... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pesawat Militer AS Jatuh di Wilayah Kontrol Taliban

Foto: Helikopter Chinook Amerika mendarat di ibukota Negara Bagian Wardak di Afghanistan tengah pada 6 Juni 2019 [AFP]

KIBLAT.NET, Ghazni – Pesawat militer AS jatuh di wilayah kontrol Taliban pada Senin (27/01/2020) dalam keadaan yang masih misterius. Taliban mengaku bertanggung jawab sementara Pentagon membantah “indikasi” pesawat itu jatuh akibat tembakan musuh.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengumumkan dalam sebuah pernyataannya bahwa pesawat khusus penjajah Amerika jatuh di provinsi Ghazni. Ia mengklaim seluruh awak pesawat tewas.

Melalui sambungan telepon dengan AFP, Mujahid menjelaskan bahwa pesawat itu ditembak jatuh secara taktik. Namun ia tidak menjelaskan bagaimana penembakkan pesawat tersebut.

Beberapa jam kemudian, Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengkonfirmasi bahwa pesawat tersebut milik militer AS.

“Sebuah pesawat AS jatuh di provinsi Ghazni, Afghanistan,” kata Kolonel Sony Legit, juru bicara pasukan AS di Afghanistan, dalam sebuah tweet.

Ia menambahkan, penyebab kecelakaan sedang diselidiki, tetapi tidak ada indikasi disebabkan oleh tembakan musuh. Ia pun membantah klaim Taliban.

Terlepas dari kontroversi penyebab jatuhnya pesawat itu, insiden ini terjadi pada saat berlangsungnya negosiasi antara Taliban dan Amerika Serikat tentang ketentuan perjanjian yang memungkinkan penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan dengan imbalan jaminan keamanan dari para Taliban.

Taliban menargetkan ditandatanganinya perjanjian pada akhir Januari ini. Perjanjian itu pada jaminan kepergian pasukan Amerika, dan siap untuk “mengurangi” operasi militernya sesuai dengan ketentuan Washington untuk menandatangani perjanjian.

Sementara itu, seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Ruhullah Ahmadzai, mengatakan kepada APF bahwa pesawat itu “bukan milik Angkatan Udara Afghanistan, dinas intelijen, Kementerian Pertahanan atau Dalam Negeri.”

BACA JUGA  Difitnah Bekerja Sama dengan Rusia, Begini Jawaban Taliban

Video dan foto yang diposting oleh akun Twitter dekat dengan Taliban, yang belum bisa diverifikasi keasliannya oleh AFP, menunjukkan serpihan pesawat berukuran sedang yang jatuh di ladang yang tertutup salju. Ekor pesawat tampak utuh dengan logo Angkatan Udara AS.

Menurut Taliban, pesawat itu “terbang dengan misi pengawasan”. Pesawat jenis ini digunakan oleh Angkatan Udara AS di Afghanistan untuk pengawasan elektronik.

Dalam salah satu video yang beredar di jejaring sosial, yang juga belum dapat diverifikasi secara independen, penduduk desa berkumpul di sekitar pesawat yang berbentuk kerangka dan masih ada api yang berkobar.

Pemerintah setempat mengumumkan kecelakaan sekitar pukul 13:00. Kemudian, Otoritas Penerbangan Sipil Afghanistan mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Tidak ada kecelakaan pesawat komersial yang tercatat.”

Kecelakaan itu terjadi di daerah De Yak, di sebelah timur Ghazni. Taliban sebagian besar menguasai daerah itu sehingga sulit untuk mengirim tim bantuan dan penyelidik.

Pasukan Amerika mengendalikan wilayah udara di Afghanistan, yang memberi mereka kebebasan bergerak dan memungkinkan mereka untuk memberikan dukungan kepada pasukan lokal, terutama karena Taliban tidak memiliki serangan udara yang efektif.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komisi VI: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang Dari Omnibus Law

Perkiraan jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 269,6 juta jiwa tahun ini dengan 85,17 persen beragama Islam.

Senin, 27/01/2020 17:27 0

Artikel

Sunda Empire dan Gerakan Global: Ada Apa?

Jika di Indonesia, ketidakpuasan situasi masih ditanggapi sebagian masyarakat dengan fenomena-fenomena gerakan yang tidak rasional, maka di luar negeri, fenomena ini telah menjelma menjadi gerakan-gerakan protes sosial yang mendunia.

Senin, 27/01/2020 12:36 0

Indonesia

Heboh Virus Corona, Muhammadiyah Minta Indonesia Lindungi WNI di Cina

Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta pemerintah Indonesia mengambil langkah preventif menyikapi penyebaran virus corona.

Senin, 27/01/2020 12:11 0

Indonesia

GNPF Ulama: Halangi Penuntasan Korupsi, Dewas KPK Harus Dibubarkan

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) turut berkomentar terkait maraknya kasus korupsi

Sabtu, 25/01/2020 16:40 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Tinggalkan Segala yang Haram – Ust. Muizz Abu Turob

Diantara yang perlu diperhatikan oleh seorang muslim dan mukmin adalah hendaknya dia selalu memakan makanan yang halal.

Jum'at, 24/01/2020 19:34 0

Feature

Kisah Inspiratif: Tukang Becak Pendiri Rumah Sakit

Kematian ayah tercinta membuat Zainal Abidin mengambil keputusan yang mengubah hidupnya. Keputusan yang akan bermanfaat bagi ribuan sesama.

Jum'at, 24/01/2020 14:29 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

Penceramah Syaikh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jum'at, 24/01/2020 02:48 0

Indonesia

Gelar Program Penceramah Bersertifikat, Kemenag Gandeng BNPT Hingga BPIP

ementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat.

Jum'at, 24/01/2020 02:36 0

Indonesia

Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

mnesti Internasional Indonesia memberikan respon terhadap kesaksian Luthfi Alfiandi, yang mengaku bahwa dirinya telah disiksa oleh aparat saat pemeriksaan di kepolisian.

Jum'at, 24/01/2020 02:25 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Jum'at, 24/01/2020 02:18 0

Close