... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tentara AS Tewas di Pangkalan Bagram, Pentagon Gelar Penyelidikan

Foto: Jenazah pasukan AS yang tewas di Afghanistan/ilustrasi

KIBLAT.NET, Kabul – Seorang tentara AS di Afghanistan meninggal di Bagram, pangkalan AS di utara Kabul. Demikian laporan Departemen Pertahanan Kamis (13/02/2020).

Tidak ada penjelasan dari Pentagon tentang penyebab kematian Spc. Branden Tyme Kimball (21) yang meninggal pada hari Rabu.

“Insiden itu sedang diselidiki,” kata Pentagon dalam pernyataannya.

Berasal Central Point, Kimball ditugaskan ke Batalion 3, Resimen Penerbangan ke 10, Brigade Tempur ke-10 di Fort Drum, New York sebagai teknisi pesawat.

Dia bergabung dengan Angkatan Darat pada Agustus 2016 dan ditugaskan ke Divisi Gunung ke-10 setelah menjalani pelatihan tempur dasar dan individu tingkat lanjut.

“Hilangnya setiap prajurit Gunung memiliki dampak abadi pada setiap anggota tim. Divisi Gunung ke-10 berduka atas hilangnya SPC Kimball,” kata juru bicara Divisi Gunung ke-10 Letnan Kolonel Kamil Sztalkoper di pernyataan diemail ke UPI.

Kematian Kimball adalah yang ketujuh tahun ini dari tentara AS dan yang ketiga bulan ini di Afghanistan setelah Sersan Kelas 1 Javier Jaguar Gutierrez (28) dan Antonio Rey Rodriguez (28) tewas pada 8 Februari akibat bertempur dengan Taliban.

Dua anggota Pasukan Khusus AS tewas ketika seorang pria mengenakan seragam Afghanistan melepaskan tembakan ke pangkalan bersama di provinsi Nangarhar timur. Enam tentara Pasukan Khusus AS lainnya juga terluka.

Berita kematian Kimball datang ketika Menteri Pertahanan Mark Esper mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan kelompok militan Taliban menegosiasikan proposal gencatan senjata tujuh hari.

Amerika Serikat memiliki sekitar 13.000 tentara saat ini ditempatkan di Afghanistan dalam perang melawan terorisme.

Sumber: UPI
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Kepala BPIP

Menurut Azhar, diskursus relasi Pancasila dan agama secara objektif memang kerap hadir dalam lapis historis perjalanan bangsa.

Kamis, 13/02/2020 13:46 0

Indonesia

Sebut Agama Musuh Pancasila, KAMMI Anggap BPIP Bikin Gaduh

Elevan pun mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencopot Yudian yang baru dilantik pekan lalu itu.

Kamis, 13/02/2020 13:37 0

Indonesia

Terorisme Tidak Sebesar ISIS Kecuali Ada Negara yang Mengizinkannya

Pengamat Hubungan Internasional, Dinna Wisnu menilai bahwa ada pihak tertentu yang membiarkan ISIS berkembang dengan cepat dan besar

Kamis, 13/02/2020 13:12 0

Indonesia

Gus Yaqut Ragukan Data Menkopolhukam Soal WNI Eks ISIS

Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas meragukan data WNI eks ISIS yang disampaikan Menkopolhukam Mahfud MD.

Kamis, 13/02/2020 12:53 0

Indonesia

GISS: Sebut ISIS Eks WNI, Jokowi Akui ISIS Negara Berdaulat

Direktur Global Indonesia Strategic Studies (GISS) Fajar Shadiq menilai narasi yang digunakan oleh Jokowi kepada para pendukung ISIS yang berada di Suriah sebagai ISIS Eks WNI kontraproduktif.

Kamis, 13/02/2020 12:26 0

Indonesia

GP Ansor: Penanganan Terorisme Harus Libatkan Masyarakat

Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas menyoroti penanganan terorisme di Indonesia.

Kamis, 13/02/2020 12:11 0

Indonesia

Prof Didin Hafiduddin: Kepala BIPP Akan Jadi Benalu, Lebih Baik Dicopot

Wakil ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof. Didin Hafiduddin meminta presiden Republik Indonesia mencopot Kepala BPIP Yudian Wahyudi yang menyebut Agama adalah musuh terbesar pancasila.

Kamis, 13/02/2020 11:49 0

Indonesia

PBNU: Pembelaan Terhadap Palestina Amanat Agama

Said Aqil Siradj menyebut senjata paling ampuh untuk mengatasi problem Palestina adalah dengan bersatunya negara-negara Arab.

Kamis, 13/02/2020 11:41 0

Indonesia

Ditolak Mabes Polri, FPI Laporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya

Front Pembela Islam kembali melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya, setelah sebelumnya laporan FPI ditolak di Bareskrim Mabes Polri.

Kamis, 13/02/2020 11:34 0

Video News

PBNU: Bersatunya Negara Arab, Senjata Terkuat Pembebasan Palestina

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyebut senjata paling ampuh untuk mengatasi problem Palestina adalah dengan bersatunya negara-negara Arab.

Kamis, 13/02/2020 09:49 0

Close