... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Trump Desak Negara-negara Dunia Adopsi Sistem Amerika

Foto: Presiden AS Donald Trump

KIBLAT.NET, Davos – Dalam World Economic Forum di Davos, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa “Impian Amerika kembali, lebih besar, lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya.” Trump lalu menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan merangsang pertumbuhan.

“Kami bertekad untuk menciptakan standar hidup tertinggi yang dapat dibayangkan siapa pun,” katanya. “Ini adalah ledakan ekonomi yang belum pernah dialami dunia sebelumnya.”

Trump juga menyatakan kemenangannya dalam perang dagang dengan China, setelah kesepakatan “fase satu” untuk mengurangi beberapa tarif dan menormalkan beberapa aspek perdagangan AS-China.

“Kami telah menangani masalah kronis yang telah ada selama beberapa dekade. Praktik predator Tiongkok semakin buruk di bawah pemerintahan sebelumnya,” katanya.

Setelah perjanjian perdagangan, dia mengatakan bahwa hubungan AS-China “tidak pernah lebih baik.” “Presiden Xi adalah untuk China, dan saya adalah untuk Amerika Serikat, tetapi selain itu kami saling mencintai,” katanya.

Trump mengatakan bahwa pasar Amerika telah naik sebesar 50 persen di bawah kepresidenannya, terlepas dari kebijakan Federal Reserve, yang telah mempertahankan suku bunga rendah.

Trump lalu menyoroti fakta bahwa beberapa negara memiliki suku bunga negatif. “Itu berarti mereka membayar Anda untuk meminjam uang. Itu adalah sesuatu yang bisa saya biasakan dengan sangat cepat.”

Dia mengatakan bahwa AS adalah produsen dan eksportir energi terbesar di dunia. Dia mengatakan bahwa kebijakan energi di bawah pemerintahannya “sangat sukses”, sehingga AS tidak lagi harus mengimpor energi dari negara-negara yang bermusuhan.

BACA JUGA  Wah, Hacker Retas Data Pribadi 10,6 Juta Tamu Hotel

Terkait perubahan iklim, Trump merayakan kebijakan lingkungannya yang diklaim telah menghasilkan “udara dan air terbersih.” AS bergabung dengan kampanye WEF untuk menanam 1 triliun pohon di selanjutnya dekade untuk memerangi emisi karbon dioksida.

Trump kemudian mendesak negara-negara lain untuk mengadopsi “sistem Amerika” untuk menyatukan negara mereka dan mengembangkan kebijakan “pro-pekerja, pro-warga negara dan pro-keluarga”.

“Hanya ketika pemerintah mengutamakan warganya sendiri, orang akan berinvestasi dalam masa depan mereka sendiri,” katanya.

Trump menutup pidatonya dengan mendesak para delegasi untuk meniru upaya para pembangun Renaisans Duomo di Florence dan para pekerja memperbaiki katedral Notre Dame di Paris.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Langgar Kesepakatan Soal BPJS, Pemerintah Dinilai Tak Pro Rakyat Kecil

Pernyataan ini untuk menunjukkan betapa kecewanya para wakil rakyat atas tidak dilaksanakannya hasil rapat tanggal 12 Desember 2019.

Selasa, 21/01/2020 13:06 0

Indonesia

Kasus Sukmawati Berlanjut, Pelapor Diperiksa Polisi

Kasus dugaan tindak pidana penodaan agama yang dilakukan Soekmawati Sukarno Putri berlanjut.

Senin, 20/01/2020 21:43 0

Indonesia

Kerap Rekayasa Lapkeu, Komisi VI: BPK Harus Audit Semua BUMN

Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Toha geram dengan perilaku sejumlah BUMN yang kerap merekayasa laporan keuangannya

Rabu, 15/01/2020 16:44 0

Indonesia

MUI Tegaskan Yel-yel Islam Yes Kafir No Tak Perlu Dipermasalahkan

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menanggapi yel-yel "Islam yes Kafir no" yang dipermasalahkan beberapa pihak

Rabu, 15/01/2020 15:04 0

Indonesia

Kemendagri Layani Dokumen Adminduk Masyarakat Akibat Bencana Alam

Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah mengganti sebanyak 10.166 dokumen kependudukan warga

Rabu, 15/01/2020 07:30 0

Video News

Kabar Siswi di Solo Dikeluarkan karena Ucapan Ultah Hoaks

Kabar siswi yang dikeluarkan karena mengucapkan selamat ulang tahun dipastikan hoaks.

Rabu, 15/01/2020 00:37 0

Indonesia

Pelapor Gus Muwafiq Diperiksa Polisi

Pelapor Gus Muwafiq, Ustadz Salman Al-Farisi mendatangi Mabes Polri Jakarta

Selasa, 14/01/2020 14:54 0

Indonesia

Bamsoet: Uni Eropa dan Amerika Merusak Tatanan Perdagangan Global

Bamsoet menilai bahwa UE dan AS menjadi contoh tentang dua kekuatan ekonomi yang merusak tatanan atau kesepakatan tentang aturan main perdagangan global yang telah ditetapkan dan disepakati dalam Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO.

Selasa, 14/01/2020 14:49 0

Indonesia

Nelayan Cina Kembali Terlihat di Natuna, Komisi I Minta Perairan Dijaga 24 Jam

Setelah sempat menghilang, 6 kapal cost guard kembali terlihat memasuki ZEE Indonesia sembari mengawal 1 kapal pengawasan perikanan Cina dan 49 kapal nelayan pukat Cina.

Selasa, 14/01/2020 14:36 0

Indonesia

Kabar Siswi di Solo Dikeluarkan karena Ucapan Ultah Hoaks

Kabar siswa yang dikeluarkan karena mengucapkan selamat ulang tahun dipastikan hoaks.

Selasa, 14/01/2020 12:17 0

Close