... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dubes Inggris untuk Iran Ditangkap Saat Hadiri Unjuk Rasa

Foto: Aksi protes di Iran terkait 176 penumpang pesawat Ukraina yang menjadi korban penembakan militer Iran pada Sabtu (11/01/2020). (Foto: Huffpost)

KIBLAT.NET, Teheran – Duta Besar Inggris untuk Iran, Robert Macaire ditangkap dan ditahan oleh pihak berwenang Iran ketika tengah mengikuti aksi unjuk rasa di depan sebuah universitas di Teheran. Berdasar laporan kantor berita Tasnim yang berbasis di Iran, Macaire ditahan selama satu jam lebih sebelum akhirnya dibebaskan.

Meskipun dibebaskan, penangkapan Macaire tetap mengundang reaksi dari London.

“Penangkapan Dubes kami di Teheran tanpa alasan ataupun penjelasan merupakan pelanggaran hukum Internasional yang sangat mencolok,” kata Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab dalam sebuah penyataan pada Sabtu (11/01/2020).

Raab memandang jika pemerintah Iran kini sedang berada di persimpangan jalan, mereka harus memilih apakah akan sengsara dengan segala isolasi politik dan ekonomi jika hal ini diteruskan, atau mereka memilih untuk berdiplomasi dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan.

Berdasar laporan Tasnim, Macaire ditangkap dengan tuduhan memprovokasi para demonstran untuk bertindak radikal. Penangkapan tersebut dimaksudkan untuk “penjelasan lebih lanjut”.

Namun berdasarkan laporan dari The Washington Post dan The Guardian, sebelum penangkapannya, Macaire tengah berada di tengah sebuah aksi protes berkaitan dengan 176 penumpang pesawat Ukraina yang menjadi korban penembakan oleh Iran.

Pihak berwenang Iran sendiri mengakui bahwa mereka telah menembak pesawat Ukraina yang dikira sebagai rudal jelajah.

Pihak Teheran mengungkapkan bahwa militer mereka sedang dalam tingkat kewaspadaan yang tinggi sebagai antisipasi terhadap kemungkinan datangnya serangan balasan AS setelah mereka menyerang dua pangkalan militer AS di Irak. Serangan itu sendiri diluncurkan sebagai reaksi atas terbunuhnya jenderal Iran, Qossem Soleimani di tangan AS.

BACA JUGA  Potret Ulama

The Associated Press melaporkan bahwa sebagian besar korban penembakan pesawat adalah warga negara Iran, hal inilah yang memicu aksi protes, pemerintah Iran dianggap telah melakukan kesalahan fatal.

Sementara itu, pihak Washington sendiri mengecam penangkapan Macaire dan meminta Iran segera meminta maaf secara resmi kepada Inggris.

“Ini melanggar Konvensi Wina, (dari) rezim yang terkenal memiliki sejarah pelanggaran,” ungkap jubir Departemen Luar Negeri AS, Morgan Ortagus di Twitter pada Sabtu (11/01/2020).

“Kami menyerukan rezim (Iran) untuk secara resmi meminta maaf kepada Inggris karena melanggar hak-haknya dan untuk menghormati hak-hak semua diplomat,” pungkasnya.

Sumber: Huffpost, Washington Post, AP
Penulis: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Natuna Memanas, ACT Luncurkan Program “Aksi Bela Indonesia, Natuna Memanggil”

Kawasan perairan Natuna tengah menjadi buah bibir setelah kapal China menangkap ikan secara ilegal di perairan tersebut. Peristiwa ini memanaskan tensi hubungan Indonesia dan China mengingat tiap negara saling klaim dasar hukum laut Natuna yang juga berbatasan dengan Laut China Selatan.

Senin, 13/01/2020 11:19 0

Indonesia

Kitabisa.com Salurkan 1,8 Milyar untuk Korban Bencana Jabodetabek dan Banten

Lembaga Fundraising kitabisa.com menghimpun 1,8 Miliar donasi warganet untuk korban banjir.

Sabtu, 11/01/2020 20:24 0

Indonesia

Onecare Kirim 500 Paket Kebersihan ke Korban Banjir Jakarta

Onecare dan Kitabisa.com Kirim 500 Paket Kebersihan ke Korban Banjir Jakarta

Sabtu, 11/01/2020 19:58 0

Indonesia

Ma’ruf Amin Janji Gratistan Sertifikasi Halal Bagi UMK

Wakil Presiden Ma'ruf Amin sepakat untuk tidak membebani usaha mikro dan kecil (UMK) dalam layanan sertifikasi jaminan produk halal (JPH).

Sabtu, 11/01/2020 19:45 0

Indonesia

Peneliti MAPPI UI: Definisi Terorisme Masih Bias

Peneliti Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MAPPI) FH UI, Adery Ardhan menganggap penanganan terorisme di Indonesia masih diskriminatif.

Sabtu, 11/01/2020 11:25 0

Indonesia

Ini Alasan MUI Pilih Bangka Belitung Jadi Tempat KUII IV

Kongres Umat Islam Indonesia ke VI akan dilakukan pada tanggal 26-29 Februari di Bangka Belitung.

Sabtu, 11/01/2020 09:50 0

Indonesia

Pemerintah Gratiskan Sertifikasi Halal Untuk UMK

Ma'ruf mengatakan, saat ini Pemerintah masih terus membahas opsi anggaran untuk biaya sertifikasi halal jika UMK digratiskan

Jum'at, 10/01/2020 18:59 0

Indonesia

Ditangkap KPK, Komisioner KPU Wahyu Setiawan Minta Didoakan Sabar

Komisioner KPU yang ditangkap KPK, Wahyu Setiawan menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya.

Jum'at, 10/01/2020 09:24 0

Indonesia

Aceh Tak Ada Bioskop, Menag Anggap Islam di Indonesia Ada yang Salah

Menteri Agama Fachrul Rozi menyebut ada kemungkinan bahwa Islam Rahmatan Lil Alamin yang diterapkan di Indonesia ada yang salah.

Kamis, 09/01/2020 14:51 1

Indonesia

Paskas Bekasi Beri Bantuan Alat Tulis dan Al-Quran ke Korban Banjir

Pasukan Amal Soleh (Paskas) Bekasi salurkan bantuan berupa Qur'an dan peralatan sekolah untuk Pondok Karya Yatim Indonesia di Tambun, Bekasi Timur

Kamis, 09/01/2020 13:42 0

Close