... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Haris Azhar: Penghapusan Kewarganegaraan WNI Eks ISIS Tidak Masuk Akal

Foto: Haris Azhar. (Foto: Jundii)

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Lembaga Bantuan Hukum Lokataru, Haris Azhar mengomentari rencana pemulangan eks ISIS oleh Kementerian Agama.

“Kemenag punya tugas lain, ngapain dia mengurus begituan. Tidak ada nomenklaturnya membahas begituan,” ujarnya ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, kepulangan eks ISIS dari Suriah tidak ada masalah. Adalah hal yang tidak masuk akal jika eks ISIS dihapuskan kewarganegaraannya.

“Tidak boleh kita mempersonalkan orang. Karena nanti siapa yang mau terima di negara lain, jadi negara lain juga akan bilang kan tanggung jawabnya Indonesia,” ujarnya.

Haris menyebut orang-orang yang menggemborkan penghapusan kewarganegaraan bagi eks ISIS hanyalah mencari popularitas semata, namun tidak masuk akal.

“Tugas negara ya, mengelola orang orang tersebut, memastikan bahwa taat kepada ketatanegaraan, sosial, dia kembali ke Indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

HNW: Menag Tak Berani Sebut Perusakan Mushalla di Minahasa Sebagai Radikalisme

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Hidayat Nur Wahid menyebut pengerusakan Masjid Al Hidayah Agape, Minahasa adalah tindakan radikal.

Rabu, 05/02/2020 15:07 0

Myanmar

ICC Kumpulkan Bukti-bukti Kejahatan Myanmar terhadap Rohingya

Penyelidik dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), telah mulai mengumpulkan bukti-bukti tentang dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan oleh Myanmar terhadap Muslim Rohingya.

Rabu, 05/02/2020 14:54 0

India

“Pemerintah India Berusaha Menghapus Sejarah Kashmir”

"Saya ingin memberi tahu India bahwa mereka tidak dapat menghapus warisan ayah saya dari Kashmir karena semua orang mengingatnya di sini," kata Kant. "Sejarah tidak pernah bisa dihapus."

Rabu, 05/02/2020 11:49 0

Turki

Tak Rela Idlib Diambil Alih Rezim Assad, Ini Alasan Turki

Turki akan memberi tanggapan sekuat tenaga untuk setiap serangan baru dari rezim Suriah pimpinan Bashar Assad.

Rabu, 05/02/2020 11:33 0

Afghanistan

Taliban: Pihak AS Halangi Proses Perdamaian di Afghanistan

"Pak Pompeo tidak seharusnya menyalahkan kami. Posisi kami berprinsip dan bersatu, dan kebijakan kami tidak segoyah pihak lain. ”

Rabu, 05/02/2020 07:25 0

Suriah

Dua Bulan, 500 Ribu Orang Mengungsi dari Idlib

Gelombang pengungsi terbaru ini merupakan yang terbesar sejak konflik meletus pada 2011, menurut Swanson.

Rabu, 05/02/2020 07:05 0

News

Gerakan Protes Irak Terpecah Usai Sikap Politik Moqtada Sadr Berubah

Sadr mendesak para pengikutnya untuk tetap berada di jalanan, untuk menciptakan keretakan di dalam aksi protes.

Selasa, 04/02/2020 14:41 0

Thailand

Dokter Thailand Mengaku Berhasil Obati Pasien Virus Corona

"Hasil lab positif pada coronavirus berubah negatif dalam 48 jam," kata Kriengsak. "Dari kelelahan sebelumnya, dia bisa duduk di tempat tidur 12 jam kemudian."

Selasa, 04/02/2020 14:22 0

Eropa

Virus Corona Menjadi Darurat Global, Namun WHO Tidak Rekomendasikan Travel Ban

Organisasi kesehatan dunia WHO pada akhir bulan lalu akhirnya  menetapkan status penyebaran virus corona sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Darurat Kesehatan Masyarakat Internasional.

Selasa, 04/02/2020 12:14 0

Eropa

Modal 99 Smartphone, Weckert Buat Ilusi Kemacetan di Google Maps

Sebuah gerobak penuh 99 smartphone yang diangkut oleh seniman Simon Weckert "membuat macet lalu lintas" di ibukota Jerman, Berlin. Setidaknya di Google Maps.

Selasa, 04/02/2020 11:48 0

Close