... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jurnalis Terkemuka Rusia Kampanyekan Solidaritas untuk Gadzhiyev

Foto: Abdulmumin Gadzhiyev

KIBLAT.NET, Moskow – Para jurnalis terkemuka telah membuat video banding untuk mendukung rekan mereka yang dituduh membiayai terorisme di republik Dagestan Rusia.

Abdulmumin Gadzhiyev, editor urusan agama untuk mingguan independen Chernovik, menghadapi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan membiayai terorisme dan berpartisipasi dalam organisasi teroris.

Rekan-rekan Gadzhiyev mengatakan tuduhan terhadapnya diduga berasal dari tulisannya tentang seorang pengkhotbah yang dituduh memiliki kaitan dengan kelompok ISIS. Sebuah tuduhan yang dibuat-buat.

“Pandangan kami mungkin tidak sepenuhnya selaras dengan pandangan Gadzhiyev, tetapi kami percaya bahwa jurnalis tidak boleh dipenjara dan diadili karena aktivitas profesional mereka,” kata wartawan itu dalam alamat video yang diposting Ahad (26/01/2020).

Yang tampak dalam video termasuk wartawan untuk harian bisnis Kommersant dan Vedomosti Rusia, surat kabar investigasi Novaya Gazeta dan stasiun radio Ekho Moskvy. Pemimpin redaksi outlet online independen Mediazona, Znak.com dan Proekt juga berbicara untuk mendukung Gadzhiyev.

“Tuduhan membiayai terorisme di Kaukasus Utara hampir sama dengan menanam narkoba di Ivan Golunov di Moskow,” kata seorang wartawan, merujuk pada koresponden khusus situs berita Meduza.

Pihak berwenang menahan Golunov lalu membebaskannya beberapa hari kemudian. Sekarang ia berusaha membawa perwira yang ditangkapnya ke pengadilan.

Keenambelas koresponden, blogger dan editor meminta wartawan dan pendukung lainnya untuk mengadakan piket bergilir di depan kantor perwakilan Dagestan di Moskow.

BACA JUGA  Rusia Mundur dari Pengaturan yang Cegah Penargetan Fasilitas Medis di Suriah

Pengadilan tinggi di Dagestan menolak permohonan Gadzhiyev hari Senin. Dia telah ditempatkan dalam penahanan pra-sidang sampai 13 Maret.

“Jika pengadilan membaca tuntutannya, mereka akan melihat tidak ada yang ekstrem di sana,” kata istrinya Dana Sakiyeva mengatakan kepada outlet AS Voice of America.

“Suamiku sendiri menyuruh mereka untuk melihat dan melihat,” lanjutnya.

Salah satu surat kabar paling populer Dagestan, Chernovik telah mengalami pelecehan oleh pihak berwenang di masa lalu. Demikian laporan kelompok kebebasan pers Reporters Without Borders (RSF).

Setelah dituduh bekerja sama dengan teroris selama tiga tahun, Chernovik dinyatakan tidak bersalah pada 2011. Pendirinya ditembak dan dibunuh beberapa bulan kemudian.

Pihak berwenang Rusia telah melakukan kampanye anti terorisme selama bertahun-tahun di wilayah Kaukasus Utara yang bergolak di negara itu.

Sumber: The Moscow Times
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komisi VI: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang Dari Omnibus Law

Perkiraan jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 269,6 juta jiwa tahun ini dengan 85,17 persen beragama Islam.

Senin, 27/01/2020 17:27 0

Artikel

Sunda Empire dan Gerakan Global: Ada Apa?

Jika di Indonesia, ketidakpuasan situasi masih ditanggapi sebagian masyarakat dengan fenomena-fenomena gerakan yang tidak rasional, maka di luar negeri, fenomena ini telah menjelma menjadi gerakan-gerakan protes sosial yang mendunia.

Senin, 27/01/2020 12:36 0

Indonesia

Heboh Virus Corona, Muhammadiyah Minta Indonesia Lindungi WNI di Cina

Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta pemerintah Indonesia mengambil langkah preventif menyikapi penyebaran virus corona.

Senin, 27/01/2020 12:11 0

Indonesia

GNPF Ulama: Halangi Penuntasan Korupsi, Dewas KPK Harus Dibubarkan

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) turut berkomentar terkait maraknya kasus korupsi

Sabtu, 25/01/2020 16:40 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Tinggalkan Segala yang Haram – Ust. Muizz Abu Turob

Diantara yang perlu diperhatikan oleh seorang muslim dan mukmin adalah hendaknya dia selalu memakan makanan yang halal.

Jum'at, 24/01/2020 19:34 0

Feature

Kisah Inspiratif: Tukang Becak Pendiri Rumah Sakit

Kematian ayah tercinta membuat Zainal Abidin mengambil keputusan yang mengubah hidupnya. Keputusan yang akan bermanfaat bagi ribuan sesama.

Jum'at, 24/01/2020 14:29 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

Penceramah Syaikh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jum'at, 24/01/2020 02:48 0

Indonesia

Gelar Program Penceramah Bersertifikat, Kemenag Gandeng BNPT Hingga BPIP

ementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat.

Jum'at, 24/01/2020 02:36 0

Indonesia

Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

mnesti Internasional Indonesia memberikan respon terhadap kesaksian Luthfi Alfiandi, yang mengaku bahwa dirinya telah disiksa oleh aparat saat pemeriksaan di kepolisian.

Jum'at, 24/01/2020 02:25 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Jum'at, 24/01/2020 02:18 0

Close