi dengan rupiah, dan lebih senang memperdebatkan ide dan gagasan si calon. Namun disisi lain, kita juga tak bisa menutup mata terhadap masih banyaknya rakyat yang justru semakin pragmatis.

“Akibarnya, tak jarang kandidat dan partai politik tersandera. Ini seperti lingkaran setan yang tak jelas ujung dan akhirnya. Karenanya, menjadi tugas para stake holder dan lembaga kajian intelektual untuk ikut serta mengedukasi rakyat sebagai pondasi demokrasi,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Gerakan Subuh Berjamaah, Bentuk Perlawanan Baru Warga Palestina terhadap Israel

Jumlah jamaah semakin meningkat setelah kampanye itu mendapatkan dukungan dari gerakan Islam Hamas, yang memiliki pengaruh di masjid-masjid, terutama di kota-kota di mana banyak pendukung gerakan.

Rabu, 19/02/2020 08:04 0

Palestina

Ditembak Pasukan Israel, Bocah Palestina Berusia 8 Tahun Kehilangan Mata Kirinya

Malek Issa sedang pulang sekolah ketika peluru pasukan Israel menembus matanya.

Rabu, 19/02/2020 03:38 0

Kiblatorial

Editorial: Kita yang Turut Membunuh Mereka

Kita ini masyarakat biasa. Melalui gawai yang tak pernah lepas dari genggaman, kita tahu hari-hari ini di Suriah banyak anak-anak mati beku.

Selasa, 18/02/2020 23:12 3

China

Laporan Investigasi: China Kurung Uighur Atas Dasar Agama

Cetak biru yang diperoleh oleh Konsorsium Internasional Investigative Journalists, termasuk dari AP, menunjukkan bahwa pusat-pusat itu adalah kamp pendidikan ulang ideologis dan dijalankan secara rahasia.

Selasa, 18/02/2020 17:01 0

Lebanon

Pakai Produk Buatan AS, Putra Hassan Nasrallah Disorot

Menanggapi kritikan itu, dia mengatakan, "Saya tidak membeli produk Amerika, bahkan iPhone saya berencana untuk menjual."

Selasa, 18/02/2020 15:08 0

Suriah

Masih Memanas, Begini Situasi Pertempuran di Idlib

Serangan artileri berat Turki dan roket oposisi menghantam lima benteng tentara di dekat pangkalan udara al-Nayrab di timur Idlib.

Selasa, 18/02/2020 14:54 0

Turki

Turki Kembali Perintahkan 228 Penangkapan Terkait Kudeta 2016

Jaksa penuntut Turki yang menyelidiki Kementerian Kehakiman dan Militer pada Selasa (18/02/2020) memerintahkan penangkapan 228 orang atas dugaan terkait dengan jaringan, yang dianggap Ankara menjadi dalang kudeta 2016, seperti dilaporkan kantor berita Anadolu.

Selasa, 18/02/2020 14:51 0

Eropa

12 Teroris Ditangkap, Rencanakan Aksi Mirip di Masjid Christchurch

Anggota kelompok sayap kanan yang ditangkap di Jerman sedang merencanakan serangan besar-besaran ke masjid-masjid mirip dengan aksi yang dilakukan di Selandia Baru tahun lalu.

Senin, 17/02/2020 11:37 0

Opini

Pernyataan Kepala BPIP Benar-benar Bermasalah

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Yudian Wahyudi baru-baru ini menyatakan bahwa ormas dan partai politik yang berasaskan Islam itu membunuh pancasila secara administrasi, ia juga menggegerkan publik dengan pernyataannya bahwa musuh terbesar pancasila itu agama, sebagaimana yang dimuat di media online detik.com pada Rabu (12/02/2020).

Senin, 17/02/2020 11:30 0

Suriah

Oposisi Gunakan Tank Rezim Suriah dalam Pertempuran Aleppo

Pejuang oposisi Suriah menggunakan tank T-90 milik pasukan Bashar Assad yang diperoleh dalam pertempuran baru-baru ini di provinsi Aleppo.

Senin, 17/02/2020 11:12 0

Close