... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Trump: Tak Ada Satu Pun Tentara Kami yang Terluka Akibat Serangan Rudal Iran

Foto: Donald Trump dan Iran

KIBLAT.NET, Washington – Presiden AS Donald Trump mengatakan, Rabu (08/01/2020), bahwa serangan rudal Iran yang menargetkan dua pangkalan militer di Irak tidak melukai satu pun pasukan AS yang ditempatkan di sana. Kerusakan yang disebabkannya pun sangat kecil.

Pasukan Iran menembakkan rudal ke dua pangkalan militer yang menampung pasukan AS di Irak pada Rabu pagi. Teheran mengatakan bahwa serangan ini balasan atas pembunuhan Jendral Qassem Soleimani, panglima Brigade Al-Quds Garda Revolusi Iran, pada 3 Januari.

“Semua prajurit kami aman dan hanya menimbulkan kerusakan kecil pada dua pangkalan militer kami,” kata Trump.

Trump menambahkan, tampaknya Iran mundur. Ini merupakan hal yang baik untuk semua pihak yang terlibat dan sangat baik bagi dunia.

Ia melanjutkan dalam pidato yang didampingi wakilnya, Mike Pence, Sekretaris Pertahanan Mark Esber, Sekretaris Negara Mike Pompeo, dan perwira militer senior bahwa faktanya kami memiliki kekuatan militer besar dan perlengkapan besar. Kami belum mendesak untuk mengerahkan mereka.

Trump mendesak negara-negara dunia untuk menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 dengan Iran, di mana Washington telah menarik diri pada 2018. Ketengan pun terus meningkat pasca penarikan diri AS itu.

Belum ada tanggapan dari pejabat Iran terhadap komentar Trump. Kantor Berita Iran Fars menggambarkan pernyataan Presiden AS sebagai “mundur signifikan dari ancaman.”

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa serangan rudal Teheran terhadap target Amerika di Irak adalah “tamparan di wajah” Amerika Serikat. AS harus menarik pasukannya dari wilayah tersebut. Khamenei berpidato di depan kerumunan pada Rabu, meneriakkan “Matilah Amerika”.

BACA JUGA  Perjanjian Dagang, Alasan Trump Tak Sanksi Berat Cina terkait Muslim Uighur

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa serangan itu “menyelesaikan” tanggapan Iran terhadap pembunuhan Soleimani.

“Kami tidak mencari eskalasi atau perang, tetapi kami akan membela diri dalam menghadapi agresi,” kata Zarif di Twitter.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tingkatkan Daya Saing, Menag Ingin Lulusan Madrasah Kuasai Bahasa Mandarin

Menag Facrul Razi ingin anak Madrasah ketika lulus menguasai bahasa Mandarin.

Rabu, 08/01/2020 12:50 0

Indonesia

Barisan Bangun Negeri Bantu Recovery Masjid Terdampak Banjir

Gerakan Barisan Bangun Negeri turut membantu warga dalam membersihkan masjid terdampak banjir. Mereka menargetkan pada hari Jum'at (10/01/2020), masyarakat sudah bisa menggunakan masjid untuk melaksanakan sholat Jum'at berjamaah.

Rabu, 08/01/2020 11:00 0

Indonesia

“Masjid Peradaban” Menjadi Fokus Utama Barisan Bangun Negeri

Barisan Bangun Negeri (BBN) merupakan sebuah gerakan umat Islam yang diinisiasi oleh delapan ustadz nasional, mereka adalah Ustadz Abdul Somad, Ustadz Hanan Attaki, Ustadz Oemar Mita, Habib Anies, Ustadz Salim A Fillah, Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Luqmanul Hakim, dan Ustadz Felix Siauw.

Rabu, 08/01/2020 10:29 0

Indonesia

Jangan Panik, Ijazah Rusak Akibat Banjir Ternyata Bisa Diperbaiki

Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek sejak hari pertama tahun 2020 tentu menimbulkan banyak kerugian bagi warga terdampak. Harta benda yang hanyut terbawa air, kendaraan yang rusak terendam, dan yang mungkin paling membuat pusing adalah dokumen-dokumen penting seperti ijazah, surat nikah, dan akte kelahiran yang terendam banjir.

Selasa, 07/01/2020 17:20 0

Indonesia

Sekjen MUI Minta Pemerintah Kaji Ulang Hubungan dengan Cina

kekecewaan ini semakin bertambah setelah pemerintah Cina mengklaim perairan Natuna sebagai bagian dari wilayah mereka.

Selasa, 07/01/2020 11:26 0

Indonesia

DDII Gelar Simposium Bahas Radikalisme

Menyambut awal tahun 2020, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia mengumpulkan para pakar da’wah dalamsimposium

Selasa, 07/01/2020 11:14 0

Indonesia

PBNU Dukung Pemerintah Indonesia Tenggelamkan Kapal Cina di Natuna

PBNU juga mendesak pemerintah RRT berhenti melakukan tindakan provokatif atas kedaulatan wilayah perairan RI

Selasa, 07/01/2020 10:55 0

Indonesia

Iuran BPJS Tetap naik, Komisi IX: Pemerintah Ingkari Kesepakatan

Kurniasih menyebut pemerintah telah mengabaikan keputusan yang telah dibuat bersama DPR beberapa waktu lalu.

Senin, 06/01/2020 16:10 0

Indonesia

Meski Kapal Cina di Natuna, Pemerintah Tak Boleh Lupa Kasus Jiwasraya

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid Presiden Joko Widodo harus bersikap tegas terhadap adanya kapal Cina di Natuna.

Senin, 06/01/2020 11:06 0

Indonesia

Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Kampanye Jokowi Terkait Natuna

Hidayat Nur Wahid mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk membuktikan dan melaksanakan pernyataannya mengenai Natuna saat kampanye pilpres 2019

Senin, 06/01/2020 09:58 0

Close