... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

LUIS: Perusakan Mushalla Minahasa Utara Ganggu Kenyamanan Beragama

Foto: Endro Sudarsono

KIBLAT.NET, Jakarta – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) memberikan peryataan sikap soal perusakan Mushalla Al-Hidayah di Minahasa Utara. Humas LUIS, Endro Sudarsono menegaskan bahwa tindakan tersebut mengganggu kenyamanan umat beragama di Indonesia.

“Informasi perusakan sebuah rumah ibadah milik umat muslim (mushola) Kamis 30 Januari 2020 di Perum Agape, Desa Tumaluntung, Minahasa Utara (Minut)¬†Sulawesi Utara, telah mengganggu kenyamanan umat beragama di Indonesia, khusus umat Islam,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Jumat (31/01/2020).

Untuk itu, pihaknya meminta Kapolda Sulawesi Utara untuk segera menangkap semua pelaku yang terlibat dalam pengrusakan mushalla secara bersama sama tersebut.

“Karena tidak dibenarkan melakukan pengrusakan terhadap tempat ibadah agama apapun di Indonesia,” jelas Endro.

Selain itu, LUIS juga menghimbau umat Islam tetap dewasa dan tidak emosi dalam menyikapi pengrusakan mushalla. Menurutnya, umat Islam perlu tetap menyerahkan proses hukum kepada aparat kepolisian.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

WHO Deklarasikan Wabah Virus Corona Sebagai Darurat Global

Kini telah ada lebih dari 7.800 kasus infeksi virus Corona di seluruh dunia dengan mayoritas kasus terjadi di Cina.

Jum'at, 31/01/2020 13:48 0

Turki

Tanggapi Rencana AS, Erdogan: Al-Quds ¬†“Not For Sale”

Ia kemudian mengecam tentang "Kesepakatan Abad Ini" dengan berkata, "Yerusalem adalah garis merah bagi kita."

Jum'at, 31/01/2020 13:11 0

China

China Umumkan Ada 7.711 Kasus Terinfeksi Corona, Korban Jiwa Capai 162 Orang

Otoritas kesehatan Cina mengumumkan ada 7.711 kasus infeksi yang dikonfirmasi sampai Rabu malam, 29 Januari 2020. Sebagian besar kasus tersebut terpantau di Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran wabah. Jumlah kematian juga dilaporkan bertambah 37 kasus sehingga total menjadi 162.

Kamis, 30/01/2020 13:33 0

Amerika

Langgar UU Privasi, Facebook Didenda Rp 7,5 Triliun

Facebook setuju untuk membayar sekitar setengah miliar dolar untuk menyelesaikan gugatan perwakilan kelompok (class action), Rabu (29/01/2020). 

Kamis, 30/01/2020 12:58 0

Iran

Pabrik di Iran Produksi Bendera Amerika, Inggris dan Israel Untuk Dibakar Demonstran

Bisnis itu kini sedang naik daun dan mendatangkan keuntungan banyak bagi pabrik Diba Parcham yang diketahui sebagai pabrik bendera terbesar di Iran

Kamis, 30/01/2020 12:20 0

China

Daftar Hewan yang Dijual di Pasar Tempat Virus Corona Berasal

Menurut South China Morning Post, papan iklan pasar memuat daftar hewan rubah hidup, buaya, anak anjing serigala, salamander, ular, tikus, burung merak, landak, dan koala.

Kamis, 30/01/2020 11:20 0

China

Kini, Virus Corona Telah Menyebar ke Setiap Wilayah China

Otoritas kesehatan China mengatakan ada 7.711 kasus yang dikonfirmasi di negara itu pada 29 Januari. Infeksi juga telah menyebar ke setidaknya 16 negara lain.

Kamis, 30/01/2020 10:56 0

India

Ribuan Warga India Kembali Turun ke Jalan Protes UU Anti-Muslim

Ibu kota India menyaksikan dua demonstrasi terpisah di pinggiran Shaheen Bagh (selatan) dan Jantar Mantar Square (tengah).

Kamis, 30/01/2020 09:09 0

Afghanistan

Pertempuran antara Taliban dan Rezim Kabul Meningkat

Meningkatnya permusuhan mencerminkan kebuntuan dalam perundingan perdamaian yang melibatkan perunding AS dan Taliban di ibukota Qatar, Doha.

Kamis, 30/01/2020 07:54 0

Turki

Erdogan: Rencana Perdamaian Trump di Timteng Tak Dapat Diterima

Poin yang mendapat perhatian khusus dari rencan itu menetapkan bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki menjadi wilayah Israel.

Kamis, 30/01/2020 07:27 0

Close