... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

WHO: Virus Corona Dapat Pengaruhi Dua Pertiga Populasi Dunia

Foto: Virus corona

KIBLAT.NET, Beijing – Virus corona baru yang secara resmi dinamai COVID-19, dapat mempengaruhi hingga dua pertiga populasi dunia. Demikian laporang Bloomberg dalam sebuah artikel Kamis (13/02/2020) malam, mengutip seorang spesialis yang bekerja untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Penasihat WHO Ira Longini, yang meneliti tentang penularan virus di China, mengatakan bahwa “melakukan isolasi dan karantina tidak akan menghentikan virus ini.”

“Kecuali perubahan transmisibilitas, pengawasan dan penahanan hanya dapat bekerja dengan baik,” lanjutnya.

Gabriel Leung, seorang profesor kesehatan masyarakat di Universitas Hong Kong, memiliki pandangan yang sama dengan Longini.

Ilmuwan itu juga memperingatkan bahwa hampir dua pertiga dari dunia dapat tertular virus “jika dibiarkan tidak terkendali.”

Angka kematian resmi China dalam kasus virus corona baru meningkat tajam pada hari yang sama ketika Singapura melaporkan lonjakan kasus virus tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa wabah ini jauh lebih buruk daripada yang dilaporkan.

Di tengah lonjakan tiba-tiba jumlah kematian yang disebabkan oleh virus corona baru di China. 242 kematian baru dilaporkan di Hubei dan ibukotanya, Wuhan, tempat puluhan juta orang dikarantina.

Sebanyak 14.840 orang dipastikan terinfeksi di Hubei saja, dengan kasus baru dan kematian meningkat sejauh ini. Di luar Hubei, ada 12 kematian lagi tetapi jumlah kasus baru turun pada hari kesembilan berturut-turut, dengan 312 pasien tambahan.

BACA JUGA  Kasus Virus Corona Mulai Muncul di Afrika Sub-Sahara

Selain meningkatnya jumlah kasus virus corona, Vietnam menempatkan 10.000 orang di bawah karantina setelah enam kasus COVID-19 ditemukan di beberapa desa.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Kepala BPIP

Menurut Azhar, diskursus relasi Pancasila dan agama secara objektif memang kerap hadir dalam lapis historis perjalanan bangsa.

Kamis, 13/02/2020 13:46 0

Indonesia

Sebut Agama Musuh Pancasila, KAMMI Anggap BPIP Bikin Gaduh

Elevan pun mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencopot Yudian yang baru dilantik pekan lalu itu.

Kamis, 13/02/2020 13:37 0

Indonesia

Terorisme Tidak Sebesar ISIS Kecuali Ada Negara yang Mengizinkannya

Pengamat Hubungan Internasional, Dinna Wisnu menilai bahwa ada pihak tertentu yang membiarkan ISIS berkembang dengan cepat dan besar

Kamis, 13/02/2020 13:12 0

Indonesia

Gus Yaqut Ragukan Data Menkopolhukam Soal WNI Eks ISIS

Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas meragukan data WNI eks ISIS yang disampaikan Menkopolhukam Mahfud MD.

Kamis, 13/02/2020 12:53 0

Indonesia

GISS: Sebut ISIS Eks WNI, Jokowi Akui ISIS Negara Berdaulat

Direktur Global Indonesia Strategic Studies (GISS) Fajar Shadiq menilai narasi yang digunakan oleh Jokowi kepada para pendukung ISIS yang berada di Suriah sebagai ISIS Eks WNI kontraproduktif.

Kamis, 13/02/2020 12:26 0

Indonesia

GP Ansor: Penanganan Terorisme Harus Libatkan Masyarakat

Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas menyoroti penanganan terorisme di Indonesia.

Kamis, 13/02/2020 12:11 0

Indonesia

Prof Didin Hafiduddin: Kepala BIPP Akan Jadi Benalu, Lebih Baik Dicopot

Wakil ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof. Didin Hafiduddin meminta presiden Republik Indonesia mencopot Kepala BPIP Yudian Wahyudi yang menyebut Agama adalah musuh terbesar pancasila.

Kamis, 13/02/2020 11:49 0

Indonesia

PBNU: Pembelaan Terhadap Palestina Amanat Agama

Said Aqil Siradj menyebut senjata paling ampuh untuk mengatasi problem Palestina adalah dengan bersatunya negara-negara Arab.

Kamis, 13/02/2020 11:41 0

Indonesia

Ditolak Mabes Polri, FPI Laporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya

Front Pembela Islam kembali melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya, setelah sebelumnya laporan FPI ditolak di Bareskrim Mabes Polri.

Kamis, 13/02/2020 11:34 0

Video News

PBNU: Bersatunya Negara Arab, Senjata Terkuat Pembebasan Palestina

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyebut senjata paling ampuh untuk mengatasi problem Palestina adalah dengan bersatunya negara-negara Arab.

Kamis, 13/02/2020 09:49 0

Close