... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Virus Corona Menjadi Darurat Global, Namun WHO Tidak Rekomendasikan Travel Ban

Foto: Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Reuters)

KIBLAT.NET, Jenewa – Organisasi kesehatan dunia WHO pada akhir bulan lalu akhirnya  menetapkan status penyebaran virus corona sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Darurat Kesehatan Masyarakat Internasional.

Keputusan ini diambil terkait semakin meningkatnya jumlah korban tewas akibat virus yang kini telah menyebar ke sejumlah negara.

Komite Darurat WHO bahkan sampai tiga kali menggelar pertemuan sebelum akhirnya sampai pada keputusan ini. Status PHEIC untuk virus corona menjadi keenam kalinya bagi WHO menetapkan status wabah global.

PHEIC sendiri didefinisikan oleh WHO sebagai peristiwa luar biasa yang menjadi “risiko kesehatan masyarakat bagi negara-negara lain melalui penyebaran penyakit secara internasional” dan membutuhkan “respons internasional yang terkoordinasi”.

Dengan status PHEIC, Direktur Jenderal WHO dalam hal ini Tedros Adhanom Ghebreyesus diperbolehkan membuat rekomendasi untuk pengendalian penyebaran virus secara global.

WHO akan merekomendasikan otoritas kesehatan nasional di seluruh dunia untuk meningkatkan pemantauan, kesiapsiagaan, dan upaya pencegahannya.

Secara teori, keputusan tersebut juga dapat mendorong penambahan dana dan sumber daya dari masyarakat internasional untuk mengatasi virus corona.

Tidak Perlu Travel Ban

Meskipun corona dinyatakan sebagai PHEIC, namun Tedros mengatakan tidak perlu menggunakan langkah-langkah “mengintervensi perjalanan dan perdagangan” untuk mengatasi virus korona baru yang hingga kini tercatat telah menewaskan 361 orang di China.

“Kami meminta semua negara untuk mengimplementasikan keputusan berdasarkan bukti dan konsisten,” kata Tedros kepada dewan eksekutif WHO, pada Senin (03/02/2010), dikutip dari reuters.

Ia mengulang pernyataan yang ia sampaikan pekan lalu. Ketika ia mendeklarasikan virus korona baru sebagai darurat internasional. Saat ini China menghadapi isolasi internasional.

BACA JUGA  Setelah 5 Tahun, Azan di Jerman Kembali Berkumandang

Banyak negara yang melarang penerbangan ke dan dari China. Sebagian besar negara juga melarang masuk pengunjung atau wisatawan China.

Tedros mengatakan sudah ada 17.238 orang yang dikonfirmasi terinfeksi virus ini di China. Sebanyak 151 kasus dari 23 negara dan satu kematian di Filipina yang hingga saat ini satu-satunya kematian akibat virus korona baru di luar China.

“Karena strategi ini dan itu bukan untuk China, jumlah kasus di luar China akan jauh lebih tinggi,” katanya.

Ia mengatakan penyebaran virus di luar China masih “kecil dan lambat”. Tapi ia juga memperingatakan penyebaran bisa lebih buruk.

Tedros sempat menggelar pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping pada satu pekan lalu. Dalam pertemuan itu ia sempat batuk dan menghentikan pidatonya sebentar untuk minum air.

“Jangan khawatir, ini bukan korona,” katanya.

Delegasi China yang ikut berpartisipasi dalam Dewan Eksekutif WHO tersebut, mereka mengecam langkah-langkah yang dilakukan “beberapa negara” menolak visa dan membatalkan penerbangan warga China yang paspornya dikeluarkan provinsi Hubei, titik pertama penyebaran virus korona.

“Semua langkah-langkah ini sangat bertentangan dengan rekomendasi dari WHO,” kata Duta Besar China untuk pelucutan senjata PBB, Li Song di Jenewa.

Diplomat-diplomat China mengatakan perwakilan Dewan Eksekutif mereka tidak bisa menghadiri pertemuan tersebut. Karena penerbangannya dari Beijing dibatalkan.

