... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pelapor Gus Muwafiq Diperiksa Polisi

Foto: ustadz Salman dan pengacara

KIBLAT.NET, Jakarta – Pelapor Gus Muwafiq, Ustadz Salman Al-Farisi mendatangi Mabes Polri Jakarta. Kedatangan ini guna memenuhi panggilan penyidik soal dugaan penodaan agama Gus Muwafiq.

“Iya Ustadz Salman Al Farisi dengan didampingi BHF FPI DKI kembali menyambangi Mabes Polri guna memenuhi panggilan penyidik. Pelapor telah di periksa oleh Unit II subdit I Dit Tipidum Bareskrim Polri,” kata pengacara Ustadz Salman, Wisnu Rakadita dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Senin (13/01/2020).

Menurut Wisnu, kliennya diperiksa kurang lebih selama 2 Jam, dengan 28 Pertanyaan dari Penyidik. Di antara yang ditanyakan adalah kapan, dimana, dan dari mana Pelapor mengetahui video ceramah tersebut, alat bukti.

“Selain itu klien kami ditanya bagian mana yang menjadi tindak pidana penodoaan agama,” tuturnya.

Ia mengucapkan terima kasih atas tindak lanjut Kepolisian dan kami berharap agar pihak kepolisian segera memproses secara Profesional. “Jangan sampai masyarakat menilai pihak Kepolisian tebang pilih dalam melakukan Penegakan Hukum,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Kematian Soleimani Justru Membuat Posisi Donald Trump Terpojok

Kematian Soleimani justru tak meningkatkan elektabilitas Trump pasca pemakzulannya oleh DPR AS.

Selasa, 14/01/2020 11:35 0

Prancis

Sentimen Anti-Prancis Merebak, Macron Tekan Para Pemimpin Afrika Barat

Macron mengatakan bahwa dia ingin para pemimpin Afrika menjelaskan jika mereka menginginkan "keberadaan kita" dan membutuhkan kami.

Selasa, 14/01/2020 09:52 0

Amerika

PBB: Laporan Kekerasan Terhadap Demonstran di Iran Mencemaskan

"Kami mengikuti dengan sangat jelas dan dekat demonstrasi yang terjadi hari ini di Iran dan Sekretaris Jenderal diingatkan tentang hak untuk kebebasan berekspresi dan hak untuk mengumpulkan orang secara damai," kata Dujarric kepada wartawan.

Selasa, 14/01/2020 07:38 0

Amerika

AS Ingin Kurangi Kekuatan Militer di Afrika

"Kami sedang berupaya merumuskan opsi untuk dipertimbangkan menteri, dan kami melakukan ini dalam koordinasi dengan sekutu dan mitra kami," tambahnya.

Selasa, 14/01/2020 07:08 0

Thailand

Respon Raja Thailand saat Iring-iringan Mobilnya Diprotes Keras Netizen

Perintah ini dikeluarkan setelah iring-iringan mobil kerajaan dianggap mengganggu warga di jalan.

Senin, 13/01/2020 14:28 0

Iran

Dubes Inggris untuk Iran Ditangkap Saat Hadiri Unjuk Rasa

Duta Besar Inggris untuk Iran, Robert Macaire ditangkap dan ditahan oleh pihak berwenang Iran ketika tengah mengikuti aksi unjuk rasa di depan sebuah universitas di Teheran. Berdasar laporan kantor berita Tasnim yang berbasis di Iran, Macaire ditahan selama satu jam lebih sebelum akhirnya dibebaskan.

Senin, 13/01/2020 13:15 0

Afrika

Peta Dukungan Negara Asing dalam Konflik Libya

Sejak Khalifa Haftar, jenderal pemberontak yang melancarkan serangan di ibukota Libya Tripoli pada bulan April, konflik di negara Afrika bagian utara itu terhenti.

Senin, 13/01/2020 11:48 0

Iran

Emir Qatar Kunjungi Teheran

"Kunjungan ini datang pada waktu yang sangat sensitif di kawasan," katanya di konferensi tersebut.

Senin, 13/01/2020 10:08 0

Afghanistan

Operasi Taliban Kembali Tewaskan Dua Tentara AS

Serangan itu terjadi di distrik Dand, dekat kota Kandahar, menurut juru bicara kepolisian provinsi Jamal Naseer Barzai.

Senin, 13/01/2020 08:47 0

Suriah

White Helmets Peringatkan Bencana Kemanusiaan Besar di Idlib

Saat ini sebanyak 1.182.000 jiwa terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam berbagai periode.

Senin, 13/01/2020 07:55 0

Close