... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Protes Anti-Pemerintah Meningkat, Kedubes AS di Irak Diserang Roket

Foto: Para pengunjukrasa Irak ikut serta dalam demonstrasi menentang korupsi negara, kegagalan layanan publik, dan pengangguran, di ibukota Irak, pusat Lapangan Khellani di Baghdad (AFP)

KIBLAT.NET, Baghdad – Pasukan keamanan Irak menembaki para demonstran di Baghdad dan menewaskan satu orang. Demonstrasi telah berlangsung selama berbulan-bulan, memprotes pemerintah yang didominasi oleh Syiah dan didukung Iran.

Secara terpisah, setidaknya satu dari lima roket Katyusha menghantam kedutaan besar AS di Baghdad dan melukai tiga orang. Reuters, Senin (27/01/2020), tidak dapat secara independen memverifikasi serangan roket tersebut.

Protes anti-pemerintah meletus di Baghdad pada 1 Oktober dan dengan cepat berubah menjadi kekerasan. Pasukan keamanan dan pria bersenjata yang tak dikenal telah menembak mati para pengunjuk rasa. Hampir 500 orang tewas dalam kerusuhan.

Demonstran menuntut agar semua partai dan politisi dicopot dan diadakan pemilihan umum yang bebas dan adil, serta pengusutan kasus korupsi.

Protes kembali berkobar dalam dua hari terakhir setelah Moqtada al-Sadr, seorang tokoh Syiah yang mendukung mereka absen dari demonstrasi.

Sadr menentang semua campur tangan asing di Irak. Namun dalam beberapa bulan terakhir ia lebih dekat dengan Iran dan partai-partai yang didukung Teheran yang mendominasi institusi negara di Baghdad.

Beberapa demonstran menyebut Sadr melakukan pengkhianatan.

Sebelumnya, Sadr telah mengorganisir demonstrasi anti-Amerika yang terpisah yang bertujuan menekan pasukan AS untuk meninggalkan Irak.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

GNPF Ulama: Halangi Penuntasan Korupsi, Dewas KPK Harus Dibubarkan

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) turut berkomentar terkait maraknya kasus korupsi

Sabtu, 25/01/2020 16:40 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Tinggalkan Segala yang Haram – Ust. Muizz Abu Turob

Diantara yang perlu diperhatikan oleh seorang muslim dan mukmin adalah hendaknya dia selalu memakan makanan yang halal.

Jum'at, 24/01/2020 19:34 0

Feature

Kisah Inspiratif: Tukang Becak Pendiri Rumah Sakit

Kematian ayah tercinta membuat Zainal Abidin mengambil keputusan yang mengubah hidupnya. Keputusan yang akan bermanfaat bagi ribuan sesama.

Jum'at, 24/01/2020 14:29 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

Penceramah Syaikh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jum'at, 24/01/2020 02:48 0

Indonesia

Gelar Program Penceramah Bersertifikat, Kemenag Gandeng BNPT Hingga BPIP

ementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat.

Jum'at, 24/01/2020 02:36 0

Indonesia

Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

mnesti Internasional Indonesia memberikan respon terhadap kesaksian Luthfi Alfiandi, yang mengaku bahwa dirinya telah disiksa oleh aparat saat pemeriksaan di kepolisian.

Jum'at, 24/01/2020 02:25 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Jum'at, 24/01/2020 02:18 0

Video News

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Salah seorang narapidana teroris di Lapas Maximum Security Gunung Sindur kembali meninggal dunia. Rifaat Al-Barki, seorang tahanan asal Padang dikabarkan meninggal pada Rabu (22/1/2020) pagi.

Kamis, 23/01/2020 17:03 0

Indonesia

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

"Kami lagi di jalan ke RS Polri. Masih belum diketahui penyebab kematiannya apa," ujar Arif dihubungi Kiblat.net pagi ini.

Rabu, 22/01/2020 12:55 0

Artikel

Menilik Motif Peperangan: Menambang Uang dari Perang Aceh

Peristiwa dibunuhnya pejabat militer Iran, Jenderal Qassem Soleimani oleh AS dianggap sebagian pihak akan memicu peperangan besar. Tentu saja kita harus cermat menilaiĀ  satu peristiwa. Seringkali peperangan justru dimulai bukan dari yang terlihat. Motif-motif satu peperangan didorong oleh satu sebab yang tak tampak di permukaan.

Rabu, 22/01/2020 12:37 0

Close