... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

Foto: Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid

KIBLAT.NET, Jakarta – Amnesti Internasional Indonesia memberikan respon terhadap kesaksian Luthfi Alfiandi, yang mengaku bahwa dirinya telah disiksa oleh aparat saat pemeriksaan di kepolisian. Hal itu diungkapkan Luthfi di depan persidangan pada 20 Januari 2020.

Menurut Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid mengatakan bahwa pengakuan Luthfi tersebut harus diusut tuntas.

“Pengakuan Luthfi bahwa ia dipaksa untuk mengaku dan dianiaya oleh polisi harus diusut tuntas.” Kata Usman Hamid, dalam press release yang diterima Kiblat. Net pada Selasa (21/01/2020).

Usman menuturkan bahwa melakukan penyiksaan selama interogasi adalah praktek kotor yang sudah seharusnya untuk ditinggalkan. Lalu diganti dengan cara yang tidak menggunakan kekerasan berupa melakukan penyelidikan.

“Ini keterlaluan dan melanggar konvensi menentang penyiksaan dan perlakuan atau hukuman lain yang kejam, tidak manusiawi, dan Merendahkan martabat manusia,” Ujarnya.

Luthfi Alfiandi sendiri didakwa atas tuduhan melawan aparat yang sedang menjalankan tugas, merusak fasilitas umum dan melakukan kekerasan terhadap polisi pada saat demonstrasi menolak RUU KUHP dan RUU KPK di depan Gedung MPR/DPR RI 30 September 2019.

Amnesti Internasional Indonesia juga meminta kepada Komnas HAM, Ombudsman dan Kompolnas agar mengusut tuntas terkait penggunaan kekerasan yang tidak diperlukan terhadap demonstran. Dan memberikan sanksi kepada para aparat yang melakukan kekerasan

“Kami meminta Komnas HAM, Ombudsman dan Kompolnas mengusut tuntas dugaan penggunaan kekuatan yang berlebihan dan kekerasan yang tidak diperlukan terhadap demonstran. Pelaku kekerasan harus diadili, dan tidak cukup diberi sanksi administratif, apalagi dibiarkan lolos tanpa penghukuman,” pungkasnya.

BACA JUGA  Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan, Sukamta: Jangan Sekedar Ganti Nama

Reporter: Haikal
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Salah seorang narapidana teroris di Lapas Maximum Security Gunung Sindur kembali meninggal dunia. Rifaat Al-Barki, seorang tahanan asal Padang dikabarkan meninggal pada Rabu (22/1/2020) pagi.

Kamis, 23/01/2020 17:03 0

News

PBB: Perubahan Iklim Berpotensi Picu Lonjakan Pengungsi

Dunia perlu mempersiapkan lonjakan pengungsi yang berpotensi jutaan orang sebagai dampak dari perubahan iklim. Demikian kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Selasa (21/01/2020).

Kamis, 23/01/2020 14:51 0

Amerika

Menlu AS Seru Negara-negara Tak Gampang Terima Dana China

"Lihatlah investasi-investasi itu jika sebenarnya merusak lingkungan Anda, dan jangan menciptakan lapangan kerja untuk orang-orang Anda," tambahnya.

Kamis, 23/01/2020 12:30 0

Amerika

Teknik Penyiksaan Terlarang di Guantanamo: Perancang Mengaku Tak Menyesal

Mitchell muncul pada sidang untuk menjawab pertanyaan tentang teknik waterboarding, membuat stres dan kurang tidur terhadap tahanan di penjara rahasia Guantanamo.

Kamis, 23/01/2020 11:45 0

India

Seekor Ayam Jago Tewaskan Pemiliknya saat Hendak Diadu

Rao, yang tinggal di desa Pragadavarm di negara bagian Andhra Pradesh, India selatan dikenal kerap melakukan sabung ayam.

Kamis, 23/01/2020 11:13 0

Malaysia

Haniyeh Temui Mahathir Muhammad di Kuala Lumpur

Haniyeh memuji sikap Malaysia dalam mendukung rakyat Palestina di forum-forum politik internasional

Kamis, 23/01/2020 09:23 0

Wilayah Lain

Turki Minta Rusia Patuhi Gencatan Senjata di Idlib yang Disepakati Bersama

Serangan rezim terhadap warga sipil tidak dapat diterima secara sembarangan di wilayah ini. Presiden Recep Tayyip Erdogan mengulangi masalah ini selama pertemuan dengan koleganya dari Rusia Vladimir Putin di sela-sela konferensi Libya di Berlin.

Kamis, 23/01/2020 08:32 0

Amerika

Trump Minta Taliban Kurangi Operasi Militer

"Presiden Trump menegaskan kembali perlunya pengurangan kekerasan yang signifikan dan berkelanjutan oleh Taliban, yang akan memfasilitasi negosiasi serius untuk masa depan Afghanistan," kata pernyataan Gedung Putih, seperti dilansir AFP.

Kamis, 23/01/2020 07:46 0

Amerika

Dolar AS Diprediksi Akan Runtuh Tahun 2020

Pembelian tertinggi yang bersejarah, yaitu senilai 374,1 ton pada 2019.

Rabu, 22/01/2020 14:23 0

Arab Saudi

Putra Mahkota Saudi Dituding Retas Ponsel Pendiri Amazon

Arab Saudi menyebut laporan media bahwa kerajaan berada di belakang peretasan ponsel milik pendiri Amazon.com Inc, Jeff Bezos, "tidak masuk akal".

Rabu, 22/01/2020 13:27 0

Close