... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hambat Kinerja KPK, Jokowi Diminta Copot Menteri Yasonna

Foto: Menkumham Yasonna Laoly

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute), Muhammad Mualimin menilai, perilaku Yasonna Hamonangan Laoly dalam menyikapi kasus Harun Masiku terlihat mencolok lebih mengutamakan kepentingan politik PDIP ketimbang sebagai Menteri yang bekerja untuk Rakyat se-Indonesia.

Menurutnya, Yasonna tidak menampakkan katalisator penegakan hukum, keberadaannya tidak berguna bagi rakyat banyak. Maka, ia meminta Presiden Jokowi lebih baik mencopot Yasonna dari kabinet karena menghambat penegakkan hukum KPK.

“Yasonna itu kan menterinya rakyat Indonesia, tingkah lakunya harus untuk kepentingan bangsa. Kalau orang sudah diamanahi jadi menteri, ya jangan lagi menganggap dirinya corong partai. Itu abdi negara yang gagal paham. Menteri seperti itu tidak berguna bagi NKRI yang ingin bebas dari korupsi. Manuver Yasonna menghambat kinerja KPK,” kata Mualimin di Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

Menteri Yasonna Laoly yang beberapa waktu lalu hadir dalam pembentukan Tim Hukum PDIP menghadapi penyidikan KPK, menurut Mualimin, telah menciderai etika publik dan terkesan tidak profesional. Pemerintahan negara yang di dalamnya terdapat kabinet menteri dibentuk agar bekerja untuk segenap tumpah darah Indonesia.

Bila menteri lebih mengutamakan kepentingan partai asal ketimbang kerja untuk publik, berarti menteri semacam itu lebih takut pada Ketua Umum PDIP dan tidak peduli bila skor pemberantasan hukum di Indonesia memburuk.

“Sebelum jadi menteri, Yasonna memang anak buah Megawati. Tapi usai dilantik jadi Menkumham, Yasonna adalah anak buah dari Republik Indonesia. Pedoman kebijakannya bukan lagi perintah Megawati, tapi UUD 1945 dan semua Undang-Undang yang menyuruhnya bekerja untuk kepentingan nasional,” tuturnya.

BACA JUGA  Ahok Lelang Batik yang Dikenakan Saat Sidang, Ditawar Sampai Rp 100 Juta

“Kalau Yasonna terus-terusan jadi budak partai yang dititipkan di kabinet, rakyat yang rugi. Sebab rakyat sudah menggaji, tapi Yasonna bekerja tidak untuk rakyat, melainkan untuk PDIP,” pungkas Aktivis HMI ini.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: China Diguncang Corona

Hantaman virus Corona ke negeri China di tengah perayaan hari raya imlek karuan membuat etnis Han dan etnis Uighur bernasib sama. Mereka sama-sama terisolasi dari dunia. Hanya bedanya, etnis Uighur tak pernah bangun kamp konsentrasi di sana.     

Selasa, 28/01/2020 23:00 0

China

Jumlah Korban Meninggal Virus Corona Meningkat Menjadi 106 Orang

Kini terdapat 976 pasien yang sedang dalam kondisi kritis, dan 6.973 lainnya dicurigai terinfersi oleh virus novel Corona

Selasa, 28/01/2020 15:40 0

Rusia

Jurnalis Terkemuka Rusia Kampanyekan Solidaritas untuk Gadzhiyev

Para jurnalis terkemuka telah membuat video banding untuk mendukung rekan mereka yang dituduh membiayai terorisme di republik Dagestan Rusia.

Selasa, 28/01/2020 15:17 0

Philipina

Wabah Virus Wuhan, Filipina Batasi Masuknya WN China

Biro Imigrasi Filipina untuk sementara waktu akan berhenti mengeluarkan visa turis untuk mengantisipasi kedatangan ke warga negara China

Selasa, 28/01/2020 10:55 0

Palestina

Menhan Bennet: Kami Takkan Sedikitpun Lepaskan Tanah Israel

Kami tidak akan menyerahkan satu sentimeter pun tanah Israel kepada orang Arab. Demikian Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennet dengan nada menantang.

Selasa, 28/01/2020 10:35 0

Arab Saudi

Menlu Saudi: Pemegang Paspor Israel Dilarang Masuk Kerajaan

Menteri luar negeri Arab Saudi mengatakan bahwa orang Israel tidak boleh mengunjungi kerajaan. Pernyataan ini untuk menunjukkan Arab Saudi tidak memiliki hubungan dengan Israel.

Selasa, 28/01/2020 10:21 0

Rusia

Rusia Usir Jurnalis Jepang yang Dituduh Gali Informasi Militer Rahasia

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa wartawan itu sudah meninggalkan Rusia setelah ditangkap oleh polisi bulan lalu di kota Vladivostok, sebuah pelabuhan di Samudra Pasifik.

Selasa, 28/01/2020 09:45 0

Prancis

Prancis Kelimpungan Ditinggal Sendirian Hadapi Islamis di Sahel Afrika

Jenderal Francois Le Quantre, kepala staf angkatan bersenjata Prancis, mengatakan kepada Reuters bahwa hilangnya dukungan intelijen AS yang mengumpulkan informasi dari penyadapan akan menjadi "kemunduran terbesar".

Selasa, 28/01/2020 09:23 0

Afghanistan

Pesawat Militer AS Jatuh di Wilayah Kontrol Taliban

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengkonfirmasi bahwa pesawat tersebut milik militer AS.

Selasa, 28/01/2020 07:24 0

Suriah

Faktor-Faktor Penghalang Persatuan Oposisi Suriah

Sayjari mengatakan bahwa HTS tidak dapat menjadi bagian dari masa depan Idlib, dan tentu saja bukan bagian dari badan nasional oposisi.

Senin, 27/01/2020 16:46 0

Close