... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dolar AS Diprediksi Akan Runtuh Tahun 2020

Foto: Dolar AS

KIBLAT.NET, Washington – Bank-bank sentral telah membeli sejumlah besar emas selama 50 tahun terakhir. Pembelian tertinggi yang bersejarah, yaitu senilai 374,1 ton pada 2019.

Pergeseran yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dilihat oleh banyak orang sebagai langkah menjauh dari dolar AS.

Yang menarik, menurut Egon von Greyerz dari GoldSwitzerland.com, adalah tidak semua negara membeli emas. Dia mengatakan kepada RT bahwa sebagian besar bank sentral Timur telah menimbun logam mengkilap.

“Kita berbicara tentang Rusia dan Cina, Turki, Polandia, dan Hongaria,” ujarnya.

“Rusia dan China adalah orang-orang yang “benar-benar melihat apa yang terjadi. Mereka tahu bahwa dolar akan runtuh.”

Menurut Greyerz, China, yang tidak mengungkapkan posisi sebenarnya dari kepemilikan emas, mungkin memiliki 20.000 ton yang telah mereka kumpulkan dalam jangka waktu yang lama.

“Rusia dan China melihat bahwa hari-hari dolar dihitung, dan saya setuju sepenuhnya. Pada titik tertentu [keruntuhan dolar] harus terjadi tahun ini dan saya pikir itu akan terjadi,” katanya.

“Kita akan melihat keruntuhan dolar. Dan itu akan sangat serius bagi dunia dan tentu saja sangat serius bagi Amerika Serikat,” katanya.

Sumber: RT.com
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

"Kami lagi di jalan ke RS Polri. Masih belum diketahui penyebab kematiannya apa," ujar Arif dihubungi Kiblat.net pagi ini.

Rabu, 22/01/2020 12:55 0

Artikel

Menilik Motif Peperangan: Menambang Uang dari Perang Aceh

Peristiwa dibunuhnya pejabat militer Iran, Jenderal Qassem Soleimani oleh AS dianggap sebagian pihak akan memicu peperangan besar. Tentu saja kita harus cermat menilai  satu peristiwa. Seringkali peperangan justru dimulai bukan dari yang terlihat. Motif-motif satu peperangan didorong oleh satu sebab yang tak tampak di permukaan.

Rabu, 22/01/2020 12:37 0

Indonesia

Langgar Kesepakatan Soal BPJS, Pemerintah Dinilai Tak Pro Rakyat Kecil

Pernyataan ini untuk menunjukkan betapa kecewanya para wakil rakyat atas tidak dilaksanakannya hasil rapat tanggal 12 Desember 2019.

Selasa, 21/01/2020 13:06 0

Indonesia

Kasus Sukmawati Berlanjut, Pelapor Diperiksa Polisi

Kasus dugaan tindak pidana penodaan agama yang dilakukan Soekmawati Sukarno Putri berlanjut.

Senin, 20/01/2020 21:43 0

Indonesia

Kerap Rekayasa Lapkeu, Komisi VI: BPK Harus Audit Semua BUMN

Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Toha geram dengan perilaku sejumlah BUMN yang kerap merekayasa laporan keuangannya

Rabu, 15/01/2020 16:44 0

Indonesia

MUI Tegaskan Yel-yel Islam Yes Kafir No Tak Perlu Dipermasalahkan

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menanggapi yel-yel "Islam yes Kafir no" yang dipermasalahkan beberapa pihak

Rabu, 15/01/2020 15:04 0

Indonesia

Kemendagri Layani Dokumen Adminduk Masyarakat Akibat Bencana Alam

Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah mengganti sebanyak 10.166 dokumen kependudukan warga

Rabu, 15/01/2020 07:30 0

Video News

Kabar Siswi di Solo Dikeluarkan karena Ucapan Ultah Hoaks

Kabar siswi yang dikeluarkan karena mengucapkan selamat ulang tahun dipastikan hoaks.

Rabu, 15/01/2020 00:37 0

Indonesia

Pelapor Gus Muwafiq Diperiksa Polisi

Pelapor Gus Muwafiq, Ustadz Salman Al-Farisi mendatangi Mabes Polri Jakarta

Selasa, 14/01/2020 14:54 0

Indonesia

Bamsoet: Uni Eropa dan Amerika Merusak Tatanan Perdagangan Global

Bamsoet menilai bahwa UE dan AS menjadi contoh tentang dua kekuatan ekonomi yang merusak tatanan atau kesepakatan tentang aturan main perdagangan global yang telah ditetapkan dan disepakati dalam Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO.

Selasa, 14/01/2020 14:49 0

Close