... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Eks Presiden Sudan Diadili Atas Tuduhan Pendanaan Terorisme

Foto: Presiden Sudan, Omar Al-Bashir.

KIBLAT.NET, Khartoum – Mantan Presiden Sudan Omar al-Bashir menghadapi tuduhan baru korupsi, pencucian uang dan pendanaan terorisme. Demikian kata jaksa agung negara itu menurut lapor Anadolu Agency.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad (16/02/2020), jaksa agung mengatakan al-Bashir memberikan kesaksian dalam penyelidikan tentang beberapa pejabat pemerintah yang “membiayai organisasi Ikhwanul Muslimin dan kelompok teroris internasional lainnya”.

Mantan presiden itu juga ditanyai mengenai tuduhan pencucian uang dan dugaan kepemilikan uang ilegal sehubungan dengan penjualan perusahaan telekomunikasi Mobitel dan MTN kepada investor asing.

Al-Bashir, yang memerintah Sudan sejak 1989, digulingkan oleh militer pada April 2019 setelah berlangsung protes massa.

Pada bulan Desember, Al-Bashir dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena korupsi. Dia juga menghadapi tuduhan merusak konstitusi atas kudeta militer 1989 yang dipimpinnya.

Pekan lalu, pemerintah transisi Sudan setuju untuk menyerahkan al-Bashir ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan perang di provinsi Darfur barat.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Pakar Pidana: Eks ISIS Bisa Jadi Batu Uji Deradikalisasi

Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan tidak memulangkan WNI eks ISIS maupun yang terlibat jaringan teroris lainnya di luar negeri.

Senin, 17/02/2020 00:31 0

Indonesia

MIUMI: Ucapan Kepala BPIP Soal Pancasila Berpotensi Memecah Belah Bangsa

Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menganggap pernyataan Kepala BPIP, Prof. Yudian Wahyudi adalah pernyataan yang membahayakan

Ahad, 16/02/2020 15:25 0

Indonesia

Gaza Masih Diblokade, Amerika Dinilai Tak Pantas Bicara Perdamaian

Koordinator lapangan (KORLAP) Aksi Bela Baitul Maqdis, Joko Oscar dengan tegas menolak usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait dengan perdamaian Palestina atau lebih dikenal dengan “Deal of Century”.

Ahad, 16/02/2020 15:16 0

Indonesia

Kementerian Agama Tengah Siapkan Regulasi Turunan UU Pesantren

Menag memaparkan, jumlah pesantren hingga tahun 2020 ini tercatat sebanyak 28.194 pesantren dengan 5 juta santri mukim (asrama).

Sabtu, 15/02/2020 02:53 0

Indonesia

Muhammadiyah: Ada Faktor Teologis Dalam Fenomena Kerajaan Baru

Menurut Ziyad, faktor teologis inilah salah satunya yang membuat masyarakat banyak yang terhasut.

Sabtu, 15/02/2020 02:36 0

Info Event

Ikuti! Dauroh Fiqh “Matan Abi Syuja'” Bersama MADINA

📜 UNDANGAN Dauroh Matan Abi Syuja’ 👳 PEMATERI Syaikh Su’ud Al-Jadhi” 📆 WAKTU Kamis-Senin 05-09...

Jum'at, 14/02/2020 18:32 0

Artikel

Mengenal Ulama Bersama KH. Hasyim Asy’ari

Kata ulama “mendadak” menjadi kata yang biasa diucapkan dalam keseharian umat Islam di Indonesia. Tenarnya istilah ulama di ruang publik umat Islam Indonesia sejatinya bukan tanpa kritik. Tentu ada pihak-pihak yang kurang sreg dengan hal tersebut.

Jum'at, 14/02/2020 16:57 0

Indonesia

Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Kepala BPIP

Menurut Azhar, diskursus relasi Pancasila dan agama secara objektif memang kerap hadir dalam lapis historis perjalanan bangsa.

Kamis, 13/02/2020 13:46 0

Indonesia

Sebut Agama Musuh Pancasila, KAMMI Anggap BPIP Bikin Gaduh

Elevan pun mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencopot Yudian yang baru dilantik pekan lalu itu.

Kamis, 13/02/2020 13:37 0

Indonesia

Terorisme Tidak Sebesar ISIS Kecuali Ada Negara yang Mengizinkannya

Pengamat Hubungan Internasional, Dinna Wisnu menilai bahwa ada pihak tertentu yang membiarkan ISIS berkembang dengan cepat dan besar

Kamis, 13/02/2020 13:12 0

Close
CLOSE
CLOSE