... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menlu AS Seru Negara-negara Tak Gampang Terima Dana China

Foto: Menlu AS, Mike Pompeo

KIBLAT.NET, Washington – Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Rabu (22/01/2020), memperingatkan negara-negara di dunia agar tidak gampang mengambil dana dari China. Ia menyebut langkah seperti itu bisa menjadi kontraproduktif.

Berbicara di Kingston, Jamaika, perhentian terakhir dari tur Belahan Bumi Baratnya, Pompeo mempertanyakan apa nilai uang China jika untuk menyuburkan korupsi dan merusak aturan hukum Anda.

“Lihatlah investasi-investasi itu jika sebenarnya merusak lingkungan Anda, dan jangan menciptakan lapangan kerja untuk orang-orang Anda,” tambahnya.

Pompeo telah menjadi kritikus vokal terhadap investasi China di seluruh dunia yang oleh Amerika Serikat disebut sebagai “diplomasi utang.” Dia menilai hal itu membuat negara-negara miskin dibebani dengan terlalu banyak utang.

Pada hari Selasa, ia membuat marah para pejabat China ketika ia mengatakan “janji ekonomi China” yang mencolok sering kali menghasilkan ketergantungan utang dan mengikis kedaulatan negara-negara peminjam.

Di Kingston, Pompeo juga menggandakan kritiknya terhadap pemerintah Venezuela. Ia mengatakan kepada negara-negara Karibia bahwa mereka harus meningkatkan hubungan dengan Washington.

“Hari-hari ketika Venezuela bisa menggunakan petrodolar untuk memenangkan tetangga sudah berakhir,” kata Pompeo.

Dia meramalkan bahwa program minyak Venezuela di Karibia, diluncurkan pada 2005 dan dikenal sebagai Petrocaribe. Namun memudar ketika pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

Pernyataan Pompeo datang setelah perusahaan minyak negara Venezuela PDVSA mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa Maduro “berkomitmen untuk meluncurkan kembali Petrocaribe dengan paksa.”

BACA JUGA  AS Umumkan Gencatan Senjata Sepekan dengan Taliban

Sumber: Ejinsight
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

"Kami lagi di jalan ke RS Polri. Masih belum diketahui penyebab kematiannya apa," ujar Arif dihubungi Kiblat.net pagi ini.

Rabu, 22/01/2020 12:55 0

Artikel

Menilik Motif Peperangan: Menambang Uang dari Perang Aceh

Peristiwa dibunuhnya pejabat militer Iran, Jenderal Qassem Soleimani oleh AS dianggap sebagian pihak akan memicu peperangan besar. Tentu saja kita harus cermat menilaiĀ  satu peristiwa. Seringkali peperangan justru dimulai bukan dari yang terlihat. Motif-motif satu peperangan didorong oleh satu sebab yang tak tampak di permukaan.

Rabu, 22/01/2020 12:37 0

Indonesia

Langgar Kesepakatan Soal BPJS, Pemerintah Dinilai Tak Pro Rakyat Kecil

Pernyataan ini untuk menunjukkan betapa kecewanya para wakil rakyat atas tidak dilaksanakannya hasil rapat tanggal 12 Desember 2019.

Selasa, 21/01/2020 13:06 0

Indonesia

Kasus Sukmawati Berlanjut, Pelapor Diperiksa Polisi

Kasus dugaan tindak pidana penodaan agama yang dilakukan Soekmawati Sukarno Putri berlanjut.

Senin, 20/01/2020 21:43 0

Indonesia

Kerap Rekayasa Lapkeu, Komisi VI: BPK Harus Audit Semua BUMN

Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Toha geram dengan perilaku sejumlah BUMN yang kerap merekayasa laporan keuangannya

Rabu, 15/01/2020 16:44 0

Indonesia

MUI Tegaskan Yel-yel Islam Yes Kafir No Tak Perlu Dipermasalahkan

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menanggapi yel-yel "Islam yes Kafir no" yang dipermasalahkan beberapa pihak

Rabu, 15/01/2020 15:04 0

Indonesia

Kemendagri Layani Dokumen Adminduk Masyarakat Akibat Bencana Alam

Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah mengganti sebanyak 10.166 dokumen kependudukan warga

Rabu, 15/01/2020 07:30 0

Video News

Kabar Siswi di Solo Dikeluarkan karena Ucapan Ultah Hoaks

Kabar siswi yang dikeluarkan karena mengucapkan selamat ulang tahun dipastikan hoaks.

Rabu, 15/01/2020 00:37 0

Indonesia

Pelapor Gus Muwafiq Diperiksa Polisi

Pelapor Gus Muwafiq, Ustadz Salman Al-Farisi mendatangi Mabes Polri Jakarta

Selasa, 14/01/2020 14:54 0

Indonesia

Bamsoet: Uni Eropa dan Amerika Merusak Tatanan Perdagangan Global

Bamsoet menilai bahwa UE dan AS menjadi contoh tentang dua kekuatan ekonomi yang merusak tatanan atau kesepakatan tentang aturan main perdagangan global yang telah ditetapkan dan disepakati dalam Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO.

Selasa, 14/01/2020 14:49 0

Close