... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ACT Luncurkan Program Sahabat Keluarga Prasejahtera Indonesia

Foto: Direktur Philantrhropy Distribution Center, Sri Eddy Kuncoro

KIBLAT.NET, Jakarta – Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan sebuah program kemanusiaan bertajuk Sahabat Keluarga Prasejahtera Indonesia (SKPI). Direktur Philantrhropy Distribution Center, Sri Eddy Kuncoro mengatakan SKPI merupakan sebuah program pemberian beras dan air minum gratis kepada keluarga pra sejahtera.

“Tujuan program ini yaitu untuk memenuhi kebutuhan pangan dan mencegah ketimpangan pangan, sedangkan sasaran penerima manfaat yaitu warga pra sejahtera, warga terdampak bencana alam, yatim piatu, difabel, dan warga korban krisis kemanusiaan,” ungkap Eddy Jum’at (08/02/2020).

Adapun untuk pendataan penerima manfaat, Eddy mengatakan bahwa ACT menggunakan sistem wakaf card yang berbasis kartu digital sebagai identitas bagi para beneficiaries. Sedangkan pendistribusiannya menggunakan armada kemanusiaan Rice Truck yang memiliki kapasitas 10 ton beras disertai 8 ATM beras.

“Kita menggunakan wakaf card sebagai sistem pendataann beneficiaries dan armada kemanusiaan rice truck guna memberikan pelayanan profesional,” jelasnya.

Eddy menjelaskan bahwa ACT akan menargetkan 10.000 KK penerima manfaat yang dapat menggunakan kartu wakaf di Wakaf Distribution Center (WDC). 10.000 KK tersebut terdiri atas 100 RT, dengan masing-masing 100 KK per RT di Jakarta, maupun 100 KK diseluruh cabang ACT.

Eddy menjelaskan beras dan air minum yang dibagikan dalam program SKPI berasal dari lumbung beras dan air minum wakaf, sedangkan pendanaannya berasal dari donatur yang mewakafkan hartanya. Untuk durasi pembagiannya, Eddy mengaku ACT akan melakukan pembagian di 6 bulan pertama, kemudian setelah itu ACT akan mengukur dampaknya agar tidak menjadikan mereka ketergantungan.

BACA JUGA  Pandemi Corona, Mukernas VI Parmusi Digelar Secara Online

“Itulah fungsi membership waqaf card, agar kita bisa mengetahui dampak terhadap mereka agar mereka tidak terus menerus menjadi penerima manfaat, dan semangat kami adalah menjadikan penerima baneficiaries menjadi subjek,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Wabah Virus Corona, Kepala WHO: Dunia Kekurangan Masker

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (07/02/2020), mengatakan bahwa dunia kehabisan topeng dan peralatan pelindung lainnya terhadap virus corona baru.

Sabtu, 08/02/2020 10:54 0

Palestina

Lagi, Jamaah Palestina Dicegah Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa

Ratusan jamaah Palestina yang melakukan perjalanan ke Masjid Al-Aqsa untuk shalat Jumat dicegah memasuki situs suci.

Sabtu, 08/02/2020 10:36 0

Suriah

150 Kendaraan Militer Turki Bergerak ke Idlib

Turki mengatakan sembilan pos terdepan yang didirikan berdasarkan kesepakatan 2018 dengan Rusia - di bagian tenggara wilayah itu - kini telah dikepung oleh tentara Suriah.

Sabtu, 08/02/2020 10:29 0

Video News

Delapan Materi Kongres Umat Islam Indonesia Sedang Diuji Sahih

Wakil Sekretaris Steering Commitee Kongres Umat Islam Indonesia, Rofiqul Umam Ahmad menyebut, dari kedelapan materi yang disusun SC untuk pembahasan KUII saat ini sedang diuji sahih.

Sabtu, 08/02/2020 09:15 0

Video News

Komisi VIII DPR: Jika Kembali ke Indonesia, Eks ISIS Harus Dipastikan Tak Buat Masalah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengkritisi pernyataan Menteri Agama soal rencana pemulangan 660 eks ISIS ke Indonesia. Menurutnya, hal itu bukanlah ranah Kementerian Agama.

Sabtu, 08/02/2020 08:00 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Waspada Akan Virus Wahn – Ust. Abdul Khalid, MA.

Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian ’Wahn’. Kemudian seseorang bertanya,”Apa itu ’wahn’?” Rasulullah menjawab,”Cinta dunia dan takut mati. HR. Abu Daud no. 4297 dan Ahmad 5: 278, shahih kata Syaikh Al Albani.

Jum'at, 07/02/2020 21:58 0

Video News

Komisi VIII: Pembahasan RUU PKS Diulang Dari Awal

Hasan menjelaskan, keputusan Baleg menyebutkan bahwa RUU P-KS bukanlah RUU yang carryover. Sehingga tidak melanjutkan yang ada di periode sebelumnya dan harus mengulang pembahasan dari awal jika ingin disahkan.

Jum'at, 07/02/2020 16:33 0

Artikel

Gus Sholah di Antara Islam dan Negara

Gus Sholah juga melihat relasi agama dan negara di Indonesia diberikan jalan tengah berupa, meminjam istilah Gus Sholah, ‘negara berketuhanan,’ yang bukan sekular bukan pula negara berdasarkan agama.

Jum'at, 07/02/2020 15:18 0

Amerika

Tak Sudi Diminta Mata-matai Saudara Muslimnya, Empat Pria Gugat FBI

Mereka mendesak Mahkamah Agung AS untuk menegaskan putusan terhadap para agen FBI.

Jum'at, 07/02/2020 12:52 0

Asia

Begini Penampakan “Masjid Berjalan” di Jepang

Bagian belakang truk yang dimodifikasi dapat diperlebar dalam hitungan detik. Terdapat papan tanda Arab dan keran air untuk berwudhu.

Jum'at, 07/02/2020 10:56 0

Close