... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jumlah Penderita HIV Meningkat, Warga Depok Aksi Tolak LGBT

Foto: aksi tolak LGBT di Depok

KIBLAT.NET, Depok – Sejumlah komunitas pemuda dan organisasi masyarakat menggelar aksi Tolak LGBT dengan melakukan longmarch dari Lampu Merah Ramanda menuju Kantor Walikota Depok. Longmarch yang dilakukan setelah Sholat Jum’at (31/1/2020) ini ada karena bentuk kekhawatiran masyarakat Depok dengan meningkatnya jumlah penderita HIV setiap tahunnya di Kota Depok.

Erik, Koordinator ACN selaku inisiasi aksi Tolak LGBT dalam rilisnya menyebut, pada 2017, Dinas Sosial Depok menyatakan bahwa 114 dari 222 orang yang terinfeksi HIV adalah gay. Di tahun 2018, dari 168 orang yang terinfeksi HIV didominasi oleh pelaku homoseksual. Pada tahun sebelumnya, 2015, terdapat 5791 pelaku homoseksual yang sebagian besar menjangkit pemuda usia produktif yang berjumlah sekitar 300.000 orang dan jumlah ini terus bertambah.

Menurut CDC di tahun 2012, insiden HIV pada homoseksual sebanyak 12% sejak 2008-2010. Di Amerika, dari 1.1 juta penduduk yang terinfeksi HIV, 52% nya adalah pelaku homoseksual. Dimana HIV pada homoseksual bertanggung jawab menyumbangkan 2/3 dari total kasus baru HIV pada homoseksual. Hal ini menunjukkan betapa tingginya resiko terinfeksi HIV pada kaum homoseksual.

Tekanan dari dunia Internasional untuk pengesahan perkawinan sesama jenis di Indonesia juga tidak bisa dianggap sebagai hal sepele. Di 2010, Organisasi Amnesti Internasional menyatakan bahwa masih ada 76 negara yang menolak pengesahan perkawinan sesama jenis, namun jika kita melihat pernyataan yang keluar di tahun 2020, hanya tersisa 60 negara yang belum mengesahkan perkawinan sesama jenis.

BACA JUGA  Vandalisme Mushola Darussalam Tindak Pidana Serius

“Ini artinya kerja-kerja mereka militan dan berhasil dan Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim sudah pasti menjadi target untuk menjadi role model negara muslim lainnya di dunia,” jelas Erik.

Aksi ini menuntut Pemkot Depok untuk melaksanakan penguatan ketahanan keluarga terhadap perilaku penyimpangan seksual. Kedua, mendesak pembahasan dan pengesahan raperda Anti LGBT untuk segera menjadi Perda di Kota Depok. Ketiga, menuntut Pemkot Depok untuk konsisten terhadap visi kota Depok yang relijius. Keempat, menuntut Pemkot Depok untuk menjadikan Kota Depok sebagai kota ramah anak.

“LGBT telah difatwakan haram oleh MUI, oleh karena itu GARUDA mendukung dan mengawal sepenuhnya agar dilaksanakan tuntutan-tuntutan kami terhadap perilaku penyimpangan seksual/LGBT guna terciptanya visi kota Depok yakni menjadi kota yang unggul, nyaman dan relijius,” ungkap Erik.

Raperda Anti LGBT Dikatakan Erik, Raperda anti LGBT kota Depok sudah memenuhi aspek yang menjadi unsur pembuatan sebuah perda yaitu, aspek filosofis, aspek sosiologis, dan aspek yuridis. Pada aspek filosofis terdapat sila pertama dan kedua Pancasila dan LGBT sangat bertentangan dengan sila yang menjadi dasar raperda tersebut.

Pada aspek sosiologis, sudah terdapat fakta yang nyata bahwa kasus-kasus LGBT di Depok merupakan permasalahan yang butuh penyelesaian tepat dan cepat.

Pada aspek yuridis, terdapat UU No 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan yang menyatakan perkawinan yang sah adalah yang sah secara agama, UU Pendidikan Nasional yang bertujuan untuk mengembangkan peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME.

BACA JUGA  Masih Banyak Masjid Mewah Tak Ramah Disabilitas

“Juga UU NRI 1945 pasal 28J dimana dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dan mempertimbangkan moral, nilai-nilai agama, keamanan dan ketertiban umum,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Derita Warga Idlib, Terhina dan Tertindas di Negara Sendiri

Khaled Sabri dan keluarganya berkerumun di tempat penampungan sementara di Idlib utara. Dia masih terguncang setelah melarikan diri dari pemboman tiba-tiba di kotanya awal pekan ini.

Sabtu, 01/02/2020 11:08 0

News

Maskapai-maskapai Terkemuka Dunia Hentikan Penerbangan ke China

Papan pemberitahuan penerbangan online untuk bandara Beijing dan Shanghai menunjukkan banyak pembatalan untuk maskapai domestik dan asing pada hari Rabu:

Sabtu, 01/02/2020 10:52 0

Inggris

Brexit Terjadi, Inggris Akhirnya Keluar dari Uni Eropa

Uni Eropa sekarang kehilangan salah satu anggotanya pada Jumat (31/01/2020) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Sabtu, 01/02/2020 09:57 0

Prancis

Prancis Tangkap Mantan Jubir Faksi Oposisi Suriah Jaisyul Islam

Ia dituduh melakukan kejahatan perang selama menjabat jubir

Sabtu, 01/02/2020 08:52 0

Turki

Turki Ancam Kerahkan Kekuatan untuk Hadapi Risiko Eskalasi di Idlib

Ratusan ribu warga sipil melarikan diri dari kemajuan pemerintah. Erdogan takut mereka mencoba melintasi perbatasan ke wilayah Turki.

Sabtu, 01/02/2020 08:29 0

Irak

Lagi, 5 Roket Jatuh di Pangkalan Militer AS di Irak

Pernyataan itu menambahkan bahwa jatuhnya mortir itu tidak mengakibatkan kerugian manusia atau material.

Sabtu, 01/02/2020 07:35 0

Video News

MER-C Siap Diperbantukan untuk Evakuasi WNI di Wuhan

MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) mengaku siap diperbantukan bahkan siap diberangkatkan ke Wuhan, Cina dalam rangka menanggulangi wabah Corona.

Jum'at, 31/01/2020 22:15 0

Suriah

10 Warga Tewas dalam Serangan Udara di RS Idlib, Rusia Berkelit

"Serangan udara Rusia menewaskan sedikitnya 10 warga sipil dan melukai 70 lainnya di dekat toko roti dan klinik medis di Ariha, sebuah kota di provinsi Idlib," menurut pekerja medis dan pejabat pertahanan sipil.

Jum'at, 31/01/2020 15:14 0

Turki

Turki Siapkan Pesawat Militer untuk Evakuasi Warga di China

Para pengungsi akan diminta untuk menandatangani pernyataan bahwa mereka sehat sebelum naik pesawat.

Jum'at, 31/01/2020 14:50 0

China

Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona Meningkat Jadi 213 Orang

Virus ini juga menyebabkan 43 orang meninggal dalam 24 jam terakhir. Total 15.238 orang dicurigai terinfeksi virus.

Jum'at, 31/01/2020 14:22 0

Close
CLOSE
CLOSE