... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

OKI Minta Negara Anggotanya Tidak Terlibat Rencana Perdamaian Timur Tengah yang Diusulkan Amerika

Foto: Perwakilan Negara negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam. (Foto: Anadolu)

KIBLAT.NET, Jeddah – Organisasi Kerjasama Islam (OKI), menyatakan penolakan terhadap rencana perdamaian yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Hal ini disampaikan OKI usai pertemuan darurat yan digelar pada Senin (03/02/2020) di Jeddah, Saudi Arabia.

Pertemuan darurat itu digelar atas permintaan otoritas pemerintahan Palestina dan dihadiri oleh 57 anggota. Dalam pertemuan itu, negara-negara anggota OKI diminta untuk tidak terlibat dengan rencana perdamaian tersebut atau terlibat kerjasama dengan pemerintah Amerika dalam mengimplementasikannya dalam bentuk apa pun.

Dua hari sebelumnya, Liga Arab juga menggelar pertemuan serupa. Mereka menolak rencana Amerika karena dinilai tidak memenuhi hak minimal dan aspirasi rakyat Palestina.

Presiden Amerika, Donald Trump mengadakan audiensi pro-Israel di Gedung Putih pada Selasa lalu dengan Perdana Menteri Israel, enyamin Netanyahu. Dalam kesempatan itu, Trump mengklaim rencannya merupakan solusi menang sama menang bagi kedua belah pihak.

Padahal salah satu poin yang diusulkan Amerika dalam rencana perdamaiannya adalah menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Para pemimpin otoritas Palestina pun menolak proposal tersebut karena dinilai sangat menguntungkan Israel.

OKI mengatakan dalam sebuah pernyataan di Twitter pada hari Minggu bahwa Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa Komite Eksekutif Organisasi Kerja Sama Islam akan membahas posisi organisasi itu setelah pemerintah Amerika mengumumkan rencana perdamaiannya.

Dengan negara-negara anggota dari empat benua, OKI adalah organisasi antar pemerintah terbesar kedua di dunia setelah PBB, dengan populasi kolektif mencapai lebih dari 1,8 miliar.

Mayoritas negara-negara anggotanya adalah negara-negara mayoritas Muslim, sementara yang lain memiliki populasi Muslim yang signifikan, termasuk beberapa negara Afrika dan Amerika Selatan. Selain itu, 22 anggota Liga Arab juga merupakan bagian dari OKI, organisasi ini juga memiliki beberapa negara anggota non-Arab yang signifikan, termasuk Turki, Iran dan Pakistan. Ia juga memiliki lima anggota pengamat, termasuk Rusia dan Thailand.

 

Reporter: Qoid

Sumber: Aljazeera


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kemenhub Pastikan Maskapai Ikuti Langkah Mitigasi terhadap Pesawat Angkut WNI dari Wuhan

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan mengawasi pelaksanaan mitigasi pesawat yang telah kembali di Indonesia, setelah melakukan misi kemanusian untuk mengevakuasi warga negara Indonesia yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

Selasa, 04/02/2020 10:57 0

Indonesia

Usai Ditelegram Mendagri, Disdik Natuna Cabut Surat Liburkan Sekolah

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Natuna mengambil kebijakan meliburkan sekolah sejak 3 Februari hingga 17 Februari 2020 terkait dengan penempatan daerah itu sebagai lokasi observasi WNI yang baru dijemput dari Wuhan, China.

Selasa, 04/02/2020 10:39 0

Indonesia

Jadi Tempat Karantina Virus Corona, Di Natuna Ratusan Warga Mengungsi

Sejumlah warga punya alasan meninggalkan ibu kota Natuna itu. Mereka khawatir 238 WNI tersebut terbawa wabah virus corona dari tempat asalnya di Wuhan dan wilayah lain di Tiongkok.

Selasa, 04/02/2020 10:26 0

Indonesia

Ketua MPR: Gus Sholah Tokoh Panutan Bangsa

Ketua MPR Bambang Soesatyo dan segenap keluarga besar MPR RI berkabung atas wafatnya KH Salahuddin Wahid

Senin, 03/02/2020 16:14 0

Indonesia

Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Pertamax Series

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum jenis bensin (Gasoline) untuk produk Pertamax Series

Senin, 03/02/2020 16:06 0

Indonesia

PKS: Gus Sholah Selalu Mendukung Perjuangan Kami

Menurut Jazuli, Gus Sholah punya kepedulian yang luar biasa terhadap bangsa dan negara. Beliau ingin bangsa ini bersatu dan bersinergi,

Senin, 03/02/2020 13:46 0

Indonesia

Gus Sholah, Ulama Pembela Agama dan Hak Asasi Manusia

Indonesia kembali kehilangan sosok ulama kharismatik, yaitu KH. Sholahuddin Wahid atau yang akrab dengan sapaan Gus Sholah.

Senin, 03/02/2020 00:31 0

Indonesia

KH Luthfi Bashori: Gus Sholah Selalu Membela Islam

langkah-langkah Gus Sholah itu selalu membela Islam dan dekat dengan kelompok-kelompok pergerakan Islam

Ahad, 02/02/2020 23:20 0

Indonesia

Innalilahi, KH Sholahuddin Wahid Meninggal Dunia

Ulama KH. Sholahuddin Wahid atau yang akrab dengan sapaan Gus Sholah meninggal dunia.

Ahad, 02/02/2020 22:29 0

Video News

Kesaksian WNI Saat di Xinjiang: Mencari Masjid Susah, Warga Diawasi Ketat

Umaier Khaz pada akhir tahun 2019 mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Cina tepatnya di Xinjiang. Kunjungan tersebut ia agendakan terkait adanya kabar penyiksaan yang diberikan pemerintahan Cina terhadap Muslim Uighur yang ada di Xinjiang.

Sabtu, 01/02/2020 18:28 0

Close