... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengamat: Status WNI Eks ISIS di Pengungsian Masih Tidak Jelas

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat Timur Tengah, Alto Luger mengatakan bahwa ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS yang berada di pengungsian saat ini belum jelas statusnya apakah mereka combatan ataukah memang pengungsi.
“Status mereka tidak jelas apakah mereka combatan, orang yang mengangkat senjata atau mereka adalah pengungsi, walaupun mereka memang mendeklarasikan diri untuk mengikuti ISIS di dalamnya, itu yang harus diperjelas dan itu banyak sekali,” kata Alto kepada Kiblat diskusi 9-an Rumah Daksha, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selasa (11/02/2020).
Alto menjelaskan, jika WNI tersebut ditangkap oleh pemerintah Suriah maka secara otomatis hukum Suriah yang dipakai. Hal tersebut sama seperti beberapa FTF yang ditangkap pemerintah Iraq.
“Itu dihukum mati dengan hukum antiterornya Iraq,” jelasnya.
Akan tetapi, kata Alto permasalahan mereka saat ini yaitu mereka  ada di daerah notice Syiria, itu daerah yang secara de jure dimiliki oleh Syiria, tapi de facto dikuasai oleh SDF.

“Jadi memang agak repot status mereka saat ini yang berada di pengungsian,” tuturnya.

Menurut  Alto, pemerintah Indonesia akan kesulitan untuk memberikan konsuler kepada mereka karena terhalang kendala aturan, dan assesment para pengungsi WNI eks ISIS.

“Jadi memang ada kendala aturan, ada kendala assesment siapa itu mereka, dan ada kendala untuk dari sisi pemerintah Indonesia untuk memberikan akses konsuler kepada orang-orang yang berada didalam sesuai dengan amanat dari undang-undang kewarganegaraan kita,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Rusydan Abdul Hadi”

Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Indonesia dan Tunisia Prakarsai Pertemuan Khusus DK PBB, Bahas Proposal Perdamaian Amerika

Pertemuan tersebut digelar untuk mendegarkan langsung pernyataan Presiden Palestina, mahmud Abbas.

Rabu, 12/02/2020 14:19 0

News

Tandingi No Hijab Day, Gerakan Menutup Aurat 2020 Akan Digelar di 53 Daerah

Alawiyah mengatakan bahwa estimasi massa tahun ini sebanyak 1.000 orang.

Rabu, 12/02/2020 14:01 0

Video News

PBNU: Siapapun Yang Menolak Pancasila Silahkan Hengkang dari NKRI

Pengurus Besar Nadhlatul Ulama tegas menyarankan pemerintah untuk menolak kepulangan WNI Eks ISIS.

Rabu, 12/02/2020 09:23 0

Suriah

Oposisi Suriah Tembak Jatuh Helikopter Militer Rezim di Idlib

Saat itu, pejuang oposisi yang didukung oleh artileri Turki di sekitar kota Neirab maju untuk menghalau serangan militer Suriah yang didukung oleh Rusia, setelah mereka menguasai kota sebelumnya.

Rabu, 12/02/2020 07:54 0

Asia

Kelebihan Penumpang, Kapal Pengungsi Rohingya Karam

Setidaknya 15 tewas dalam insiden itu. Kapal itu hendak menuju Malaysia dari Baghladesh

Rabu, 12/02/2020 06:57 0

Video News

Laporan Soal Ade Armando Ditolak, FPI: Polri Tebang Pilih

Front Pembela Islam melaporkan Ade Armando karena dianggap menghina FPI dengan sebutan “organisasi preman”, “bangsat” dan menyamakan FPI dengan Nazi.

Rabu, 12/02/2020 00:20 0

Analisis

Mantan ISIS, Pulang atau Jangan?

Namun jika Presiden Jokowi, misalnya, mengambil posisi sebagai ulil amri berdasarkan dan menjalankan syariat Islam, maka masalahnya akan lebih mudah diselesaikan. Para eks-ISIS tentu akan kembali dengan taubat nasuha, bukan taubat pragmatis.

Selasa, 11/02/2020 17:58 0

Suriah

Suriah Memanas: Faksi Non-Militer Ikut Terjun Pertahankan Idlib

Rezim Suriah pimpinan Bashar Assad dibantu pasukan Rusia terus mengadakan kampanye militer di Idlib. Akibatnya, puluhan penduduk tewas dan ribuan lainnya mengungsi.

Selasa, 11/02/2020 14:39 0

Wilayah Lain

Delegasi Liga Muslim Dunia Kunjungi Lokasi Pembantaian Muslim Srebrenica

Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa, sekretaris jenderal Liga Muslim Dunia (MWL) dan presiden Asosiasi Cendekiawan Muslim, memimpin delegasi cendekiawan Muslim dan pemimpin agama lainnya ke kota Srebrenica.

Selasa, 11/02/2020 14:18 0

Singapura

3 Stairs Dilaporkan Karena Jual Masker Terlalu Mahal

Perusahaan retail 3 Stars menerima keluhan dari masyarakat terkait harga jual masker yang tinggi. Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) meminta 3 Stars untuk menjelaskan alasan penetapan harga di gerainya.

Selasa, 11/02/2020 14:03 0

Close