... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pakar Hukum UI: Perusakan Mushalla di Minahasa Utara Jelas Tindak Pidana

Foto: Heru Susetyo

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Universitas Indonesia (UI), Heru Susetyo menegaskan bahwa perusakan mushalla di Minahasa Utara adalah tindakan yang bisa dipidana.

“Yang jelas itu suatu pelanggaran delik pidana, karena pengrusakan delik pidana. Jadi baik merusak masjid maupun merusak gereja sama-sama nggak ada argumentasinya, sama-sama menyalahi hukum atau tindak pidana,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (30/01/2020).

Kalaupun tidak setuju dengan pendirian Mushalla, kata dia, seharusnya tidak perlu dirusak. Ia menegaskan bahwa ada cara yang lain untuk mengekspresikan penolakannya.

“Kan bisa komplain ke FKUB. Kalau protes, silahkan ke pemerintah atau ke Kementrian Agama atau yang ada di dalam SKB 3 menteri. Karena pendirian tempat ibadah kan ada di aturan SKB 3 menteri. Jadi itu wilayah wilayah administrasi,” Paparnya.

Maka, ia menghimbau agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, masyarakat juga harus memantau kinerja kepolisian dalam menyikapi pengrusakan ini.

“Masyarakat harus pantau kinerja polisi. Jangan main hakim sendiri, itu kontra produktif. Jadi kawal saja, jangan provokatif,” tegasnya.

Heru menekankan, masyarakat harus mengedepankan dialog. Kita, kata dia, menjunjung Hak Asasi Manusia. Jadi, lanjut Heru, jangan main hakim sendiri apalagi merusak.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

China Umumkan Ada 7.711 Kasus Terinfeksi Corona, Korban Jiwa Capai 162 Orang

Otoritas kesehatan Cina mengumumkan ada 7.711 kasus infeksi yang dikonfirmasi sampai Rabu malam, 29 Januari 2020. Sebagian besar kasus tersebut terpantau di Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran wabah. Jumlah kematian juga dilaporkan bertambah 37 kasus sehingga total menjadi 162.

Kamis, 30/01/2020 13:33 0

Amerika

Langgar UU Privasi, Facebook Didenda Rp 7,5 Triliun

Facebook setuju untuk membayar sekitar setengah miliar dolar untuk menyelesaikan gugatan perwakilan kelompok (class action), Rabu (29/01/2020). 

Kamis, 30/01/2020 12:58 0

Iran

Pabrik di Iran Produksi Bendera Amerika, Inggris dan Israel Untuk Dibakar Demonstran

Bisnis itu kini sedang naik daun dan mendatangkan keuntungan banyak bagi pabrik Diba Parcham yang diketahui sebagai pabrik bendera terbesar di Iran

Kamis, 30/01/2020 12:20 0

China

Daftar Hewan yang Dijual di Pasar Tempat Virus Corona Berasal

Menurut South China Morning Post, papan iklan pasar memuat daftar hewan rubah hidup, buaya, anak anjing serigala, salamander, ular, tikus, burung merak, landak, dan koala.

Kamis, 30/01/2020 11:20 0

China

Kini, Virus Corona Telah Menyebar ke Setiap Wilayah China

Otoritas kesehatan China mengatakan ada 7.711 kasus yang dikonfirmasi di negara itu pada 29 Januari. Infeksi juga telah menyebar ke setidaknya 16 negara lain.

Kamis, 30/01/2020 10:56 0

India

Ribuan Warga India Kembali Turun ke Jalan Protes UU Anti-Muslim

Ibu kota India menyaksikan dua demonstrasi terpisah di pinggiran Shaheen Bagh (selatan) dan Jantar Mantar Square (tengah).

Kamis, 30/01/2020 09:09 0

Afghanistan

Pertempuran antara Taliban dan Rezim Kabul Meningkat

Meningkatnya permusuhan mencerminkan kebuntuan dalam perundingan perdamaian yang melibatkan perunding AS dan Taliban di ibukota Qatar, Doha.

Kamis, 30/01/2020 07:54 0

Turki

Erdogan: Rencana Perdamaian Trump di Timteng Tak Dapat Diterima

Poin yang mendapat perhatian khusus dari rencan itu menetapkan bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki menjadi wilayah Israel.

Kamis, 30/01/2020 07:27 0

Rusia

Cina Gandeng Rusia Kembangkan Vaksin Virus Corona

Konsulat di Guangzhou tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Rabu, 29/01/2020 18:27 0

Syam

Puluhan Ribu Warga Palestina dan Yordania Demo Tolak Rencana Perdamaian Trump

Mereka juga membakar ban di jalan-jalan untuk menyatakan keberatan atas rencana perdamaian tersebut.

Rabu, 29/01/2020 14:24 0

Close