... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gelar Program Penceramah Bersertifikat, Kemenag Gandeng BNPT Hingga BPIP

Foto: Menteri Agama Fachrul Razi.

KIBLAT.NET, Jakarta- Kementerian Agama akan melaksanakan program penceramah bersertifikat. Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa program ini tidak mengikat dan bersifat opsional.

“Dalam waktu dekat kita akan mengadakan program penceramah bersertifikat. Program ini tidak mengikat. Bagi yang mau silahkan ikut dan yang tidak mau tidak apa apa,” ujar Menag seperti dilansir dari kemenag.go.id.

Fachrul menjelaskan bahwa progam yang sudah mulai dibahas sejak 2019 lalu ini bertujuan membekali para penceramah untuk lebih mengenal Pancasila dan mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Program ini juga akan melibatkan MUI (Majelis Ulama Indonesia), BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), dan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme).

Fachrul menargetkan proses penyempurnaan program penceramah bersertifikat ini akan selesai bulan depan.

“Program ini masih disempurnakan. Mudah-mudahan bulan depan sudah selesai,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Salah seorang narapidana teroris di Lapas Maximum Security Gunung Sindur kembali meninggal dunia. Rifaat Al-Barki, seorang tahanan asal Padang dikabarkan meninggal pada Rabu (22/1/2020) pagi.

Kamis, 23/01/2020 17:03 0

News

PBB: Perubahan Iklim Berpotensi Picu Lonjakan Pengungsi

Dunia perlu mempersiapkan lonjakan pengungsi yang berpotensi jutaan orang sebagai dampak dari perubahan iklim. Demikian kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Selasa (21/01/2020).

Kamis, 23/01/2020 14:51 0

Amerika

Menlu AS Seru Negara-negara Tak Gampang Terima Dana China

"Lihatlah investasi-investasi itu jika sebenarnya merusak lingkungan Anda, dan jangan menciptakan lapangan kerja untuk orang-orang Anda," tambahnya.

Kamis, 23/01/2020 12:30 0

Amerika

Teknik Penyiksaan Terlarang di Guantanamo: Perancang Mengaku Tak Menyesal

Mitchell muncul pada sidang untuk menjawab pertanyaan tentang teknik waterboarding, membuat stres dan kurang tidur terhadap tahanan di penjara rahasia Guantanamo.

Kamis, 23/01/2020 11:45 0

India

Seekor Ayam Jago Tewaskan Pemiliknya saat Hendak Diadu

Rao, yang tinggal di desa Pragadavarm di negara bagian Andhra Pradesh, India selatan dikenal kerap melakukan sabung ayam.

Kamis, 23/01/2020 11:13 0

Malaysia

Haniyeh Temui Mahathir Muhammad di Kuala Lumpur

Haniyeh memuji sikap Malaysia dalam mendukung rakyat Palestina di forum-forum politik internasional

Kamis, 23/01/2020 09:23 0

Wilayah Lain

Turki Minta Rusia Patuhi Gencatan Senjata di Idlib yang Disepakati Bersama

Serangan rezim terhadap warga sipil tidak dapat diterima secara sembarangan di wilayah ini. Presiden Recep Tayyip Erdogan mengulangi masalah ini selama pertemuan dengan koleganya dari Rusia Vladimir Putin di sela-sela konferensi Libya di Berlin.

Kamis, 23/01/2020 08:32 0

Amerika

Trump Minta Taliban Kurangi Operasi Militer

"Presiden Trump menegaskan kembali perlunya pengurangan kekerasan yang signifikan dan berkelanjutan oleh Taliban, yang akan memfasilitasi negosiasi serius untuk masa depan Afghanistan," kata pernyataan Gedung Putih, seperti dilansir AFP.

Kamis, 23/01/2020 07:46 0

Amerika

Dolar AS Diprediksi Akan Runtuh Tahun 2020

Pembelian tertinggi yang bersejarah, yaitu senilai 374,1 ton pada 2019.

Rabu, 22/01/2020 14:23 0

Arab Saudi

Putra Mahkota Saudi Dituding Retas Ponsel Pendiri Amazon

Arab Saudi menyebut laporan media bahwa kerajaan berada di belakang peretasan ponsel milik pendiri Amazon.com Inc, Jeff Bezos, "tidak masuk akal".

Rabu, 22/01/2020 13:27 0

Close