... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Asal Muasal Virus “2019-nCoV” China dari Hewan Buas di Wuhan

Foto: Pasar Makanan Laut Grosir Wuhan Huanan, di mana sejumlah orang yang terkait dengan pasar jatuh sakit karena virus, duduk ditutup di Wuhan, Cina pada 21 Januari 2020. (Foto: AP / Dake Kang)

KIBLAT.NET, Beijing – Virus corona telah menginfeksi seribu lebih orang di China dan luar negeri. Laporan jumlah yang tewas telah mencapai 41 orang, sejak laporan muncul di kota Wuhan awal bulan ini.

Dinamai “2019-nCoV”, virus ini tampaknya merupakan jenis baru dari virus corona. Arnaud Fontanet, kepala departemen epidemiologi di Institut Pasteur di Paris, mengatakan kepada AFP bahwa jenis baru itu 80 persen secara genetik identik dengan SARS.

Gejala yang disebabkan oleh virus ini tidak lebih agresif dibandingkan dengan SARS. Di antaranya demam, sulit bernapas dan batuk.

Namun, sifatnya yang lebih ringan dapat menyebabkan seseorang terlambat untuk waspada dan memungkinkannya melakukan perjalanan lebih jauh sebelum gejala dapat dideteksi.

Sumber Virus dari Hewan, Pertama Kali Terdeteksi di Pasar Wuhan

Virus ini pertama kali terdeteksi di pasar seafood di kota Wuhan China, yang telah ditutup oleh pihak berwenang setelah wabah terjadi.

Pasar itu menjual berbagai hewan, termasuk hewan liar untuk dikonsumsi, termasuk rubah hidup, buaya, anak anjing serigala, salamander raksasa, ular, tikus, burung merak, landak, daging unta dan lainnya.

Gao Fu, direktur pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Tiongkok, mengatakan pihak berwenang yakin virus itu berasal dari “binatang buas di pasar seafood” meskipun sumber pastinya masih belum ditentukan.

Dua penelitian dari China menunjukkan bahwa kelelawar adalah asal usulnya, karena jenis ini ditemukan berkaitan erat dengan jenis yang ada pada hewan.

BACA JUGA  Wanita Uighur Dipaksa Gugurkan Kandungan Jika Lewati Batas Jumlah Anak

“Kelelawar yang menjadi tuan rumah asli dari CoV Wuhan (coronavirus) akan menjadi alasan yang logis dan nyaman, meskipun kemungkinan besar ada inang perantara dalam transmisi dari kelelawar ke manusia,” tulis para peneliti dari beberapa lembaga di China menulis dalam kertas.

Studi lain mengidentifikasi ular sebagai inang perantara yang memungkinkan.

Penyebaran Virus

“Hewan telah ditentukan sebagai sumber virus. tetapi penularan virus dari manusia ke manusia adalah perlu penjelasan,” kata pakar top China tentang penyakit menular, Zhong Nanshan kepada penyiar negara CCTV.

Sejak dari Wuhan, lalu diteruskan kepada orang-orang yang tidak memiliki kontak dengan pasar di mana virus pertama kali tersebar.

Dokter Nathalie MacDermott dari King’s College London mengatakan kepada AFP bahwa kemungkinan virus menyebar melalui tetesan di udara karena bersin atau batuk. Saat ini belum ada vaksin untuk virus.

Penyebaran virus. Update tanggal 25 Januari 2020

Penyebaran virus. Update tanggal 25 Januari 2020

Saran Pencegahan

Masyarakat telah disarankan untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus. Termasuk mengenakan masker saat mengalami gejala pernapasan seperti batuk atau bersin, dan rajin menjaga kebersihan, seperti sering mencuci tangan.

Mereka juga harus menghindari tempat dan kontak dekat dengan orang yang tidak sehat atau menunjukkan gejala penyakit.

Kementerian Kesehatan Singapura telah mengeluarkan saran yang meminta para pelancong untuk menghindari kontak dengan hewan hidup dan mengonsumsi daging mentah dan setengah matang.

BACA JUGA  Wanita Uighur Dipaksa Gugurkan Kandungan Jika Lewati Batas Jumlah Anak

“Mereka yang merasa tidak sehat juga harus mencari perhatian medis segera,” tambahnya.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jumat: Tinggalkan Segala yang Haram – Ust. Muizz Abu Turob

Diantara yang perlu diperhatikan oleh seorang muslim dan mukmin adalah hendaknya dia selalu memakan makanan yang halal.

Jum'at, 24/01/2020 19:34 0

Feature

Kisah Inspiratif: Tukang Becak Pendiri Rumah Sakit

Kematian ayah tercinta membuat Zainal Abidin mengambil keputusan yang mengubah hidupnya. Keputusan yang akan bermanfaat bagi ribuan sesama.

Jum'at, 24/01/2020 14:29 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

Penceramah Syaikh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jum'at, 24/01/2020 02:48 0

Indonesia

Gelar Program Penceramah Bersertifikat, Kemenag Gandeng BNPT Hingga BPIP

ementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat.

Jum'at, 24/01/2020 02:36 0

Indonesia

Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

mnesti Internasional Indonesia memberikan respon terhadap kesaksian Luthfi Alfiandi, yang mengaku bahwa dirinya telah disiksa oleh aparat saat pemeriksaan di kepolisian.

Jum'at, 24/01/2020 02:25 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Jum'at, 24/01/2020 02:18 0

Video News

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Salah seorang narapidana teroris di Lapas Maximum Security Gunung Sindur kembali meninggal dunia. Rifaat Al-Barki, seorang tahanan asal Padang dikabarkan meninggal pada Rabu (22/1/2020) pagi.

Kamis, 23/01/2020 17:03 0

Indonesia

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

"Kami lagi di jalan ke RS Polri. Masih belum diketahui penyebab kematiannya apa," ujar Arif dihubungi Kiblat.net pagi ini.

Rabu, 22/01/2020 12:55 0

Artikel

Menilik Motif Peperangan: Menambang Uang dari Perang Aceh

Peristiwa dibunuhnya pejabat militer Iran, Jenderal Qassem Soleimani oleh AS dianggap sebagian pihak akan memicu peperangan besar. Tentu saja kita harus cermat menilaiĀ  satu peristiwa. Seringkali peperangan justru dimulai bukan dari yang terlihat. Motif-motif satu peperangan didorong oleh satu sebab yang tak tampak di permukaan.

Rabu, 22/01/2020 12:37 0

Indonesia

Langgar Kesepakatan Soal BPJS, Pemerintah Dinilai Tak Pro Rakyat Kecil

Pernyataan ini untuk menunjukkan betapa kecewanya para wakil rakyat atas tidak dilaksanakannya hasil rapat tanggal 12 Desember 2019.

Selasa, 21/01/2020 13:06 0

Close