... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MER-C Sebut Kekhawatiran Masyarakat Soal Virus Corona Berlebihan

Foto: Hadiki Habib

KIBLAT.NET, Jakarta – MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) menilai kekhawatiran masyarakat terhadap virus Corona sudah berlebihan. Hal itu diungkapkan salah satu dokter MER-C yang disiagakan melakukan evakuasi WNI di Wuhan, dr. Hadiki Habib.

Menurutnya, paranoid masyarakat timbul lantaran postingan di sosial media yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Kekhawatiran masyarakat yang muncul akibat berita-berita ini, kami anggap sudah sangat tidak baik. Jadi kekhawatiran ini muncul menimbulkan paranoid,” ujar Habib di kantor MER-C, Senen Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).

Ia menilai, jika masyarakat ingin menjaga kesehatan supaya tidak terkena virus Corona, cukup dengan membiasakan hidup bersih, memakan makanan sehat dan menjaga ketahanan tubuh dengan olahraga. Jika memang ingin menggunakan masker kesehatan, tidak perlu sampai menggunakan masker N95, cukup masker biasa.

“Tidak perlu kemana-mana harus pakai masker n95, masker itu digunakan di fasilitas kesehatan untuk tindakan gawat darurat, jadi bukan untuk dipakai untuk keliling-keliling masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Habib juga mendorong pemerintah untuk melakukan pengawasan terhadap orang yang berpotensi terkena virus ini. Karena pemerintah Indonesia sampai saat ini belum merilis virus Corona sudah masuk ke Indonesia.

“Apa yang harus dilakukan tenaga kesehatan kita di Indonesia sebenarnya adalah risk factor containment. Kita tidak mendeteksi yang suspect, tapi mendeteksi orang-orang yang beresiko. jadi orang yang beresiko itu harus dicontainment, harus segera dikonfirmasi apakah ini dianggap suspek atau tidak,” ujarnya.

BACA JUGA  Sinergi Foundation Siap Salurkan 80.000 Masker dan Mob Cap untuk Tenaga Medis

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

10 Warga Tewas dalam Serangan Udara di RS Idlib, Rusia Berkelit

"Serangan udara Rusia menewaskan sedikitnya 10 warga sipil dan melukai 70 lainnya di dekat toko roti dan klinik medis di Ariha, sebuah kota di provinsi Idlib," menurut pekerja medis dan pejabat pertahanan sipil.

Jum'at, 31/01/2020 15:14 0

Turki

Turki Siapkan Pesawat Militer untuk Evakuasi Warga di China

Para pengungsi akan diminta untuk menandatangani pernyataan bahwa mereka sehat sebelum naik pesawat.

Jum'at, 31/01/2020 14:50 0

China

Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona Meningkat Jadi 213 Orang

Virus ini juga menyebabkan 43 orang meninggal dalam 24 jam terakhir. Total 15.238 orang dicurigai terinfeksi virus.

Jum'at, 31/01/2020 14:22 0

Wilayah Lain

WHO Deklarasikan Wabah Virus Corona Sebagai Darurat Global

Kini telah ada lebih dari 7.800 kasus infeksi virus Corona di seluruh dunia dengan mayoritas kasus terjadi di Cina.

Jum'at, 31/01/2020 13:48 0

Turki

Tanggapi Rencana AS, Erdogan: Al-Quds  “Not For Sale”

Ia kemudian mengecam tentang "Kesepakatan Abad Ini" dengan berkata, "Yerusalem adalah garis merah bagi kita."

Jum'at, 31/01/2020 13:11 0

China

China Umumkan Ada 7.711 Kasus Terinfeksi Corona, Korban Jiwa Capai 162 Orang

Otoritas kesehatan Cina mengumumkan ada 7.711 kasus infeksi yang dikonfirmasi sampai Rabu malam, 29 Januari 2020. Sebagian besar kasus tersebut terpantau di Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran wabah. Jumlah kematian juga dilaporkan bertambah 37 kasus sehingga total menjadi 162.

Kamis, 30/01/2020 13:33 0

Amerika

Langgar UU Privasi, Facebook Didenda Rp 7,5 Triliun

Facebook setuju untuk membayar sekitar setengah miliar dolar untuk menyelesaikan gugatan perwakilan kelompok (class action), Rabu (29/01/2020). 

Kamis, 30/01/2020 12:58 0

Iran

Pabrik di Iran Produksi Bendera Amerika, Inggris dan Israel Untuk Dibakar Demonstran

Bisnis itu kini sedang naik daun dan mendatangkan keuntungan banyak bagi pabrik Diba Parcham yang diketahui sebagai pabrik bendera terbesar di Iran

Kamis, 30/01/2020 12:20 0

China

Daftar Hewan yang Dijual di Pasar Tempat Virus Corona Berasal

Menurut South China Morning Post, papan iklan pasar memuat daftar hewan rubah hidup, buaya, anak anjing serigala, salamander, ular, tikus, burung merak, landak, dan koala.

Kamis, 30/01/2020 11:20 0

China

Kini, Virus Corona Telah Menyebar ke Setiap Wilayah China

Otoritas kesehatan China mengatakan ada 7.711 kasus yang dikonfirmasi di negara itu pada 29 Januari. Infeksi juga telah menyebar ke setidaknya 16 negara lain.

Kamis, 30/01/2020 10:56 0

Close