... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Myanmar Ancam Merapat ke China Jika Dihukum soal Rohingya

Foto: Myanmar-China

KIBLAT.NET, Naypyidaw – Myanmar mengancam akan meningkatkan hubungan dengan China jika negara-negara Barat menjatuhkan sanksi terkait kasus genosida Rohingya.

“Semakin banyak sanksi yang dijatuhkan negara-negara Barat kepada kami, semakin besar kemungkinan untuk meningkatkan hubungan kami dengan aliansi Asia kami,” kata Menteri Perdagangan Than Myint dalam sebuah wawancara di ibukota, Naypyidaw. “Kami telah membuka pintu untuk semua orang.”

Kekerasan terhadap Muslim Rohingya oleh otoritas Myanmar telah memicu kecaman global. Pengadilan Internasional pekan lalu memerintahkan langkah-langkah darurat untuk melindungi Rohingya dari genosida. Pelanggaran ini membahayakan hak istimewa perdagangan Eropa yang dimili Myanmar dan memicu desakan sanksi.

Selama kunjungan Presiden Xi Jinping ke Myanmar awal Januari, kedua negara sepakat untuk mempercepat beberapa proyek sebagai bagian dari Inisiatif Belt and Road.

“Ketika datang ke mega proyek, kami selalu ingin melihat lebih banyak opsi,” kata Than Myint dalam wawancara 21 Januari. “Jadi kami biasanya mendorong perusahaa-perusahaan Barat untuk tidak khawatir melakukan bisnis di sini. Jika mereka memutuskan untuk tidak datang, maka kita tidak akan punya pilihan selain bekerja sama dengan mitra Asia.”

Pada tahun 1988, China menyumbang seperempat dari semua investasi asing ke Myanmar, kedua setelah Singapura.

Than Myint mengatakan Myanmar sadar akan risiko yang datang dengan investasi yang didukung China. Proyek-proyek infrastruktur semacam itu telah dikritik karena persyaratan utang, sehingga China dapat mengendalikan infrastruktur penting di negara-negara berkembang.

“Soal perangkap utang China di negara-negara berkembang lainnya, kami akan memastikan kami tidak membuat kesalahan yang sama di sini,” katanya.

Sumber: scmp.com
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Sunda Empire dan Gerakan Global: Ada Apa?

Jika di Indonesia, ketidakpuasan situasi masih ditanggapi sebagian masyarakat dengan fenomena-fenomena gerakan yang tidak rasional, maka di luar negeri, fenomena ini telah menjelma menjadi gerakan-gerakan protes sosial yang mendunia.

Senin, 27/01/2020 12:36 0

Indonesia

Heboh Virus Corona, Muhammadiyah Minta Indonesia Lindungi WNI di Cina

Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta pemerintah Indonesia mengambil langkah preventif menyikapi penyebaran virus corona.

Senin, 27/01/2020 12:11 0

Indonesia

GNPF Ulama: Halangi Penuntasan Korupsi, Dewas KPK Harus Dibubarkan

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) turut berkomentar terkait maraknya kasus korupsi

Sabtu, 25/01/2020 16:40 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Tinggalkan Segala yang Haram – Ust. Muizz Abu Turob

Diantara yang perlu diperhatikan oleh seorang muslim dan mukmin adalah hendaknya dia selalu memakan makanan yang halal.

Jum'at, 24/01/2020 19:34 0

Feature

Kisah Inspiratif: Tukang Becak Pendiri Rumah Sakit

Kematian ayah tercinta membuat Zainal Abidin mengambil keputusan yang mengubah hidupnya. Keputusan yang akan bermanfaat bagi ribuan sesama.

Jum'at, 24/01/2020 14:29 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

Penceramah Syaikh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jum'at, 24/01/2020 02:48 0

Indonesia

Gelar Program Penceramah Bersertifikat, Kemenag Gandeng BNPT Hingga BPIP

ementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat.

Jum'at, 24/01/2020 02:36 0

Indonesia

Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

mnesti Internasional Indonesia memberikan respon terhadap kesaksian Luthfi Alfiandi, yang mengaku bahwa dirinya telah disiksa oleh aparat saat pemeriksaan di kepolisian.

Jum'at, 24/01/2020 02:25 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Jum'at, 24/01/2020 02:18 0

Video News

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Salah seorang narapidana teroris di Lapas Maximum Security Gunung Sindur kembali meninggal dunia. Rifaat Al-Barki, seorang tahanan asal Padang dikabarkan meninggal pada Rabu (22/1/2020) pagi.

Kamis, 23/01/2020 17:03 0

Close