... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Konferensi Liga Parlemen Dunia untuk Al-Quds, Semua Negara Tolak Rencana Perdamaian Amerika

Foto: Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon

KIBLAT.NET, Jakarta – Konferensi Liga Parlemen Dunia untuk Al-Quds (Palestina) kembali digelar di Malaysia pada 8-9 Februari lalu. Konferensi ketiga ini mengambil tema “Towards Effective Strategy to Defend Jerusalem” dan menghasilkan beberapa butir resolusi untuk isu Palestina, termasuk memilih kepemimpinan baru di Liga Parlemen.

Dalam konferensi yang berisikan para anggota dewan dari seluruh dunia itu, seluruh pembicara dan peserta dari seluruh negara mengecam proposal yang ditawarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk masa depan Palestina yang berjudul “Deal of The Century”.

Mereka menganggap, ide Trump tersebut menggambarkan rencana agresi baru pada rakyat Palestina. Hal tersebut nyata-nyata merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia.

Berdasarkan berbagai pertimbangan dan usulan yang diberikan oleh seluruh negara, peserta konferensi pun merumuskan dan menekankan lima hal terkait Palestina.

Pertama, Liga Parlemen Dunia untuk Palestina mendukung hak Palestina untuk kembali dan menentukan nasib sendiri. Serta mendukung sepenuhnya negara Palestina menjadi negara yang berdaulat dan merdeka dengan dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.

Keputusan kedua, seluruh parlemen liga Dunia menolak dan mengutuk apa yang disebut “Deal of The Century” atau “Kesepakatan Abad Ini” yang merupakan kelanjutan kebijakan Amerika sistematis yang bias terhadap pendudukan dan diskriminasi Israel terhadap rakyat Palestina. Hal ini merupakan pelanggaran berat hukum internasional dan hak asasi manusia.

BACA JUGA  MUI Resmi Tolak Sertifikasi Dai Kemenag

Ketiga, segala negosiasi dan kesepakatan yang tidak memberikan hak penuh kepada rakyat Palestina akan berakhir dengan kegagalan, dan hanya akan menghasilkan lebih banyak permusuhan dan kebencian. Hal tersebut akan mencegah pencapaian perdamaian dan stabilitas di kawasan dan dunia.

Keputusan lainnya, peserta dari 40 negara tersebut juga menegaskan bahwa mereka berdiri bersama rakyat Palestina berjuang dengan segenap daya upaya menolak agresi Zionis Israel dan tindakan pelanggaran terhadap rakyat Palestina dan hak-hak mereka dan mereka. Serta menyerukan persatuan seluruh rakyat dunia, rakyat Palestina, dunia Arab, dan umat Islam dan membentuk front internasional untuk menghadapi agresi dan pelanggaran yang terus berulang ini.

Tidak hanya itu, dalam Konferensi yan dibuka dan direstui Perdana Menteri Malaysia YAB Tun Dr. Mahathir Mohammad dan ditutup oleh Wakil Perdana Menteri Dato’ Seri Dr Wan Azizah binti Wan Ismail ini, seluruh peserta bersepakat membentuk komite regional yang dibagi berdasarkan wilayah. Hal ini untuk memastikan perjuangan dunia membebaskan Palestina berjalan efektif, progresif dan membuahkan hasil yang terukur.

Pada kesempatan itu Konferensi Liga Parlemen juga memutuskan formasi baru Komite Sentral atau kepemimpinan organisasi global. Presiden Liga Parlemen Dunia untuk Al-Quds Syekh Hamid Abdullah al-Ahmar (Parlemen Yaman) dan Komite Sentral pun memilih dua Vice President, yakni Fadli Zon yang merupakan Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Republik Indonesia, serta Mr. Nuredin Nabaty dari Parlemen Turki.

BACA JUGA  Wamenag: Dai Harus Terbebas dari Paham Radikal

 

Reporter: Qoid

Sumber: Parlementaria


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

AS Mulai Kosongkan 15 Pangkalan Militer di Irak

keberadaan tentara AS saat ini terbatas pada dua pangkalan. Pertama di Erbil dan yang kedua adalah pangkalan Ain Al-Assad di Anbar.

Selasa, 11/02/2020 09:19 0

Suriah

Lagi, Tentara Turki Tewas Diserang Militer Suriah

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan bahwa pasukan pemerintah Suriah menewaskan lima tentara Turki di Suriah barat laut pada Senin (10/02/2020

Selasa, 11/02/2020 07:47 0

Afrika

Mali Buka Saluran Komunikasi dengan Kelompok-kelompok Jihadis

"Kami siap membangun jembatan komunikasi dengan semua orang ... Pada titik tertentu kami harus duduk mengelilingi meja dan berbicara," katanya.

Selasa, 11/02/2020 07:17 0

Manhaj

Tiga Pondasi Dasar Akidah Seorang Muslim

Dengan demikian, memahami ketiga pertanyaan tersebut layak menjadi prioritas utama seorang mukmin. Karena tidak ada yang menyelamatkan kita, baik di alam kubur maupun di akhirat kecuali dengan memahami, meyakini dan mengamalkan tiga landasan tersebut sesuai dengan petunjuk al-Quran dan Sunnah.

Senin, 10/02/2020 17:36 0

Pakistan

Dua Petinggi Taliban Pakistan Terbunuh Secara Misterius di Kabul

Menurut BBC, yang melaporkan insiden tersebut pada hari Jumat, jenazah kedua lelaki itu ditemukan di dekat Inter-Continental, sebuah hotel bintang lima yang terletak di Kabul barat.

Senin, 10/02/2020 14:55 0

Malaysia

Mahathir Sarankan Trump untuk Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyarankan Presiden AS Donald Trump untuk mundur. Trump dianggap telah "merendahkan" kebijakan negaranya melalui tekanan asing.

Senin, 10/02/2020 14:37 0

Suriah

Serangan Udara Rusia di Idlib Tewaskan 17 Warga Sipil

Kelompok pertahanan sipil Suriah atau White Helmets pada Ahad (09/02/2020), melaporkan sedikitnya 17 warga sipil tewas.

Senin, 10/02/2020 14:18 0

China

Korban Meninggal di Cina Capai 909 Orang, WHO Kirim Tim Ahli Untuk Selidiki Virus Corona

Pihak berwenang mencatat, kini 40.171 orang dinyatakan terinveksi virus Corona.

Senin, 10/02/2020 13:58 0

Afghanistan

Tentara Afghanistan Tembaki Sekelompok Pasukan AS, 2 Tewas

Legate sebelumnya mengonfirmasi bahwa pasukan ini menjadi sasaran "tembakan langsung" di Negara Bagian Nangarhar. Ia menjelaskan bahwa insiden itu terjadi di sebuah pangkalan di wilayah Sherzad.

Senin, 10/02/2020 09:51 0

Manhaj

Lubang Besar Itu Bernama Kematian Ulama

Sa’id bin Jubair pernah ditanya : “Apa tanda kehancuran manusia? Sa’id menjawab, “Kematian ulama di tengah mereka."

Ahad, 09/02/2020 08:00 0

Close