... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Utusan PBB dan Menhan Rusia Diskusikan Keberadaan Pejuang Asing di Suriah

Foto: Utusan khusus PBB untuk Suriah Geir Pederson

KIBLAT.NET, Moskow – Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu berdiskusi dengan utusan khusus PBB untuk Suriah Geir Pederson dalam pertemuan bilateral di Moskow pada Kamis (23/01/2020). Mereka mendiskusikan persoalan Suriah, khususnya keberadaan para pejuang asing yang tidak mendukung rezim Bashar Assad.

Kantor berita Rusia Novosti mengatakan, seperti dilansir portal Suriah Enabbaladi.net, Shoygu dan Pederson mendiskusikan kehadiran pasukan asing di Suriah yang “tidak diundang oleh pemerintah.”

Shoygu mengatakan kepada utusan PBB tentang keprihatinannya tentang kehadiran pasukan ini. Hal yang sama juga diungkapkan Pederson. Shoygu menjelaskan bahwa kehadiran lima kekuatan asing yang beroperasi di Suriah adalah “sebuah tantangan”. Ia menyerukan solusi untuk masalah ini.

Masalah lain yang dibahas adalah apa yang Menteri Pertahanan Rusia sebut sebagai “penjarahan biadab” dari sumber daya alam di Suriah.

Rusia berulang kali mengkritik partisipasi pejuang asing bersama pihak-pihak yang terlibat konflik di Suriah. Sementara, Moskow melegitimasi kehadirannya di Suriah karena diminta oleh rezim Bashar Assad.

Juru bicara kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan pada 2018 bahwa gerilyawan asing di Suriah hadir secara ilegal sesuai dengan hukum internasional, dan akan segera diusir.

Mengenai peran Rusia, Peskov mengatakan pada saat itu, “Anda tahu bahwa ada negara di antara mereka dan Suriah yang memiliki hubungan kerja sama militer-teknis. Adapun Federasi Rusia, ia pergi ke sana atas permintaan kepemimpinan Suriah dan memiliki semua dasar hukum untuk berada di sana, tidak seperti beberapa negara lain yang kehadirannya di sana melanggar hukum internasional. ”

Di samping pasukan rezim, milisi Lebanon, Iran dan Irak juga berperang di Suriah membantu Bashar Assad. Sementara beberapa faksi oposisi mendapat dukungan dari pejuang asing secara sukarela dalam pertempuran melawan pasukan rezim.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Syaikh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

Penceramah Syaikh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jum'at, 24/01/2020 02:48 0

Indonesia

Gelar Program Penceramah Bersertifikat, Kemenag Gandeng BNPT Hingga BPIP

ementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat.

Jum'at, 24/01/2020 02:36 0

Indonesia

Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

mnesti Internasional Indonesia memberikan respon terhadap kesaksian Luthfi Alfiandi, yang mengaku bahwa dirinya telah disiksa oleh aparat saat pemeriksaan di kepolisian.

Jum'at, 24/01/2020 02:25 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Pemerintah Diminta Perhatikan Kondisi Kesehatan Narapidana

Jum'at, 24/01/2020 02:18 0

Video News

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Salah seorang narapidana teroris di Lapas Maximum Security Gunung Sindur kembali meninggal dunia. Rifaat Al-Barki, seorang tahanan asal Padang dikabarkan meninggal pada Rabu (22/1/2020) pagi.

Kamis, 23/01/2020 17:03 0

Indonesia

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

"Kami lagi di jalan ke RS Polri. Masih belum diketahui penyebab kematiannya apa," ujar Arif dihubungi Kiblat.net pagi ini.

Rabu, 22/01/2020 12:55 0

Artikel

Menilik Motif Peperangan: Menambang Uang dari Perang Aceh

Peristiwa dibunuhnya pejabat militer Iran, Jenderal Qassem Soleimani oleh AS dianggap sebagian pihak akan memicu peperangan besar. Tentu saja kita harus cermat menilai  satu peristiwa. Seringkali peperangan justru dimulai bukan dari yang terlihat. Motif-motif satu peperangan didorong oleh satu sebab yang tak tampak di permukaan.

Rabu, 22/01/2020 12:37 0

Indonesia

Langgar Kesepakatan Soal BPJS, Pemerintah Dinilai Tak Pro Rakyat Kecil

Pernyataan ini untuk menunjukkan betapa kecewanya para wakil rakyat atas tidak dilaksanakannya hasil rapat tanggal 12 Desember 2019.

Selasa, 21/01/2020 13:06 0

Indonesia

Kasus Sukmawati Berlanjut, Pelapor Diperiksa Polisi

Kasus dugaan tindak pidana penodaan agama yang dilakukan Soekmawati Sukarno Putri berlanjut.

Senin, 20/01/2020 21:43 0

Indonesia

Kerap Rekayasa Lapkeu, Komisi VI: BPK Harus Audit Semua BUMN

Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Toha geram dengan perilaku sejumlah BUMN yang kerap merekayasa laporan keuangannya

Rabu, 15/01/2020 16:44 0

Close