... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

NOAA: Mengkhawatirkan, Suhu Global Terus Meningkat

Foto: Pemanasan Global

KIBLAT.NET, Washington – Sebuah laporan iklim tahunan yang dirilis pada Rabu (15/01/2020) oleh pemerintah Amerika Serikat mengungkapkan, bahwa 2019 adalah tahun terpanas kedua dalam catatan. Lima tahun terpanas di dunia telah terjadi sejak 2015.

Temuan oleh Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) di dalam Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa kandungan panas laut yang berkontribusi terhadap kenaikan permukaan laut lebih tinggi dari sebelumnya. Sementara pemanasan bumi yang tak kunjung reda.

Berdasar analisis para ilmuwan di Pusat Nasional untuk Informasi Lingkungan (NCEI) NOAA, menyebutkan bahwa 2019 adalah tahun ke-43 berturut-turut dengan suhu laut dan daratan di atas rata-rata.

“Ini sangat mengkhawatirkan, karena kita melihat tren suhu global terus meningkat,” kata Ahira Sanchez-Lugo, seorang ilmuwan di Pusat Prediksi Cuaca dan Iklim NCEI.

“Sebagai ilmuwan iklim, ini tidak mengejutkan,” katanya. “Iklim sedang berubah, telah berubah. Dan akhirnya catatan itu akan rusak lagi.”

“Kami mencoba menyampaikan informasi kepada publik untuk membantu mereka memahami,” tambah Sanchez-Lugo. “Tujuan kami adalah untuk menyediakan fakta dan data. Kami seperti dokter global, terus-menerus merekam tanda-tanda vital bumi.”

Informasi ‘Kritis’

John Bateman, juru bicara Layanan Satelit dan Informasi NOAA, mengatakan bahwa laporan baru harus “membantu pemerintah dan para pemimpin bisnis dalam mengambil keputusan kritis”.

Pembacaan suhu rata-rata tahun lalu naik 1,15 derajat Celcius (2,07 derajat Fahrenheit) di atas rata-rata pra-industri.

BACA JUGA  Marak Penistaan Syiar Islam, IUMS: Mana Suara Kelompok Pembela Kebebasan

Ilmuwan NASA melakukan analisis terpisah tetapi sampai pada kesimpulan yang sama, yaitu tahun 2010-2019 adalah dekade terpanas yang pernah ada.

Organisasi Meteorologi Dunia juga menyebut 2019 sebagai tahun terpanas kedua untuk planet ini. Sementara para ilmuwan dengan Kantor Meteorologi Inggris mengatakan 2019 adalah salah satu dari tiga tahun terpanas terpanas yang pernah ada.

Sementara itu, es laut terus menghilang dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, dengan lautan Kutub Utara dan Antartika mencatat cakupan terkecil kedua mereka sejak 1979.

Suhu permukaan laut rata-rata tertinggi kedua dalam catatan, tepat di belakang 2016 dan menambah bukti bahwa lingkungan berjuang untuk mempertahankan keseimbangan.

Deke Arndt, kepala cabang pemantauan global NCEI, mengatakan, meskipun ada peristiwa geofisika besar, ia meyakini pada dekade berikutnya akan lebih hangat dari yang sebelumnya”.

‘Kontribusi Manusia’

Gavin Schmidt, direktur Institut Studi Antariksa Goddard NASA di New York City, mengatakan bahwa pemanasan terjadi “hampir di semua tempat di dunia”.

Beberapa bagian Asia, Australia, Afrika Selatan, Eropa Tengah, Alaska, Meksiko, dan Amerika Selatan bagian timur mencatat rekor suhu tertinggi pada tahun 2019.

“Masalah atribusi sedikit berbeda dari masalah pemantauan,” kata Schmidt. “Apa yang kami cari adalah sidik jari perubahan. Kami memasukkan semuanya ke dalam campuran, tidak hanya dalam rata-rata global, tetapi juga pola spasial.”

Schmidt mengatakan bahwa “apa yang mungkin secara statistik hanya dengan kekuatan alami tidak mampu menjelaskan perubahan”, menggambarkan perbedaan sebagai akibat “kontribusi manusia: adanya perubahan dalam gas rumah kaca dan deforestasi”.

BACA JUGA  Ancaman Berkelanjutan Pandemi Covid-19: Konflik, Kelaparan, dan Kemiskinan

“Semua tren secara efektif antropogenik pada saat ini,” katanya.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kerap Rekayasa Lapkeu, Komisi VI: BPK Harus Audit Semua BUMN

Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Toha geram dengan perilaku sejumlah BUMN yang kerap merekayasa laporan keuangannya

Rabu, 15/01/2020 16:44 0

Indonesia

MUI Tegaskan Yel-yel Islam Yes Kafir No Tak Perlu Dipermasalahkan

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menanggapi yel-yel "Islam yes Kafir no" yang dipermasalahkan beberapa pihak

Rabu, 15/01/2020 15:04 0

Indonesia

Kemendagri Layani Dokumen Adminduk Masyarakat Akibat Bencana Alam

Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah mengganti sebanyak 10.166 dokumen kependudukan warga

Rabu, 15/01/2020 07:30 0

Video News

Kabar Siswi di Solo Dikeluarkan karena Ucapan Ultah Hoaks

Kabar siswi yang dikeluarkan karena mengucapkan selamat ulang tahun dipastikan hoaks.

Rabu, 15/01/2020 00:37 0

Indonesia

Pelapor Gus Muwafiq Diperiksa Polisi

Pelapor Gus Muwafiq, Ustadz Salman Al-Farisi mendatangi Mabes Polri Jakarta

Selasa, 14/01/2020 14:54 0

Indonesia

Bamsoet: Uni Eropa dan Amerika Merusak Tatanan Perdagangan Global

Bamsoet menilai bahwa UE dan AS menjadi contoh tentang dua kekuatan ekonomi yang merusak tatanan atau kesepakatan tentang aturan main perdagangan global yang telah ditetapkan dan disepakati dalam Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO.

Selasa, 14/01/2020 14:49 0

Indonesia

Nelayan Cina Kembali Terlihat di Natuna, Komisi I Minta Perairan Dijaga 24 Jam

Setelah sempat menghilang, 6 kapal cost guard kembali terlihat memasuki ZEE Indonesia sembari mengawal 1 kapal pengawasan perikanan Cina dan 49 kapal nelayan pukat Cina.

Selasa, 14/01/2020 14:36 0

Indonesia

Kabar Siswi di Solo Dikeluarkan karena Ucapan Ultah Hoaks

Kabar siswa yang dikeluarkan karena mengucapkan selamat ulang tahun dipastikan hoaks.

Selasa, 14/01/2020 12:17 0

Indonesia

Anies Resmi Digugat atas Banjir Awal Tahun di DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan resmi digugat atas banjir yang menimpa wilayah DKI Jakarta pada awal 2020.

Senin, 13/01/2020 18:28 2

Close