Sementara itu Duta besar AS untuk PBB Jenewa, Andrew Bremberg mengatakan penyebaran virus yang sudah menerpa dua puluh lebih negara membutuhkan perhatian. Ia juga mengungkapkan dukungan, doa, simpati dan apresiasi kepada rakyat China.

BACA JUGA  Setelah 5 Tahun, Azan di Jerman Kembali Berkumandang

“Terutama pekerja kesehatan darurat yang berada di garis terdepan, mereka yang melindungi tidak hanya komunitasnya tapi juga seluruh dunia,” kata Bremberg.

Sumber: ABC, Reuters
Penulis: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kemenhub Pastikan Maskapai Ikuti Langkah Mitigasi terhadap Pesawat Angkut WNI dari Wuhan

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan mengawasi pelaksanaan mitigasi pesawat yang telah kembali di Indonesia, setelah melakukan misi kemanusian untuk mengevakuasi warga negara Indonesia yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

Selasa, 04/02/2020 10:57 0

Indonesia

Usai Ditelegram Mendagri, Disdik Natuna Cabut Surat Liburkan Sekolah

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Natuna mengambil kebijakan meliburkan sekolah sejak 3 Februari hingga 17 Februari 2020 terkait dengan penempatan daerah itu sebagai lokasi observasi WNI yang baru dijemput dari Wuhan, China.

Selasa, 04/02/2020 10:39 0

Indonesia

Jadi Tempat Karantina Virus Corona, Di Natuna Ratusan Warga Mengungsi

Sejumlah warga punya alasan meninggalkan ibu kota Natuna itu. Mereka khawatir 238 WNI tersebut terbawa wabah virus corona dari tempat asalnya di Wuhan dan wilayah lain di Tiongkok.

Selasa, 04/02/2020 10:26 0

Indonesia

Ketua MPR: Gus Sholah Tokoh Panutan Bangsa

Ketua MPR Bambang Soesatyo dan segenap keluarga besar MPR RI berkabung atas wafatnya KH Salahuddin Wahid

Senin, 03/02/2020 16:14 0

Indonesia

Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Pertamax Series

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum jenis bensin (Gasoline) untuk produk Pertamax Series

Senin, 03/02/2020 16:06 0

Indonesia

PKS: Gus Sholah Selalu Mendukung Perjuangan Kami

Menurut Jazuli, Gus Sholah punya kepedulian yang luar biasa terhadap bangsa dan negara. Beliau ingin bangsa ini bersatu dan bersinergi,

Senin, 03/02/2020 13:46 0

Indonesia

Gus Sholah, Ulama Pembela Agama dan Hak Asasi Manusia

Indonesia kembali kehilangan sosok ulama kharismatik, yaitu KH. Sholahuddin Wahid atau yang akrab dengan sapaan Gus Sholah.

Senin, 03/02/2020 00:31 0

Indonesia

KH Luthfi Bashori: Gus Sholah Selalu Membela Islam

langkah-langkah Gus Sholah itu selalu membela Islam dan dekat dengan kelompok-kelompok pergerakan Islam

Ahad, 02/02/2020 23:20 0

Indonesia

Innalilahi, KH Sholahuddin Wahid Meninggal Dunia

Ulama KH. Sholahuddin Wahid atau yang akrab dengan sapaan Gus Sholah meninggal dunia.

Ahad, 02/02/2020 22:29 0

Video News

Kesaksian WNI Saat di Xinjiang: Mencari Masjid Susah, Warga Diawasi Ketat

Umaier Khaz pada akhir tahun 2019 mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Cina tepatnya di Xinjiang. Kunjungan tersebut ia agendakan terkait adanya kabar penyiksaan yang diberikan pemerintahan Cina terhadap Muslim Uighur yang ada di Xinjiang.

Sabtu, 01/02/2020 18:28 0

Close
CLOSE
CLOSE