... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Oposisi Suriah Tembak Jatuh Helikopter Rezim

Foto: Potongan video detik-detik helikopter militer rezim Suriah jatuh ditembak di Idlib pada Selasa (11/02/2020)

KIBLAT.NET, Idlib – Pejuang oposisi Suriah kebali menebak jatuh helikopter militer rezim. Ini merupakan helikopter kedua yang berhasil dijatuhkan dalam sepekan terakhir.

Kantor berita resmi rezim Suriah, SANA, seperti dilansir AFP pada Jumat (14/02/2020), melaporkan bahwa salah satu helikopter militer kami terkena rudal musuh di pedesaan barat Aleppo, dekat daerah Urm Al-Kubra, tempat organisasi teroris bersenjata yang didukung oleh Turki beroperasi.

“Ini menyebabkan jatuhnya helikopter dan kematian awaknya,” imbuh media pemerintah itu, tanpa menyebutkan rincian lebih lanjut.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengindikasikan bahwa dua “pilot” telah terbunuh dan tubuh mereka ditemukan.

Untuk bagiannya, Kantor Berita Anadolu Agency (AA) mengonfirasi penembakan itu, tetapi tanpa memberikan rincian.

Ini merupakan helikopter kedua yang berhasil ditembak jatuh dalam sepekan ini. Selasa lalu, sebuah helikopter militer Suriah ditembak jatuh oleh sebuah rudal yang juga dikaitkan dengan pasukan Turki di pedesaan Idlib yang berdekatan, menurut SOHR. Surat kabar Suriah Al-Watan melaporkan pada saat itu bahwa tiga anggota awak tewas.

Untuk bagiannya, media Turki menghubungkan tanggung jawab insiden tersebut dengan pejuang yang setia kepada Ankara.

Ketegangan meningkat antara Damaskus dan Ankara, yang mendesak rezim untuk menghentikan ofensifnya terhadap Idlib dan daerah sekitarnya. Bulan ini, konfrontasi yang belum pernah terjadi sebelumnya terjadi antara tentara Turki dan pasukan Suriah di barat laut negara itu.

BACA JUGA  Seorang Tentara Suriah "Menghilang" Usai Lamar Putri Assad Via Online

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kementerian Agama Tengah Siapkan Regulasi Turunan UU Pesantren

Menag memaparkan, jumlah pesantren hingga tahun 2020 ini tercatat sebanyak 28.194 pesantren dengan 5 juta santri mukim (asrama).

Sabtu, 15/02/2020 02:53 0

Indonesia

Muhammadiyah: Ada Faktor Teologis Dalam Fenomena Kerajaan Baru

Menurut Ziyad, faktor teologis inilah salah satunya yang membuat masyarakat banyak yang terhasut.

Sabtu, 15/02/2020 02:36 0

Info Event

Ikuti! Dauroh Fiqh “Matan Abi Syuja'” Bersama MADINA

📜 UNDANGAN Dauroh Matan Abi Syuja’ 👳 PEMATERI Syaikh Su’ud Al-Jadhi” 📆 WAKTU Kamis-Senin 05-09...

Jum'at, 14/02/2020 18:32 0

Artikel

Mengenal Ulama Bersama KH. Hasyim Asy’ari

Kata ulama “mendadak” menjadi kata yang biasa diucapkan dalam keseharian umat Islam di Indonesia. Tenarnya istilah ulama di ruang publik umat Islam Indonesia sejatinya bukan tanpa kritik. Tentu ada pihak-pihak yang kurang sreg dengan hal tersebut.

Jum'at, 14/02/2020 16:57 0

Indonesia

Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Kepala BPIP

Menurut Azhar, diskursus relasi Pancasila dan agama secara objektif memang kerap hadir dalam lapis historis perjalanan bangsa.

Kamis, 13/02/2020 13:46 0

Indonesia

Sebut Agama Musuh Pancasila, KAMMI Anggap BPIP Bikin Gaduh

Elevan pun mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencopot Yudian yang baru dilantik pekan lalu itu.

Kamis, 13/02/2020 13:37 0

Indonesia

Terorisme Tidak Sebesar ISIS Kecuali Ada Negara yang Mengizinkannya

Pengamat Hubungan Internasional, Dinna Wisnu menilai bahwa ada pihak tertentu yang membiarkan ISIS berkembang dengan cepat dan besar

Kamis, 13/02/2020 13:12 0

Indonesia

Gus Yaqut Ragukan Data Menkopolhukam Soal WNI Eks ISIS

Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas meragukan data WNI eks ISIS yang disampaikan Menkopolhukam Mahfud MD.

Kamis, 13/02/2020 12:53 0

Indonesia

GISS: Sebut ISIS Eks WNI, Jokowi Akui ISIS Negara Berdaulat

Direktur Global Indonesia Strategic Studies (GISS) Fajar Shadiq menilai narasi yang digunakan oleh Jokowi kepada para pendukung ISIS yang berada di Suriah sebagai ISIS Eks WNI kontraproduktif.

Kamis, 13/02/2020 12:26 0

Indonesia

GP Ansor: Penanganan Terorisme Harus Libatkan Masyarakat

Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas menyoroti penanganan terorisme di Indonesia.

Kamis, 13/02/2020 12:11 0

Close