... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Militer Suriah dan Rusia Tingkatkan Serangan, Sejumlah Wilayah Oposisi Lepas

KIBLAT.NET, Idlib – Pasukan rezim Assad merebut wilayah baru di provinsi Idlib. Kemajuan itu membuat pasukan pemerintah hanya berjarak ratusan meter dari kota strategis Maarat Al-Numan, kota terbesar kedua di provinsi Idlib, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) pada Ahad (26/01/2020).

Provinsi Idlib dan daerah-daerah sekitarnya, yang separuh penghuninya pengungsi dari wilayah lain, menjadi saksi eskalasi militer pasukan rezim dan sekutu mereka Rusia sejak Desember. Kedua kekuatan militer itu memfokuskan serangan di pedesaan Idlib selatan dan Aleppo barat. Dua daerah ini dilintasi jalan internasional yang menghubungkan kota Aleppo dengan ibukota, Damaskus.

SOHR melaporkan pada Ahad bahwa selama 24 jam terakhir, pasukan rezim mengendalikan tujuh kota besar di sekitar kota Maarat Al-Numan, yang terletak di jalan internasional ini.

Dengan demikian, menurut SOHR, militer rezim telah mencapai pinggiran kota, dan hanya berjarak ratusan meter dari jalan internasional.

Surat kabar Al-Watan, yang dekat dengan pemerintah Suriah, menulis dalam edisi Ahad bahwa tentara berada “sangat dekat dari Maarat Al-Numan, yang sebentar lagi bisa dimasuki untuk maju ke bagian jalan internasional.”

Damaskus menegaskan kembali niatnya untuk merebut seluruh wilayah Idlib dan sekitarnya meskipun beberapa perjanjian gencatan senjata tercapai selama beberapa tahun terakhir di provinsi itu.

Peta kontrol terkini di Idlib

Sejalan dengan kemajuan menuju Ma’rat Al-Numan, pasukan rezim terlibat pertempuran sengit dengan dengan pejuang Ha’iah Tahrir Al-Syam (HTS) dan pejuang oposisi lainnya di barat kota Aleppo.

BACA JUGA  Warga Suriah Demo Patroli Bersama Turki-Rusia di Idlib

Bentrokan masih berlanjut di kedua front, disertai dengan serangan udara Rusia dan Suriah, dan mengakibatkan puluhan kematian di kedua pihak.

Kantor Berita Suriah (SANA) mengutip sumber militer yang membenarkan bahwa tindakan tentara di Idlib dan Aleppo barat “akan mencakup operasi lapangan luas yang tidak akan berhenti sebelum pemberantasan terorisme bersenjata yang tersisa dalam semua nama dan bentuknya.”

Eskalasi sejak Desember ini mendorong sekitar 350.000 orang untuk pindah dari Idlib selatan ke wilayah utara yang lebih aman, menurut PBB. Kota Maarat Al-Numan hampir kosong dari warga.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

GNPF Ulama: Halangi Penuntasan Korupsi, Dewas KPK Harus Dibubarkan

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) turut berkomentar terkait maraknya kasus korupsi

Sabtu, 25/01/2020 16:40 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Tinggalkan Segala yang Haram – Ust. Muizz Abu Turob

Diantara yang perlu diperhatikan oleh seorang muslim dan mukmin adalah hendaknya dia selalu memakan makanan yang halal.

Jum'at, 24/01/2020 19:34 0

Feature

Kisah Inspiratif: Tukang Becak Pendiri Rumah Sakit

Kematian ayah tercinta membuat Zainal Abidin mengambil keputusan yang mengubah hidupnya. Keputusan yang akan bermanfaat bagi ribuan sesama.

Jum'at, 24/01/2020 14:29 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

Penceramah Syaikh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jum'at, 24/01/2020 02:48 0

Indonesia

Gelar Program Penceramah Bersertifikat, Kemenag Gandeng BNPT Hingga BPIP

ementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat.

Jum'at, 24/01/2020 02:36 0

Indonesia

Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

mnesti Internasional Indonesia memberikan respon terhadap kesaksian Luthfi Alfiandi, yang mengaku bahwa dirinya telah disiksa oleh aparat saat pemeriksaan di kepolisian.

Jum'at, 24/01/2020 02:25 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Jum'at, 24/01/2020 02:18 0

Video News

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Salah seorang narapidana teroris di Lapas Maximum Security Gunung Sindur kembali meninggal dunia. Rifaat Al-Barki, seorang tahanan asal Padang dikabarkan meninggal pada Rabu (22/1/2020) pagi.

Kamis, 23/01/2020 17:03 0

Indonesia

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

"Kami lagi di jalan ke RS Polri. Masih belum diketahui penyebab kematiannya apa," ujar Arif dihubungi Kiblat.net pagi ini.

Rabu, 22/01/2020 12:55 0

Artikel

Menilik Motif Peperangan: Menambang Uang dari Perang Aceh

Peristiwa dibunuhnya pejabat militer Iran, Jenderal Qassem Soleimani oleh AS dianggap sebagian pihak akan memicu peperangan besar. Tentu saja kita harus cermat menilai  satu peristiwa. Seringkali peperangan justru dimulai bukan dari yang terlihat. Motif-motif satu peperangan didorong oleh satu sebab yang tak tampak di permukaan.

Rabu, 22/01/2020 12:37 0

Close