... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komisi I Minta Pemerintah Desak Cina Untuk Buka Jalur Evakuasi WNI

Foto: Wakil ketua komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis meminta Kementerian Luar Negeri untuk mendesak Pemerintah Cina agar membuka jalur evakuasi bagi Warga Negara Indonesia yang masih ada di daerah Wuhan dan sekitarnya.

Diketahui, hingga kini masih ada sekitar 243 orang WNI yang berada di wilayah karantina. Menurut keterangan terpisah dari Kementerian Luar Negeri, semua WNI yang ada di wilayah tersebut berada dalam keadaan baik, sehat dan tak ada yang terjangkit virus 2019-nCoV. Mayoritas mereka adalah mahasiswa yang tersebar di Wuhan, Xianing, Huangshi, Jingzhou, Xianyang, Enshi, dan Shiyan.

“Kami harap Kemlu segera mendesak Pemerintah Cina agar bisa memberikan pertimbangan dan saran tindakan evakuasi. Sudah semakin banyak korban, hari ini saja meningkat dua kali lipat yang sebelumnya hanya 2000-an menjadi 4000 lebih, dengan korban meninggal lebih dari 100 jiwa,” kata Kharis dalam pernyataannya yang dirilis pada Selasa (28/01/2020).

Ia menambahkan, saat ini banyak negara yang tengah berupaya mengevakuasi warganya dari kawasan karantina virus Corona. Oleh karena itu jika memungkinkan, Abdul Kharis berharap agar para WNI dapat langsung dibawa kembali ke Indonesia, atau minimal dievakuasi keluar dari wilayah karantina meski tetap berada di Cina.

“Pemerintah harus siapkan kondisi terburuk seperti evakuasi dan karantina sesuai dengan SOP penanganan internasional dalam menghadapi virus ini, sehingga WNI yang dievakuasi harus dipastikan kesehatan dan keselamatannya sebelum sampai ke tanah air,” ujarnya.

BACA JUGA  Umat Islam Dunia Rayakan Idul Fitri 1441H di Tengah Pandemi

Kharis juga mengapresiasi travel warning yang telah dikeluarkan Kementerian Luar Negeri sejak Selasa ke Provinsi Hubei, Cina. Meski begitu, Kharis mengingatkan agar lebih baik agar travel warning tersebut diperluas bukan hanya Provinsi Hubei tapi juga ke semua wilayah karantina di Cina khususnya atau bahkan Cina pada umumnya.

“Pemerintah Indonesia telah resmi mengeluarkan peringatan kunjungan atau travel warning bagi masyarakat untuk bepergian ke Provinsi Hubei, Cina, saya apresiasi. Namun saya minta travel warning ini diperluas ke seluruh wilayah karantina dan kalau perlu tunda dulu ke Cina sampai Pemerintah Cina bisa memastikan dan menghentikan isolasi di sana dan juga menyatakan wilayah tersebut telah aman untuk dikunjungi,” tutup Kharis.

 

Reporter: Qoid

Editor: Guntur Aji


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pakar Pidana: Lebih Parah Deklarator Kerajaan Dibanding Pengusung Khilafah

Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menilai bahwa raja-raja yang muncul beberapa waktu terakhir bisa dipidana

Rabu, 29/01/2020 02:36 0

Indonesia

Hambat Kinerja KPK, Jokowi Diminta Copot Menteri Yasonna

Direktur Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute), Muhammad Mualimin menilai, perilaku Yasonna Hamonangan Laoly dalam menyikapi kasus Harun Masiku

Rabu, 29/01/2020 01:32 0

Indonesia

Muhammadiyah Minta Pemerintah Pulangkan Mahasiswa Indonesia di Wuhan

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendesak pemerintah Indonesia untuk segera melakukan langkah-langkah preventif dan perlindungan bagi masyarakat

Rabu, 29/01/2020 01:08 0

Indonesia

Virus Corona Merebak, Puan: Masyarakat Jangan Panik

Puan Maharani mengimbau masyarakat agar tidak panik dan mengikuti prosedur medis dalam menyikapi penyebaran virus Corona.

Rabu, 29/01/2020 00:56 0

Editorial

Editorial: China Diguncang Corona

Hantaman virus Corona ke negeri China di tengah perayaan hari raya imlek karuan membuat etnis Han dan etnis Uighur bernasib sama. Mereka sama-sama terisolasi dari dunia. Hanya bedanya, etnis Uighur tak pernah bangun kamp konsentrasi di sana.     

Selasa, 28/01/2020 23:00 0

Indonesia

Komisi VI: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang Dari Omnibus Law

Perkiraan jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 269,6 juta jiwa tahun ini dengan 85,17 persen beragama Islam.

Senin, 27/01/2020 17:27 0

Artikel

Sunda Empire dan Gerakan Global: Ada Apa?

Jika di Indonesia, ketidakpuasan situasi masih ditanggapi sebagian masyarakat dengan fenomena-fenomena gerakan yang tidak rasional, maka di luar negeri, fenomena ini telah menjelma menjadi gerakan-gerakan protes sosial yang mendunia.

Senin, 27/01/2020 12:36 0

Indonesia

Heboh Virus Corona, Muhammadiyah Minta Indonesia Lindungi WNI di Cina

Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta pemerintah Indonesia mengambil langkah preventif menyikapi penyebaran virus corona.

Senin, 27/01/2020 12:11 0

Indonesia

GNPF Ulama: Halangi Penuntasan Korupsi, Dewas KPK Harus Dibubarkan

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) turut berkomentar terkait maraknya kasus korupsi

Sabtu, 25/01/2020 16:40 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Tinggalkan Segala yang Haram – Ust. Muizz Abu Turob

Diantara yang perlu diperhatikan oleh seorang muslim dan mukmin adalah hendaknya dia selalu memakan makanan yang halal.

Jum'at, 24/01/2020 19:34 0

Close